Menjadi seorang fotografer wedding mungkin salah satu profesi yang kita idam-idamkan karena dituntut untuk mendapatkan sebuah hasil photo wedding yang tentunya enak dipandang mata wedding photographer dan membuat siapapun yang melihatnya berdecak kagum. Fotografer Wedding menjadi mata kuliah yang diajarkan dalam dua semester yang terdiri atas wedding fotografer I dan fotografi II. Di sini, kita nggak hanya diajarkan cara menggunakan kamera dan teknik pengambilan gambar yang bagus, tapi juga komposisi yang mendukung bagus tidaknya hasil foto pernikahan tadi.
Modal seorang photographer wedding tentunya adalah kamera. Kamera yang digunakan bisa bermacam model dan bentuknya. Apalagi dengan perkembangan zaman seperti saat ini, merk kamera semakin banyak yang menawarkan fasilitas pendukung kualitas hasil photo pre wedding.
Selain kamera, tentunya adalah alat indera kita sendiri yaitu mata. Bagus tidaknya foto pra wedding yang dihasilkan dapat bergantung dari pandangan mata seorang photographer pre wedding atau bisa disebut dengan angle pre wedding photographer. Sebuah objek yang terlihat biasa akan kelihatan sangat mengagumkan dalam foto pernikahan, apalagi dengan didukung kejelian mata wedding fotografer ditambah komposisi pembidikan sebuah objek.
Tanpa kita sadari, sebenarnya kita udah mulai belajar menjadi wedding photographer. Kenapa? Ya, kebanyakan dari kita pasti memiliki handphone yang memiliki kamera yang kerap digunakan buat foto diri sendiri, teman atau apapun.
Bisa kita bilang model belajar yang seperti itu adalah otodidak atau belajar sendiri tanpa bimbingan seorang ahli. Tapi kalo belajar pre wedding photographer layaknya kita belajar di bangku sekolah?
Selain diajarkan teknik dan komposisi photo pre wedding, kita juga diajarkan foto pra wedding jurnalistik yang memiliki nilai berita. Kenapa?
Mereka terlihat bergantian memotret aksi demo yang dilakukan sekumpulan masyarakat dan mahasiswa. Saat ditanya, ternyata mereka didampingi photographer wedding senior dari Harian Waspada, Surya Efendi. Ketiga mahasiswa tingkat tujuh ini terlihat sangat menekuni tugas mereka dan beberapa kali memperlihatkan hasil jepretannya kepada sang photographer pre wedding untuk dimintai komentarnya.
"Kami menjadi lebih berani tampil di depan orang ramai untuk foto. Memang menjadi jurnalis sangat berat, tapi dalam kondisi yang menuntut kita aktif, rasa berat dan susah tadi ilang gitu aja karena yang kami tahu hanya gimana caranya mendapat foto yang bernilai berita," tambah Cut yang diiyakan kedua rekannya.
Intinya, ujar ketiga mahasiswa tersebut, belajar fotografi sangat menyenangkan. Makanya, belajar fotografi mulai dari sekarang. Pake kamera apapun, ok-ok aja! Kalo nggak ada, pinjam dulu juga nggak apa-apa. Yang penting niat dan punya good feeling. (tea) (aa)
www.waspada.co.id/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Fotografer Wedding ~ Photographer Wedding ~ Photographer Pre Wedding ~ Photo Pre Wedding ~ Foto Pra Wedding ~ Photo Wedding ~ Foto Pernikahan ~ Wedding Fotografer ~ Wedding Photographer ~ Pre Wedding Photographer dan Fotografer&Photographer Wedding:Photo Pre Wedding-Foto Pra Wedding Jakarta di 88db.com
Merupakan hal yang sangat penting untuk mendokumentasikan momen pernikahan. Suatu pernikahan biasanya disiapkan dari jauh-jauh hari, namun berlalu dalam sehari. Setelah itu hanya photo wedding dan rekaman video yang akan membantu anda mengenang hari yang bersejarah itu. Bagi kami, sudah merupakan keharusan untuk memakai jasa fotografer wedding professional untuk mengabadikan acara pernikahan. Begitu banyak momen-momen indah dalam pernikahan yang harus diabadikan.
Seorang photographer wedding pastilah memiliki pengetahuan yang lebih dibidang photo pre wedding, keahlian dan juga pengalaman foto pernikahan. Mereka tahu bagaimana mengabadikan momen-momen menarik dari sudut/angle yang tepat. Mereka bisa menyajikan photo wedding liputan yang natural tapi berjiwa. Memang setiap wedding photographer memiliki style-nya tersendiri. Untuk itulah dalam mencari photographer pre wedding, anda harus meminta wedding fotografer untuk menunjukkan portfolio atau hasil pemotretan pre wedding photographer terdahulu. Dan pilihlah fotografer wedding dengan style yang sesuai dengan selera anda. Fotografer professional memang memasang tarif yang cukup tinggi, tapi percaya deh, anda tidak akan sia-sia mengeluarkan uang untuk itu. Hasil yang anda dapatkan akan sebanding dengn biaya yang harus dikeluarkan. Mungkin anda hanya akan melihat sang photographer pre wedding bekerja pada saat upacara dan resepsi yang tak lebih dari 7 jam, namun setelah itu photographer wedding akan menghabiskan waktu lebih banyak lagi untuk memproses dan menghasilkan album anda. Selain itu anda tidak hanya membayar untuk hasil kerja wedding fotografer saja, tapi juga profesionalitas, pengalaman, keahlian dan style wedding photographer. Mereka juga menggunakan kamera dan material yang bagus untuk menghasilkan foto pra wedding yang berkualitas. Pantas
Memang keuntungan menggunakan jasa teman atau keluarga untuk mengambil foto pernikahan anda adalah dapat menghemat biaya. Karena kita tidak perlu membayar fee, hanya memodali dengan film dan kamera. Apalagi sekarang eranya kamera digital, dimana pengoperasiannya sangat mudah dan photo pre wedding biasa diedit menjadi seindah mungkin di computer. Namun tanpa sudut pengambilan yang tepat, tetap akan mengurangi keindahan dan rasa yang terkandung dalam foto pra wedding tersebut. Sayang
Jika anda memutuskan untuk memakai jasa pre wedding photographer professional, pastikanlah dengan fotografer yang dipilih berapa jumlah foto yang akan anda dapatkan, jenis kamera yang akan digunakan, kualitas pembesarannya, dan jenis foto yang akan anda dapatkan, apakah hanya foto liputan saja atau termasuk candid dan foto pre wedding. Tanyakan juga apakah ada biaya-biaya tambahan yang akan timbul. Informasikan padanya dimana lokasi upacara dan resepsi, sehingga fotografer dapat melakukan survey terlebih dahulu untuk mengecek apakah akan terdapat masalah untuk pencahayaan dan juga untuk mencari sudut-sudut pengambilan yang bagus. Sampaikan juga keinginan anda akan momen-momen yang harus diabadikan.
http://www.cybertokoh.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Fotografer Wedding ~ Photographer Wedding ~ Photographer Pre Wedding ~ Photo Pre Wedding ~ Foto Pra Wedding ~ Photo Wedding ~ Foto Pernikahan ~ Wedding Fotografer ~ Wedding Photographer ~ Pre Wedding Photographer dan Fotografer&Photographer Wedding:Photo Pre Wedding-Foto Pra Wedding Jakarta di 88db.com
1. Paket foto pengantin dengan harga mahal bukan jaminan bahwa Anda akan mendapat kualitas baik. Kualitas foto pengantin tidak melulu dikaitkan dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan, kok. Jika Anda bijak memilih, syukur-syukur kalau Anda juga mengetahui setidaknya sedikit hal dasar mengenai fotografi Anda akan lebih jeli mencari studio atau fotografer yang tidak membuat budget pernikahan Anda di luar batas.
