Album Foto antik berbahan kertas karton dilapisi pelepah pohon pisang yang sudah dikeringkan, Desain Album foto ini laku keras di pasaran ekspor terutama diminati konsumen di pasar Amerika Serikat (AS) dan Eropa.
Album Foto yang diklasifikasikan barang seni dan kelihatan antik, ternyata banyak peminatnya dari anak-anak muda di negeri Paman Sam itu, kata Wayan Sutarma perajin sekaligus pedagang asal Klungkung, Bali, Rabu. Lihat Album Foto Pernikahan dan Album Desain.
Ia sendiri, belum mampu mengekspor langsung Album Photo yang diproduksinya, melainkan lewat pengusaha kargo di Denpasar dengan rata-rata seribu Photo Albums setiap tiga bulan.
Jumlah itu bisa dipenuhi dengan lancar dan tepat waktu, baik untuk dikirim ke mitra bisnis di negara-negara AS maupun Eropa.
"Saya kira banyak barang kerajinan berukuran kecil sejenis ini (Foto Albums) yang dibuat perajin kita dan mampu menembus pasar ekspor. Barang sejenis buatan perajin daerah lain juga dipasarkan ke luar negeri," ujarnya, sambil menunjukkan contoh Album Photonya.
Seni kerajinan seperti itu sangat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan Pulau Dewata, sebab pelepah pisang yang dibutuhkan untuk bahan
"Saya tidak kesulitan membeli pelepah pohon pisang yang sudah dikeringkan untuk bahan
Pelepah pohon pisang yang dikeringkan tidak saja untuk lapisan album foto, tetapi juga banyak diperlukan untuk bahan
Masyarakat di desa yang umumnya petani, terbantu penghasilannya dari memperdaganagkan pelepah pohon pisang yang sudah dikeringkan dan pengambilan pelepah pisang tidak mengganggu tanaman produktif. "Batang pisang yang tadinya terbuang bisa dijadikan uang," kata Wayan.
Selain itu munculnya aneka barang kerajinan berskala kecil juga membantu dalam memperbanyak perolehan devisa non-migas dari aneka barang kerajinan, yakni mencapai 79 juta dolar AS selama Januari-April 2007.
Sumber: antara.co.id
Temukan informasi lainnya mengenai Album Foto - Album Foto Pernikahan - Desain Album - Foto Album - Photo Albums - Desain Album Foto - Albums Photo - Album Photo - Albums Foto - Foto Albums - Photo Album - Desain Albums - Albums Desain - Album Desain hanya di Album Foto Kulit: Album Foto Pernikahan-Desain Album Foto & Albums Photo Bandung pada 88db.com
Selain menggunakan kertas, album foto dibuat dari bahan-bahan alam, seperti ranting kelapa, tikar, pelepah pisang, bagor (sejenis tikar) dan daun-daunan. Alhasil, tampilan album foto menjadi natural dan unik. Apalagi sampulnya dimodifikasi dengan berbagai hiasan seperti kupu-kupu, cicak, kura-kura, bunga dan masih banyak lagi. Perpaduan antara sampul cantik dengan bahan alami ini yang menjadi ciri khas produk album foto made in Armadi Raya.
Selanjutnya, untuk membuat album foto, seperti album foto pernikahan, ia dibantu 15 orang karyawan. Sistem penggajiannya secara borongan. Jika album foto berukuran S (18X22 cm) = Rp. 1.500, M (24X25 cm) = Rp. 2000 – Rp. 2.500 dan L (31X38 cm) = Rp. 3.500. Dalam sehari, seorang karyawan bisa mengerjakan sampai 20 pieces. Kebanyakan karyawan bekerja di rumahnya yang terletak di Jl Pulau Ayu, Denpasar. Hanya tiga orang yang bertugas menjaga toko sekaligus sambil membuat desain album foto.
“Syukurlah, foto albums ini bisa diterima tamu asing. Ini berarti karya kami bisa memenuhi selera turis. Khususnya turis Eropa lho, karena memang produk kerajinan yang serba alami ini lebih disukai mereka. Jika ada rombongan turis yang biasanya datang per grup, omzet bisa naik drastis. Kalau standar sih, rata-rata mendapatkan untung bersih 50 juta per bulan,” ungkap Yuli sumringah.
“Sama sekali saya tidak setuju jika dibilang lebih mementingkan tamu asing. Bukan seperti itu. Cuman memang produk albums photo yang saya bikin ini lebih mengandalkan bahan alami sehingga daya serap pasar condongnya ke orang luar. Saya justru malah senang sekali jika orang kita juga bisa menerima photo album buatan saya,” tegas wanita yang berprinsip learning by doing dalam berbisnis ini.
Jika kondisi album tidak kering, otomatis akan rusak dengan timbulnya bintik-bintik jamur sehingga berakibat ditolaknya produk oleh konsumen.