Meski tidak terpengaruh krisis ekonomi global, kegiatan produksi kerajinan kulit di Tanah Air mulai tersendat. Seretnya pasokan bahan baku berupa kulit kambing dan domba menjadi penyebab utama lesunya industri kerajinan. Akibatnya sebagian besar pesanan yang masuk terpaksa ditolak.
Minimnya pasokan kulit membuat perajin kesulitan memproduksi jaket, padahal permintaan cukup tinggi. Jaket kulit memang menjadi andalan selain produk kerajinan sepatu. Pembelinya berasal dari berbagai kota. Banyak penolakan pesanan karena bahan baku industri kerajinan salah satunya.
Sampai sekarang perajin kerajinan kulit tidak tahu pasti penyebab seretnya pasokan bahan baku tersebut. Untuk menjaga kelangsungan pasokan, perajin rencananya akan menjalin kerjasama dengan peternak hewan yang menghasilkan kulit.
Temukan informasi lainnya mengenai Kerajinan Kulit - Industri Kerajinan - Industri Kerajinan Kulit - Pusat Kerajinan - Pusat Kerajinan Kulit - Kerajinan hanya di Kerajinan Kulit: Industri Kerajinan Kulit & Pusat Kerajinan Kulit Bandung Jawa Barat hanya di pada 88db.com
Kerajinan gerabah yang menjadi bagian dari kekayaan ragam budaya Indonesia perlu terobosan dalam bentuk dan desain supaya memiliki daya saing dengan produk serupa dari negara lain. Dengan demikian, masyarakat yang memiliki tradisi turun-temurun dalam pembuatan Kerajinan gerabah dapat terus berkreasi dan menjadikannya sumber penghidupan yang dapat diandalkan. Kerajinan Lombok Island dan Lombok Island
"Sebenarnya mereka mampu membuat desain apa pun dan mudah belajar. Tapi memang perlu didorong untuk bisa berkreasi tidak dalam model tradisional saja, namun bisa memadukan dengan selera masyarakat yang berkembang,( Lombok Handicraft) " kata Husni Hakim, konsultan independen Yayasan Pengembangan Pengrajin Lombok (YPLL) dalam pameran Interior and Craft Industry Exhibition 2007 di Balai Sidang Senayan,
Husni mencontohkan, pada 1990-an, gerabah asal Lombok menjadi produk primadona bagi daerah
Namun, lama-kelamaan pembeli mulai jenuh dengan Kerajinan Lombok model gerabah yang ada. Permintaan Handicraft gerabah
Guna merangsang kembali gairah para pengrajin, YPLL dan British Council mengadakan program pengembangan desain Handicraft gerabah
Sumber: www2.kompas.com
Temukan berbagai informasi lain mengenai Lombok Handicraft - Lombok Handicraft Wholesale - Kerajinan Lombok Island - Kerajinan Lombok - Lombok Island - Handicraft Wholesale - Handicraft - Kerajinan hanya di Lombok Handicraft:Gili Lombok Handicraft & Kerajinan Lombok Island 88db.com
PROGRAM pelatihan ala instansi pemerintah ternyata bisa juga berjalan efektif. Banyak pengusaha atau perajin yang sukses setelah mendapat sen-tuhan tangan ahli yang disediakan pemerintah ini. Salah satu contohnya adalah Slamet Hanafi, perajin barang - Kuningan Tembaga di Boyolali, Jawa Tengah.
Berkat pelatihan itu, Slamet bisa sukses membangun usaha Kerajinan Tembaga Kuningan hasil tambang tersebut. Beragam hasil buah karyanya, seperti relief, kaligrafi, beragam jenis tempat lampu, vas bunga, atau kubah masjid sudah menghiasi beberapa tempat ternama. Misalnya, masjid emas di Depok maupun masjid di kompleks Istana Wakil Presiden.
Bahkan, sewaktu pameran program kemitraan yang belum lama berlangsung, salah satu keluarga Cendana, Siti Hediati Soeharto, memesan sebuah kubah tembaga. “Beliau pesan satu dulu. Kalau bagus baru pesan lagi,” tutur Slamet.
