Ujung Kulon lautnya asyik untuk snorkelling, diving atau berselancar. Pantai pasir putihnya menarik peminat sun bathing, hutannya menantang bagi para pecinta flora dan fauna dengan mengamati langsung dari habitat aslinya. Apalagi jika kita sempat menikmati penyu bertelur, wah indahnya. Oleh karena itu tak cukup waktu hanya satu hari untuk menikmati keindahan pesona Ujung Kulon Tour tersebut.
Menikmati pantainya yan berpasir putih itu saja sudah memerlukan waktu lama. Pantai yang membentang panjang, diapit kerimbunan hutan hijau di satu sisi dan hempasan ombak dari laut dari sisi lainnya, seakan tidak ada habis-habisnya kita mengagumi keindahan lama ini. Apalagi, tidak ada kebisingan di
Pantai kelejetan yang ada di Taman Ujung Kulon itu, hanya satu dari sekian banyak keindahan alam Ujung Kulon. Masih ada Sang Hyang Sirah, sebuah tebing berbatu yang lagsung berhadapan dengan laut biru. Atau surga kecil pulau peucan, yang di kelilingi pasir putih, pantai laut biru, dan keindahan taman laut.
Berwisata ke Taman Ujung Kulon memang benar - benar menikmati sebuah kawasan yang masih asli. Tidak ada pemukiman penduduk apalagi warung makanan yang umumnya betebaran di kawasan wisata. Jadi bila kita kesana, kita harus sudah benar-benar meyiapkan semua keperluan dengan baik. Selain kondisi tubuh yang harus fit, kitu juga harus mempersiaplan persiapan bertualang dialam bebas.
www.caritatour.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Badak bercula satu. Berani bertaruh, binatang langka yang dilindungi ini pasti menjadi ‘top of mind’ Anda ketika mendengar nama Ujung Kulon. Begitu juga dengan saya. Paling tidak, hingga detik ketika saya injakkan kaki di Peucang, salah satu pulau kecil yang indah di wilayah Taman Nasional Ujung Kulon (Taman Ujung Kulon), pada liburan panjang beberapa waktu lalu.
Ada enaknya juga berlibur dengan rombongan seperti ini, karena semua fasilitas dari transportasi, akomodasi, biaya masuk ke Taman Nasional atau Taman Ujung Kulon, konsumsi hingga obat-obatan sudah diurus. Tugas kita hanya…menikmati keindahan alam Ujung Kulon, menjaganya, dan menambah banyak teman! Betapa kayanya negeri ini…
Tips Liburan di Ujung Kulon Tour
* Jangan lupa, selalu bawa air minum dan sunblock di tas Anda!
* Kacamata hitam dan topi juga sangat dianjurkan.
* Sediakan senter dan baterei cadangan, terutama saat Anda berencana melakukan trekking melintasi hutan.
* Bawa alat-alat snorkeling dan diving bila Anda punya cukup waktu untuk menikmati air laut yang bening.
* Sleeping bag bisa jadi ‘alat’ yang sangat berguna ketika ingin menikmati ‘parade bintang jatuh’ di dermaga.
JANGAN!!!
* Jangan/hindari berkunjung (Ujung Kulon Tour) pada bulan November – Maret saat musim hujan dan angin muson barat bertiup. Biasanya gelombang laut akan lebih tinggi pada bulan-bulan ini.
* Jangan memberi makan pada binatang liar, karena akan mengganggu pencernaan dan kebiasaan makannya.
* Jangan membuang sampah di sembarang tempat. Selama trekking, simpan dahulu sampah kemasan makanan dan minuman di tas atau saku sebelum dibuang ke tempat sampah.
* Saat di pantai, jangan membawa pulang pasir, kerang, karang…Biarkan keindahan itu tetap ada di
Sumber: natrekk.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Bagi kaum professional yang mengalami rutinitas kerja, trekking bisa menjadi pilihan untuk lari dari kejenuhan. Tantangan dan petualangan merupakan salah satu daya pikat dari kegiatan yang menjadi tema dari setiap wisata Ujung Kulon tour yang ditawarkan travel biro Taman Ujung Kulon yang menawarkan beragam petualangan alam.
Perjalanan pun segera dimulai. Kurang lebih dua setengah jam kami tiba di Carita Baka-Baka. Setelah itu kami melanjutkan dengan kapal nelayan yang bernama cantik, Bellani. “Kelompok nelayan dengan kapal ini merupakan nelayan terbaik yang mendapat penghargaan dari Pemda Banten,”jelas Indra, salah seorang fasilitator Krakatau tour yang memandu kegiatan tersebut. Sebuah upaya yang patut dihargai karena langsung melibatkan nelayan dan penduduk setempat untuk kegiatan wisata tour tersebut.
Tiga jam kami mengarungi lautan, ketika akhirnya kapal menepi di pulau Rakata (
Esok harinya, acara puncak tour yang ditunggu pun tiba. Kami harus kembali berperahu ke anak Krakatau, tempat kami akan mendaki punggung
http://cyberwoman.cbn.net.id/
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang