Alex Kaul dari MyLiveGallery berkirim email kepada saya menginformasikan layanan album foto yang dikelolanya. Setelah saya lihat desain album foto dan saya coba album photo, dapat saya katakan bahwa MyLiveGallery merupakan penyedia layanan pembuatan album foto pernikahan online yang dapat dilakukan secara instan tanpa memerlukan penggunanya melakukan registrasi pada layanan photo albums ini. Foto-foto dari foto albums yang dapat dimasukkan dalam desain album pada MyLiveGallery ini dapat Anda ambil dari koleksi albums foto yang tersimpan pada komputer atau mengambil photo album dari layanan Flickr berdasarkan tag dan/atau user tertentu.
Untuk memulai desain albums Anda dapat memilih menu albums desain berdasarkan sumber album desainnya, apakah Upload album foto atau dari Flickr. Selanjutnya Anda menentukan nama foto album yang akan dibuat, mengupload foto atau memilihnya dari layanan Flickr, dan menentukan ukuran album photo yang akan ditampilkan pada albums photo.
Setelah Anda menekan tombol Next, maka selanjutnya Anda dapat memilih theme album foto pernikahan yang akan digunakan.
Anda akan diberikan link untuk mengakses foto album yang Anda buat tersebut, yang nantinya albums foto dapat Anda bagi ke orang yang Anda inginkan. Pilihan untuk sharing foto albums melalui berbagai layanan seperti Facebook, MySpace, Friendster, dan lainnya. Dalam tampilan albums photo dari beberapa theme photo album yang saya pilih, disediakan pula fitur slideshow desain albums.
Untuk pilihan cara cepat membuat albums photo online ketika Anda ingin berbagi albums desain ke teman atau saudara, bisa saja Anda pertimbangkan untuk mencoba album desain MyLiveGallery.
http://maseko.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Album Foto - Album Foto Pernikahan - Desain Album - Foto Album - Photo Albums - Desain Album Foto - Albums Photo - Album Photo - Albums Foto - Foto Albums - Photo Album - Desain Albums - Albums Desain - Album Desain dan Album Foto Kulit: Album Foto Pernikahan-Desain Album Foto & Albums Photo Bandung di 88db.com
Selain menggunakan kertas, album foto dibuat dari bahan-bahan alam, seperti ranting kelapa, tikar, pelepah pisang, bagor (sejenis tikar) dan daun-daunan. Alhasil, tampilan album foto menjadi natural dan unik. Apalagi sampulnya dimodifikasi dengan berbagai hiasan seperti kupu-kupu, cicak, kura-kura, bunga dan masih banyak lagi. Perpaduan antara sampul cantik dengan bahan alami ini yang menjadi ciri khas produk album foto made in Armadi Raya.
Selanjutnya, untuk membuat album foto, seperti album foto pernikahan, ia dibantu 15 orang karyawan. Sistem penggajiannya secara borongan. Jika album foto berukuran S (18X22 cm) = Rp. 1.500, M (24X25 cm) = Rp. 2000 – Rp. 2.500 dan L (31X38 cm) = Rp. 3.500. Dalam sehari, seorang karyawan bisa mengerjakan sampai 20 pieces. Kebanyakan karyawan bekerja di rumahnya yang terletak di Jl Pulau Ayu, Denpasar. Hanya tiga orang yang bertugas menjaga toko sekaligus sambil membuat desain album foto.
“Syukurlah, foto albums ini bisa diterima tamu asing. Ini berarti karya kami bisa memenuhi selera turis. Khususnya turis Eropa lho, karena memang produk kerajinan yang serba alami ini lebih disukai mereka. Jika ada rombongan turis yang biasanya datang per grup, omzet bisa naik drastis. Kalau standar sih, rata-rata mendapatkan untung bersih 50 juta per bulan,” ungkap Yuli sumringah.
“Sama sekali saya tidak setuju jika dibilang lebih mementingkan tamu asing. Bukan seperti itu. Cuman memang produk albums photo yang saya bikin ini lebih mengandalkan bahan alami sehingga daya serap pasar condongnya ke orang luar. Saya justru malah senang sekali jika orang kita juga bisa menerima photo album buatan saya,” tegas wanita yang berprinsip learning by doing dalam berbisnis ini.
Jika kondisi album tidak kering, otomatis akan rusak dengan timbulnya bintik-bintik jamur sehingga berakibat ditolaknya produk oleh konsumen.