Lelaki asli Boyolali ini memang sejak awal menekuni Kerajinan Tembaga dan Kerajinan Kuningan. Malah, sewaktu masih remaja, ia sudah nyemplung di bisnis ini.
Maklum, di sekitar tempat tinggalnya di Kecamatan Cepo-go, Boyolali, banyak tetangganya menekuni pembuatan perabot rumah tangga dari tembaga dan kuningan/Handicraft Tembaga.
Nah, kebetulan saat itu ada program pelatihan kerja dari Pemerintah Kabupaten Boyolali. Slamet pun tidak mau ketinggalan sebagai peserta pelatihan.
Beruntung, sang pengajar, yakni Sunarno yang dosen sebuah perguruan tinggi seni di Yogya-karta, banyak membantu kemajuan Slamet.
Selepas pelatihan, Sunarno langsung mengajak Slamet bergabung ke bengkel kerja Kerajinan Logam tembaga dan kuningan miliknya di
Selama enam tahun lebih Slamet bekerja dan mengasah ilmu di tempat kerja Sunarno. Dengan bekal pengalaman panjang ini, Slamet lalu mempraktikkannya ke berbagai tempat kerajinan tembaga dan kuningan (Copper Handicraft), mulai dari Yogyakarta, Cila-cap, hingga ke
Bosan
Dengan modal tidak sampai Rp 1 juta, Slamet membuka bengkel kerajinan (Copper Handicraft) di rumahnya di Desa Tumang Keprabon, Cepogo, Boyolali. Di masa awal usahanya ini, ia baru merekrut dua pekerja. Agar mereka mampu menjadi perajin, Slamet pun melatih mereka lebih dulu.
Usaha ini berjalan mulus. Maklum, Slamet sudah paham betul liku-liku pemasaran produk kerajinan ini. Sehingga, produk Slamet lancar merambah pasar Yogyakarta, Cilacap, dan juga
Uniknya, Slamet malah jarang mendapat pesanan dalam bentuk satuan. Dia lebih sering mengerjakan proyek. Entah itu untuk hotel, masjid, hingga perumahan. “Waktu itu rata-rata omzet saya bisa Rp 100 juta per bulan,” ujar Slamet.
Slamet merasa bersyukur karena BUMN Asuransi mau meminjamkan duit sebesar Rp 25 juta. “Tujuan saya ikut program dari ASEI ini untuk pemasaran produk,” kata dia.
Langkah Slamet memang pas. Saat pameran mitra binaan BUMN itu, produk kerajinannya banyak mendapat perhatian. Kini, pelan tapi pasti, omzet bulanan Slamet telah meraih angka Rp 40 juta.
sumber: weekend.kontan.co.id
Temukan informasi lain mengenai Kerajinan Tembaga - Copper Handicraft - Kerajinan Tembaga Kuningan - Kerajinan Tembaga Logam - Kuningan Tembaga - Handicraft Tembaga - Kerajinan Kuningan - Handicraft Logam - Tembaga Logam - Kerajinan Logam - Tembaga Kuningan - Handicraft Kuningan - Logam Tembaga - Tembaga Copper hanya di Kerajinan Tembaga : Copper Handicraft & Kerajinan Tembaga Kuningan - Kerajinan Tembaga Logam 88db.com
Kerajinan tembaga di Desa Tumang, Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menembus pasar Amerika dan
Kerajinan dari desa ini mampu bersaing dan menjaga kualitas produksi hammered handicraft, sehingga permintaan ekspor kerajinan tembaga terus meningkat, kata Eni Dwi Hariani, perajin hammered handicraft tembaga di Desa Tumang, Cepogo, Boyolali, Selasa.
Menurut Eni, produk andalan kerajinan tembaga / kerajinan handicraft ini meliputi bunga, lampu dinding, kaligrafi, dan produk aksesori rumah tangga.
Pesanan kerajinan kuningan yang datang dari Amerika, Australia, dan Belanda di antaranya, kerajinan handicraft vas bunga yang harganya berkisar Rp250 ribu-Rp1 juta, kaligrafi Rp200 ribu-Rp1 juta, kerajinan logam lampu dinding Rp350-Rp900 ribu per unit dan kerajinan logam bak mandi sekitar Rp3,7- Rp7 juta per unit.
Untuk pasar kerajinan kuningan dalam negeri, pesanan datang dari
"40% produk kami untuk pasar ekspor dengan nilai sekitar Rp60 juta per bulan," kata Eni yang juga pemilik kerajinan tembaga "Muda Tama" Tumang.
Ia mengaku, setiap bulannya rata-rata mampu memproduksi sekitar 200 unit dan mempekerjakan 60 orang dan rata-rata menghasilkan uang sekitar Rp 60 juta - Rp70 juta per bulan.
Meskipun demikian, kata Eni, sejumlah perajin tembaga di Tumang ini menghadapi kendala sulitnya mencari bahan
Selain itu, harga bahan
Kenaikan harga bahan
Perajin lainnya, Supri Haryanto, mengatakan banyak perajin yang menghadapi keterbatasan modal. (*/lin)
http://www.kapanlagi.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Hammered Handicraft - Kerajinan Tembaga - Kerajinan Logam - Kerajinan Kuningan - Kerajinan Handicraft dan Hammered Handicraft & Kerajinan Tembaga:Kerajinan Logam & Kuningan Boyolali Jawa Tengah di 88db.com
Pengolahan sampah yang efektif adalah sinergi dari semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah. Hal ini untuk mengurangi permasalahan sampah yang kian menggunung serta keterbatasan ruang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Berbagai cara pun dilakukan, mulai dari penghematan hingga daur ulang, tapi tetap saja sampah menggunung.
Banyak Industri Kerajinan dan Industri Rumahan yang memanfaatkan sampah menjadi Usaha Kerajinan atau Produk Kerajinan. Bagi Industri Kerajinan ini merupakan hal yang positif selain bisa mengurangi masalah sampah juga bisa mengurangi tingkat pengangguran, sedangkan bagi Industri Rumahan ini sangat membantu sekali. Dari Usaha Kerajinan atau Produk Kerajinan mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan, salah satunya dari Kerajinan Kaleng.
Kerajinan Kaleng merupakan bisa menjadi usaha yang sangat bagus. Dengan sedikit sentuhan lukisan pada Kaleng Bekas yang sudah dibersihkan, ini akan mengubahnya menjadi uan
Ada sedikt tips sebelum melakukan pengolahan sampah, terlebih dahulu harus mengetahui apa saja material yang dapat didaur ulang. Dari jenis sampah organik, kita bisa mendaur ulang:
1.Sampah rumah tangga (sampah sisa kegiatan rumah tangga), di antaranya: sayuran dan buah-buahan yang dibuang dalam proses memasak, serta makanan sisa (nasi basi, tulang ikan, dan buah-buahan busuk)
2.Sampah anorganik, diantaranya: botol bekas dari kaca, kertas, Kaleng Bekas, bekas kemasan kue, rangka meja, besi, dan rangka beton, plastik bekas wadah shampoo, deterjen, ember, dan lainnya.
Mengolah sampah plastik adalah sebuah harga mutlak, karena plastik tidak bisa diuraikan oleh tanah. Hal ini bisa mengurangi krisis sampah plastik. Salah satunya adalah mengolah sampah plastik menjadi biji plastik sehingga bisa dimanfaatkan kembali menjadi suvenir pernikahan.
Sumber: http://id.answers.yahoo.com
Temukan informasi lainnya di Industri Kerajinan | Industri Rumahan | Usaha Kerajinan | Produk Kerajinan | Kerajinan Kaleng | Kaleng Bekas dan Industri Kerajinan & Rumahan : Usaha Produk Kerajinan Kaleng Bekas Cilandak Jakarta Selatan di 88db.com