Benarkah Sarang Semut Pengobatan Alami Kanker??


Dewasa ini, cara pengobatan kanker yang sering dilakukan terhadap penderita kanker adalah pengobatan kanker secara medis, biasanya mencakup pembedahan (operasi), radiasi (penyinaran), dan kemoterapi, atau kombinasi dari ketiganya. Pengobatan kanker secara medis bertujuan merusak dan membunuh sel kanker. Sayangnya, tidak hanya sel kanker yang rusak, sel dan jaringan yang sehat pun bisa ikut rusak. Karena itu, seringkali pengobatan kanker tersebut dapat menimbulkan berbagai efek samping negatif. oleh karena banyak penderita kanker yang memilih pengobatan kanker alternatif karena ingin menghindari efek samping dari radiasi dan kemoterapi atau karena alasan finansial.

Terdapat bermacam-macam pengobatan dan obat kanker alternatif, tapi yang paling digemari saat ini adalah pengobatan dan obat kanker dengan menggunakan herbal antikanker. Selain biayanya yang terjangkau, pengobatan dan obat kanker dengan herbal terbukti efektif memberantas sel-sel kanker tanpa efek samping.

Tumbuhan Sarang Semut (Myrmecodia pendans) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. dari hasil penelitian modern didapati bahwa tanaman ini terdapat senyawa aktif penting seperti flavanoid, tokoferol, fenolik dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker, sehingga tepat digunakan sebagai obat kanker atau tumor. Antioksidan dalam obat kanker berperan penting untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker sehingga sangat baik untuk mencegah dan sebagai obat kanker.

Radikal bebas yang beredar dalam tubuh berusaha mencuri elektron yang ada pada molekul lain seperti DNA dan sel. Jika hal itu terjadi, maka DNA dan sel yang kehilangan elektronnya bisa menjadi rusak dan tidak stabil sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya kanker. Antioksidan membantu menghentikan proses perusakan sel dengan memberikan elektron pada radikal bebas sehingga mencegah radikal bebas untuk mencuri elektron dari DNA ataupun sel, dengan demikian sel menjadi sehat dan kanker pun dapat dihambat.

Tanaman Sarang Semut yang kaya akan kandungan antioksidan, tidak hanya dapat mencegah kanker, tetapi juga dapat digunakan sebagai obat kanker yang bahkan penyebarannya cepat sekalipun. Dengan berbagai kandungan senyawa aktifnya, Tanaman Sarang Semut bekerja dalam lingkup sel dengan menstimulasi sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel-sel kanker, misalnya, salah satu antioksidan yang terkandung dalam Sarang Semut, flavonoid, terbukti memiliki mekanisme dalam melawan tumor/kanker seperti inaktivasi karsinogen, antiproliferasi (menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker).

Hal itu diKarenakan mereka bekerja dalam lingkup sel, penderita kanker yang memilih pengobatan dan obat kanker alternatif dengan herbal seperti Sarang Semut harus sabar untuk memperoleh hasilnya karena umumnya, efek Sarang Semut baru dapat dirasakan setelah 1-2 bulan penggunaan. Memulihkan kesehatan memang membutuhkan waktu. Tetapi, jika pengobatan dilakukan secara bersahaja dengan menerapkan pola hidup sehat maka semua waktu yang digunakan selama menjalani pengobatan tidak berakhir sia-sia.

sumber: www.deherba.coma

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

0 komentar:

Posting Komentar