Peranan Seorang Konsultan Bangunan

Ada perbedaan mendasar antara konsultan bangunan, arsitek dan kontraktor. Arsitek sebagai perancang gambar dan desain. Konsultan sebagai penasehat teknis baik dari segi struktur maupun biaya. Pemborong atau kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan bangunan Anda. Niscaya, oleh karena itu sebenarnya ketiganya diperlukan dalam proses pembangunan.

Untuk skala bangunan kecil, mungkin Anda berpikir, Arsitek saja sudah cukup karena kita cukup mendapat desain dan gambar dari Arsitek. Setelah itu urusan bangunan biar kita berikan kepada mandor berpengalaman dan kenal baik dari teman atau relasi.

Jelas ini merupakan pilihan yang kurang tepat. Bagaimanapun konsultan bangunan baik untuk pekerjaan kecil atau besar, jelas masih diperlukan.

Konsultan bangunan pada mulanya dapat membantu Anda mengenai dana yang dibutuhkan seefisien mungkin dengan desain atau bentuk bangunan rumah atau toko yang Anda inginkan. Setelah itu konsultan juga bertindak sebagai 'alat tukar pikiran' selama proses membangun, sekaligus mengawasi bangunan dari segi struktur dan finishing jika menginginkan hasil maksimal.

Bagaimanapun dana yang Anda keluarkan untuk membayar konsultan pasti lebih efektif dibandingkan dengan dana yang bakal Anda keluarkan jika tanpa menggunakan konsultan bangunan alias dengan mandor saja. Mengapa? Karena adanya pengawas dalam proses pembangunan Anda akan memudahkan Anda mengontrol pihak kontraktor sehingga sesuai dengan kontrak kerja yang Anda sepakati.

Sumber - numpanglewat.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

0 komentar:

Poskan Komentar