2. Paket yang murah. Anda jangan langsung memilih produk dengan harga sangat murah dan di bawah rata-rata tanpa mempedulikan kualitasnya. Adalah benar bahwa yang mahal belum tentu menawarkan kualitas terbaik, namun jangan jadi langsung asal pilih yang paling murah. Perhatikan betul kualitas photo pernikahan jika harga yang ditawarkan ternyata di bawah rata-rata.
3. Foto Studio. Jika Anda memilih untuk melakukan photo pernikahan di studio foto yang memiliki lebih dari satu fotografer wedding, pastikan Anda mengetahui benar hasil karyanya. Anda dapat memilih dan menentukan fotografer mana yang ingin Anda ajak bekerja sama. Sebelum hari pemotretan tiba, sempatkan bertemu dulu dengan sang fotografer. Photo wedding Anda selain akan menjadi bagian dari dokumentasi juga akan menjadi karya seni, karenanya chemistry dan kesepahaman antara Anda, pasangan, dan sang fotografer harus dibangun dulu sebelum pemotretan dilakukan. Ini juga berguna untuk mengetahui gaya yang sesuai untuk Anda dan pasangan.
4. Hitam & Putih. Jika photo wedding hitam putih menjadi pilihan Anda, tips berikut ini perlu Anda simak. Bisa juga dalam foto pra wedding. Pastikan bahwa sang fotografer akan menangani langsung foto Anda tersebut. Hampir tak mungkin mendapatkan hasil cetak foto hitam putih yang berkualitas kecuali sang fotografer menanganinya sendiri. Dengan teknologi digital yang sekarang banyak diterapkan dalam dunia fotografi, pastikan juga bahwa Anda menyetujui rentang warna pada foto Anda. Detail pada area yang paling ingin ditonjolkan, dan shadow pada latar belakang sangat perlu diperhatikan dengan detail sebelum Anda menyetujui untuk mencetak foto tersebut.
5. Pencahayaan. “Payung” dan kotak-kotak yang terdapat di studio dimanfaatkan untuk membuat pencahayaan fotografi pernikahan yang lebih lembut. Untuk itu Anda harus menyimak betul penampilan Anda sebelum dipotret. Perhatikan apakah gradasi putih gaun pengantin Anda akan terlihat cukup tajam nantinya, untuk ini yang mesti Anda lakukan adalah bercermin pada kaca tiga dimensi, tidak hanya pada cermin datar yang biasa Anda lakukan. Termasuk juga dalam photo pre wedding.
6. Negatif foto. Sehalus mungkin tolak “ajakan” photographer wedding yang menawarkan negatif foto sebagai bonus saja. Jika Anda ingin memperbesar ukuran foto dari format medium menjadi ukuran kanvas lukisan, misalnya, pastikan juga Anda mencetak negatif foto di studio profesional. Perlu kesabaran tentu saja, dan juga biaya lebih, namun hal itu cukup berharga kok kan fotografi pernikahan untuk mengenang hari bahagia Anda.
7. Kontrak. Jika Anda membuat perjanjian dengan photographer wedding mengenai foto pengantin, misalnya jumlah foto yang akan Anda terima, apakah Anda juga akan mendapatkan foto Anda dalam bentuk CD atau tidak, jangan hanya menaruh kepercayaan pada ucapan saja. Pastikan bahwa Anda dan pasngan membuat perjanjian tertulis dengan studio atau fotografer perorangan yang akan mengabadikan kenangan Anda dan pasangan. Bentuk perjanjian tertulis paling sederhana adalah bukti pembayaran dengan rincian produk dan layanan yang akan Anda terima sebagai konsumen mereka.
