Menguasai teknik menyelam profesional memang tidak mudah. Tapi jangan khawatir, sejumlah tempat kursus sudah tersedia di tanah air. Anda bisa dilatih teori maupun mengaplikasikan teorinya dengan melakukan penyelaman olahraga air di laut.
Teori-teori yang dipelajari adalah teknik menggunakan alat-alat menyelam atau scuba diving, bagaimana mengenali alam bawah laut, termasuk yang bisa dipegang dan yang tidak, sampai upaya penyelamatan diri.
Untuk pemula, harus memiliki jam menyelam sebanyak empat kali sebelum diberikan sertifikat. Bila masih kaku, belum bisa diberikan sertifikat menyelam, kendati jam terbangnya sudah empat kali.
Bila sertifikat ini sudah didapat, seorang penyelam dapat menyelam tengah malam.
http://cetak.fajar.co.id
Temukan informasi lainnya mengenai Olahraga Air - Kursus Menyelam - Belajar Diving - Menyelam - Teknik Menyelam - Scuba Diving hanya di 88db.com
1. Pilek
Jangan pernah mencoba menyelam kalau sedang pilek. Pada saat pilek Anda tidak akan mungkin melakukan teknik menyesuaikan tekanan gendang telinga dan tekanan bawah air (ear equalization). Akibatnya telinga Anda akan sakit bukan main, bak ditusuk pasak kayu. Tidak jarang, telinga Anda berdarah karenanya.
Tidak bedanya dengan saat Anda naik pesawat terbang. Ketika pesawat sedang take off atau sedang mendarat, jika Anda tidak melakukan ear equalization, sama lah sakitnya jika Anda tidak melakukan ear equalization pada saat menyelam.
2. Saluran Eustasius sempit
Hal yang sama menyakitkan, jika saluran eustasius Anda (antara telinga dan hidung) kebetulan sempit. Anda akan mengalami kesulitan melakukan ear equalization, dan sulit atau mustahil menyelam (atau melakukan scuba diving).
Pilek ... gampang, tinggal tunggu fisik sehat, nanti sembuh sendiri. Lha kalau yang satu ini? Jangan khawatir, datang saja ke dokter THT yang sering menangani kasus penyelam (misalnya dokter-dokter THT di RS Angkatan Laut), dijamin Anda mendapatkan treatment yang tepat, dan dalam waktu tidak lama, akan dapat menikmati penyelaman Anda.
3. Vertigo
Terus terang saya kurang banyak membaca tentang vertigo. Namun jika kita akan menggunakan jasa sebuah scuba diving operation, biasanya kita diberi selembar formulir untuk diisi. Ini merupakan safety procedure, biasanya pertanyaannya banyak yang berhubungan dengan masalah kesehatan. Salah satunya adalah apakah Anda penderita vertigo.
Bahayanya? Tidak dapat menentukan arah mana permukaan air laut itu. Black-out juga sangat membahayakan seorang penyelam. Namun belum diketahui apakah vertigo itu benar-benar menghalangi seorang untuk menyelam, ataukah hanya mengharuskan dive master untuk memperhatikan Anda, lebih daripada penyelam olahraga air lainnya, jika di dalam air nanti.
4. Back pain
Back pain seringkali diasosiasikan sebagai akibat sering membawa barang yang berat-berat. Bagaimana dengan kegiatan teknik menyelam yang mengharuskan kita memanggul beban 13 kg saat kering dan 20 kg saat basah di punggung kita . Maaf, ini hanya perkiraan berat untuk yang berat badannya di bawah 50 kg, di atas itu, besi pemberatnya ditambah 2-3 kg lagi.
Back pain menurut banyak penggemar selam dan profesional selam, tidak menghalangi seseorang untuk menyelam. Penderita back pain tentu saja diharapkan tidak mencoba mengangkat peralatan selam di darat, minta orang lain yang membawakannya. Peralatan selam, belajar menyelam juga tidak dipakai di darat / atas air. Jadi peralatannya dicemplungkan dulu ke air, dan dipakai oleh penyelam di permukaan air.
5. Menstruasi
Lagi-lagi, menurut banyak penggemar selam dan profesional selam, menstruasi tidak menghalangi seseorang untuk menyelam. Tentu saja selalu ada kekhawatiran bahwa darah yang keluar akan menarik ikan hiu keluar mencari mangsa. Namun, melihat ikan hiu di laut, adalah ibarat melihat harimau atau badak Jawa di hutan. Kalau Anda sampai ketemu hiu (apalagi whale shark) Anda beruntung sekali. Makanya penyelam olahraga air yang diterkam hiu karena sedang menstruasi.
Temukan informasi lainnya mengenai Olahraga Air, Kursus Menyelam, Belajar Diving, Menyelam, Teknik Menyelam, Scuba Diving hanya di Olahraga Air / Kursus Menyelam: Belajar Diving | Menyelam & Teknik Menyelam - Scuba Diving pada 88db.com
1. Ikuti Kursus Menyelam atau Olahraga Air diving dan dapatkan sertifikat menyelam anda yang pertama Open Water Diver, sebelum turut serta dalam penyelaman SCUBA. Jangan sekali-kali mencoba menyelam SCUBA tanpa mengikuti kursus selam dan mendapat sertifikat terlebih dahulu! 2. Periksakan kesehatan anda. Pemeriksaan yang harus dilakukan meliputi kesehatan paru-paru (termasuk pemeriksaan X-Ray Thorax), THT, tekanan darah dan sebagainya. 3. Lakukan swim test sebelum mengikuti kursus selam. Anda harus mengetahui dan menguasai beberapa skill dasar renang. 4. Setelah anda lulus dan mendapat sertifikat Kursus Menyelam, jangan menyelam di tempat-tempat yang berbahaya, seperti tempat yang berarus kuat atau shipwreck (reruntuhan kapal tenggelam). Pendidikan lanjutan dalam Belajar Diving & Belajar Menyelam dan pengalaman diperlukan untuk menyelam di tempat-tempat seperti itu. 5. Jangan pernah menyelam sendirian. Anda harus ditemani seorang buddy pada saat Belajar Diving & Belajar Menyelam. 6. Dengarkan pengarahan dan ikuti aturan yang diberikan oleh divemaster yang memimpin penyelaman. 7. Periksa peralatan selam anda! Khususnya jika anda menyewa peralatan selam tersebut. Pastikan semua Scuba Diving equipment terpasang dengan benar dan bekerja dengan semestinya. 8. Perhatikan keadaan cuaca sebelum menyelam. Air adalah penghantar listrik. Segera tinggalkan air (laut) begitu mendengar petir menyambar di kejauhan. 9. Lindungi kulit anda dengan sunscreen / sunblock. Perhatikan kandungan bahan yang terdapat di dalamnya. 10. Perbanyak minum. Tubuh anda akan membutuhkan banyak air. Hindari dehidrasi. 11. Setelah anda berada dalam air, jaga tangan anda! Jangan menyentuh atau memegang makhluk laut yang indah dipandang, apalagi jika anda tidak mengenakan gloves. 12. Perhatikan dengan seksama sekeliling anda sebelum exit. Dengarkan apakah ada speed boat yang akan melintas. Jet ski yang melaju kencang juga merupakan ancaman serius bagi kepala anda. Gunakan surface signalling device seperti bendera ?diver below? di tempat anda menyelam. 13. Jika memungkinkan, lanjutkan pendidikan selam / Scuba Diving anda ke jenjang berikutnya. Artikel ini saya tujukan untuk anda tertarik dengan olahraga selam dan bermaksud untuk belajar menyelam. Semoga bermanfaat! Go Dive ... Dive Safe .... Sumber: www.scubadiverindonesia.com
Olahraga Air menyelam SCUBA (Self Contained Underwater Breathing Apparatus), tak dapat dipungkiri memang olahraga yang berbahaya. Tetapi anda dapat menyelam dengan aman, menyenangkan dan bebas dari kecelakaan dengan mengikuti beberapa peraturan keselamatan selam: