1. lihat produknya langsung
melihat produk motor yang akan dibeli misalnya dating langsung ke showroom motor, jangan pernah tertarik pada brosur, lebih baik datang langsung dan lihat langsung agar tidak tertipu oleh gambar. dengan datang langsung ke dealer, maka anda akan bisa terpuaskan.
2. after sales sevice
tanyakan juga bagaimana fasilitas after sales servicenya, jangan mau beli motor bila setelah beli motor anda tidak dapat pelayanan ini. hal tersebut menyangkut kenyamanan anda setelah membeli motor, anda bisa menikmati layanan purna jual atau segala layanan yang berhubungan dengan kendaraan anda.
3. bengkelnya menjamur
beli motor jangan seperti beli barang selundupan, usahakan membeli motor yang bengkel resminya dimana-mana, minimal bengkel biasa mengerti tentang kerusakan motor anda. bila suatu saat motor anda bermasalah dipastikan anda akan merasa tenang serta pencarian sparepartnya pun mudah. Bagi yang dekat atau sebelumnya ikut ikatan motor akan mudah mencari bengkel langganan.
4. coba punya teman
bila teman anda sudah memiliki motor impian anda, cobalah menggunakan motor teman anda itu, bila tidak dikasih bunuh saja. dengan mencoba motor tersebut anda bisa tahu kenyamanan serta rasa yakin terhadap motor yang akan anda beli nanti.
5. jangan gengsian
jangan merasa gengsi atau merasa ikut-ikutan, ada tipe motor baru langsung beli biar tetangga pada ngeliatin. sebenarnya ATPM sangat senang bila ada produsen langsung membeli produk barunya, dengan begitu mereka bisa tahu kelemahan produk mereka tanpa harus buang-buang waktu masa percobaan, istilahnya sekalian beli sekalian jadi kelinci percobaan, biasanya konsumen komplain nah itu jadi bahan pelajaran buat ATPM. Begitu juga saat parker, tidak ada salahnya parker berjejar dengan parkir sepeda asalkan memang boleh.
6. mahal bukan berarti bagus
beli motor mahal bukan berarti motornya bagus, banyak motor mahal malah menjadi rongsokan disudut rumah. biar murah kalau mudah merawatnya dan jaminan sparepart yang memadai bakal menjadi abadi motornya. jangan mudah tergiur rayuan SPG Motor.
7. enggak ribet
perawatannya yang mudah dan spare partnya yang terjangkau menjadi nilai plus-plus buat motor, ini yang membuat harga jual motor mudah kembali dan kalaupun di pakai bertahun-tahun masih bisa ngacir.
8. liat isi kantong
jangan liat isi kantong baju, isinya pasti kosong. liat kemampuan kita ketika membeli motor apalagi kredit, terawang masa depan keuangan anda apakah untuk kedepannya masih bisa bayar cicilan, banyak pemilik kendaraan khususnya kriditan, mengalami penarikan kendaraan karena tidak mampu membayar cicilan lagi.
9. fitur dan kelengkapan
beli motor biasanya dapet motornya, helm, jaket, kardus buat helm, buku panduan, buku servis, buku lainnya sama kunci-kunci standar. bila dari salah satu itu gak dapet, mending gak jadi beli soalnya udah standar penjualan motor tuh. kecuali kalau beli motor bekas. motor pun juga harus lengkap, ada sein, lampu utama, spion, pengaman kunci kontak, fitur safety ridingnya ada.
10. garansi
penting sekali garansi ini, kalau perlu pihak dealer langsung mengikut sertakan konsumen ke asuransi kendaraan bermotor agar motor kredit menjadi aman dan nyaman. minimal garansi mesin kendaraan 2 tahun garansi motornya setahun.
www.adandu.com
Dukung kampanye stop dreaming start action
Pertumbuhan unit sepeda motor membawa berkah tersendiri bagi bisnis turunannya. Dan selalu tersedia ceruk kosong untuk bisa digeluti. Populasi sepeda motor di tanah air sudah mencapai angka luar biasa, yakni lebih dari 30 juta unit. Wajar jika kemudian banyak bisnis ikutan yang ikut mendulang keuntungan. Bila diamati bengkel serta penjualan onderdil serta aksesoris motor menjamur namun setiap hari tidak pernah sepi. Meskipun pertumbuhan pasar tunggangan beroda dua sempat menciut selepas kenaikan harga BBM juga tidak lantas membuat pasar penjual aksesoris motor maupun bisnis di seputarnya menjadi loyo. Bisnis suku cadang, aksesoris motor, aksesoris pengamanan seperti alarm dan helm, kostum motorcross, spare part racing, bengkel modifikasi, serta perawatan tetap ramai. Maklum, sebagai kendaraan alternatif yang harganya relatif terjangkau, dari waktu ke waktu jumlahnya terus membengkak.
Meski tiap periode tertentu muncul bisnis supplier aksesoris motor ikutan dari sepeda motor ini, namun ternyata terus ada celah kosong. Dari sekian banyak produsen penjual aksesoris motor tanah air pada umumnya lebih tertarik menggarap onderdil maupun variasi motor balap. Maka seperti diungkap oleh Sugeng, pemilik toko dan supplier aksesoris motor Motorkita di Depok, Jawa Barat, pengusaha lokal bisnis aksesoris dan spare part racing biasanya tidak lain adalah para mantan pembalap itu sendiri. Langkanya pengusaha lokal yang menggarap produk kostum motor biasa itulah yang membuat Sugeng tertarik mencicipi kue yang dilupakan ini.
“Kedatangan para supplier barang tidak pasti sehingga muncul gagasan saya untuk membuat produk sendiri bekerja sama dengan para perajin atau home industri di lingkungan sekitar. Maka alhamdulillah, dari omset kecil-kecilan sampai akhirnya dapat menjadi grosir,” kisah Sugeng mengenai latar belakang usahanya sekitar setahun belakangan. Selain dipajang di tokonya, barang-barang produksi sendiri itu telah dikirim ke toko-toko seluruh Jabotabek serta kepada para pedagang grosir dari kota-kota seperti Cirebon, Jogjakarta, Magelang, Surabaya, Palembang, Medan, Banjarmasin, dan Pontianak. “Meskipun baru setahun, jumlahnya cukup lumayan,” imbuhnya senang.
Mantan karyawan perusahaan bidang konstruksi selama 16 tahun tersebut mulai berbisnis pada akhir 2005. Pada awalnya ia membuka dealer sepeda motor dan baru berkonsentrasi pada aksesoris motor pada pertengahan 2006. Produknya masuk dalam kategori kostum seperti bermacam-macam jenis body kit, cover shock depan maupun belakang, pendingin CVT, tutup kipas motor matic, tutup mesin, borders, underside, tutup radiator, cover knalpot, cover jok, handguard, tas, keranjang, serta produk-produk furnish lain. Tentu saja yang menarik karena saat ini sedang trend jenis motor jet matic, ia juga sudah membuatkan kostum body kit seperti model Honda Vario, Yamaha Mio padahal di luar produk semacam itu masih jarang.
Namun diakui, kelahiran
http://www.majalahpengusaha.com/
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang