Syarat Menjadi Fotografer Profesional

Tentu sebagai fotografer wedding harus mengetahui etika yang menunjukan bahwa dirinya adalah photographer wedding profesional.Berbagai pihak terlibat dihari bahagia tersebut. Penyedia jasa (vendor) bekerja keras menyulap sebuah tempat pesta sesuai tema / keinginan pemesan, termasuk photographer wedding diantaranya, mendapat peran merekam semua kebahagiaan & keindahan foto pernikahan yang tercipta dihari itu. Intinya semua berusaha menampilkan yang terbaik untuk terciptanya sebuah acara yang berkesan, kadangkala keindahan tersebut rusak karena ulah penyedia jasa yang mementingkan ego-nya. Tidak sadar bahwa selama berlangsungnya acara, kesakralan tidak boleh terusik. Elemen yang berada dalam ruang pesta harus tetap enak dipandang mata. Oleh karena itu diperlukan pengertian semua pihak untuk menjaganya. Apa yang harus dilakukan oleh seorang wedding photographer ?
- pre wedding photographer hadir pada technical meeting / rapat panitia. Sampaikan daftar yang diperlukan untuk foto. Misal : ruangan untuk foto studio, daya listrik, letak stop kontak, dll. Koordinasi yang baik antar penyedia jasa akan menjadikan semua serba teratur. Tidak ada kabel bersliweran didepan pelaminan misalnya.
- photographer pre wedding harus memahami susunan acara & hadir sesuai jadwal. Cadangkan waktu untuk mempersiapkan diri & peralatan. Jika lokasi acara tidak kita kenal, photographer pre wedding harus melakukan survey sebelumnya. Pada hari H semua orang sibuk dengan urusan masing-masing, jangan menambah beban mereka.
- fotografer wedding harus berpakaian yang sopan & wajar. Terutama pada acara pernikahan tradisional, sebaiknya tidak memakai sandal, poloshirt / tshirt serta jeans belel. Keluarga pengantin tidak peduli merek sandal yang anda gunakan. Crocs sekalipun, tidak layak berada diruang pesta.- wedding fotografer harus makan sebelum kerja. Ingat wedding fotografer datang untuk bekerja- pre wedding photographer harus memahami aturan yang berlaku dilokasi acara. Misal : adab masuk mesjid, larangan menaiki altar gereja, kewajiban memakai pakaian adat, dll
- wedding photographer tidak boleh mengganggu personil lain yang bertugas. Misal : menghalangi pandangan pemandu acara.- Ingatkan calon pengantin untuk melakukan hal-hal yang akan membuat hasil photo pre wedding menjadi lebih baik. Misal : photo pre wedding banyak tersenyum, foto pra wedding jangan terlalu sering menunduk, photo wedding badan harus tegap, waktu berdoa angkat kedua tangan tinggi-tinggi untuk foto pernikahan, dsb.Sampaikan hal-hal tersebut sebelum acara atau beberapa hari sebelumnya untuk foto pra wedding, bukan pada saat acara berlangsung karena akan mengganggu konsentrasi / merusak kekhidmatan prosesi- Pada acara siraman calon pengantin wanita, seringkali keluarga hanya memperbolehkan wanita dan keluarga dekat yang hadir pada acara tersebut untuk photo wedding. Tugaskan fotografer wanita untuk keperluan tersebut- Lensa super lebar seringkali menghasilkan efek yang dramatis. Namun bila digunakan pada saat yang tidak tepat akan mengganggu. Gunakanlah lensa super lebar dengan bijaksana.- Gunakan peralatan sewajarnya. Perhatikan apakah estetika ruangan akan terganggu oleh alat fotografi yang digunakan. Pengantin membayar mahal untuk dekorasi ruangan. Payung & softbox seringkali menghalangi pandangan tamu kearah panggung / pelaminan. Disinilah seorang fotografer diuji, tidak tergantung pada 1 jenis alat saja.- Jangan terlalu banyak mengatur, serahkan jalannya acara kepada pembawa acara- Tampil low profile menyatu dengan acara, sehingga kehadiran fotografer tidak membuat canggung / merusak suasana. Jangan terlalu sering lalu-lalang dengan alasan mengejar momen. Tempatkan beberapa fotografer pada lokasi yang strategis untuk mendapatkan semua sudut pemotretan- Apabila ada petugas video / fotografer lain dilokasi acara, pintar-pintarlah mengatur kesepakatan- Tepati janji kapan hasil foto akan diserahkan Yang terakhir, fotografer profesional tidak pernah menunjukkan hasil fotonya yang gagal ke klien. Selalu tunjukkan hasil foto terbaik & simpan foto-foto yang jelek sebagai bahan introspeksi.Semoga kita menjadi orang-orang yang lebih baik.

Penulis:Ucok P. Harahap
Source Article and Image: http://blog.republikfoto.com/?p=37

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Fotografer Wedding - Photographer Wedding - Photographer Pre Wedding - Photo Pre Wedding - Foto Pra Wedding - Photo Wedding - Foto Pernikahan - Wedding Fotografer - Wedding Photographer - Pre Wedding Photographer dan Fotografer&Photographer Wedding:Photo Pre Wedding-Foto Pra Wedding Jakarta di 88db.com

0 komentar:

Poskan Komentar