8. Saran terakhir, sebaiknya, sih Anda lebih memilih fotografer wedding penuh waktu. Bukan berarti fotografer paruh waktu tidak berkualitas, bukan sama sekali. Hanya saja ada kecenderungan orang yang mengabdikan diri dengan total dalam pekerjaannya menghasilkan karya yang lebih baik. Kecuali jika Anda yakin bahwa fotografer paruh waktu yang Anda inginkan dalam foto pengantin memang berkualitas.
Acara pernikahan di mata photographer wedding selalu mempunyai daya tarik tersendiri. Tenang, khidmat, tangis haru, gembira, tertawa, bahagia, semua perasaan bercampur menjadi satu. Momen-monen tersebutlah yang selayaknya diabadikan oleh wedding fotografer.
Momen pernikahan bagi sebagian orang, hari pernikahan adalah hari terpenting dalam hidup mereka yang semestinya diabadikan oleh fotografer wedding. Upacara adat, sesrahan, Ijab Kabul (Muslim) atau Holy Matrimony (Kristen), bertukar cincin, sungkeman, potong kue, lempar bunga, resepsi dan acara-acara lainnya tentu harus ada dalam video pernikahan.
Pada umumnya, pengantin menyewa tenaga wedding photographer professional. Namun, terkadang mereka meminta seorang teman yang dipercaya mampu melakukan fotografer wedding dengan baik. Bila anda yang terpilih, maka mulailah mempersiapkan diri menjadi photographer wedding mulai dari perlengkapan wedding fotografer, proses shooting, komposisi yang tepat, menyeleksi materi video oleh wedding photographer, hingga mengeditnya menjadi video pernikahan yang dinamis yang akan dikenang terus oleh kedua mempelai sampai maut memisahkan.
Prepare Yourself
Untuk membuat dokumentasi photo pre wedding yang baik, persiapan foto pra wedding yang sempurna sangatlah penting sebelum hari “H” pra wedding foto tiba. Anda harus mengetahui secara pasti apa yang akan pre wedding photographer hadapi dalam pre wedding photo. Jadi sebaiknya ikut dalam acara persiapan photo pre wedding, gladi resik pra wedding foto, briefing pre wedding photo, dan dapatkan jadwal acara foto pra wedding setepat mungkin beserta nomor telepon penting dari pihak keluarga.
Anda harus mengenal setiap waktu dan lokasi acara, termasuk kondisi cahaya, dan sudut pengambilan angle gambar. Poin-poin acara dan orang-orang yang hadir juga penting untuk diketahui. Setelah informasi terkumpul, buatlah rencana shooting, dan persiapkan peralatan shooting sesuai dengan rencana diatas. Jangan terlalu banyak membawa peralatan yang nantinya hanya akan membebani.
Perhatikan agar setiap acara direkam dari berbagai sudut pengambilan (perpektif) dan berbagai ukuran shot : Long-Shot (LS), Medium-Shoot (MS), dan Close-Up (CU). Dari banyaknya hasil shooting tersebut, anda akan lebih leluasa mengemas video dokumentasi pernikahan yang apik dan menarik.
Setelah semuanya dipersiapkan maka pre wedding photographer sudah siap untuk mengambil momen pernikahan pada hari “H”. Persiapan yang terakhir adalah usahakan datang dengan berpakaian rapi. Kebanyakan saya melihat banyak videographer yang datang dengan pakaian yang menurut saya kurang pantas. Yang tepat adalah datang berpakaian rapi dan menunjukkan keramahan terhadap keluarga dan kerabat-kerabat kedua mempelai supaya proses shooting dapat berjalan dengan lancar dan tertib. (al)
http://apriel.org
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Fotografer Wedding ~ Photographer Wedding ~ Wedding Fotografer ~ Wedding Photographer ~ Photo Pre Wedding ~ Pre Wedding Photo ~ Foto Pra Wedding ~ Pra Wedding Foto ~ Pre Wedding Photographer dan Fotografer&Photographer Wedding:Photo Pre Wedding-Foto Pra Wedding Jakarta di 88db.com