Penjahit Pemula Dibantu Unit Mesin Jahit



Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Propinsi NTT memberi bantuan kepada 20 orang penjahit pemula setelah mengikuti pelatihan menjahit selama 24 hari di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Cipta Desain Kupang. Penyerahan 20 mesin jahit (Distributor Mesin Jahit) dan sertifikat itu dilakukan secara simbolis kepada salah satu peserta di Aula LPK Cipta Desain Kupang.

Kepala Dinas Nakertrans NTT, Drs. Mohamad S Wongso, melalui Kepala Seksi Standarisasi dan Sertifikasi Pelatihan, Paulus Kedang, mengatakan, pelatihan 20 penjahit pemula ini merupakan pelaksanaan dari program peningkatan keterampilan dan produktivitas. Sedangkan sasaran pelatihan adalah untuk mengurangi tingkat pengangguran di masyarakat.

Kepada para peserta pelatihan, Kedang berpesan agar pengetahuan menjahit yang didapat selama pelatihan harus bisa diimplementasikan dalam tugas sebagai seorang penjahit. "Sebagai seorang penjahit harus bekerja dengan penuh tanggung jawab," katanya. Dikatakannya, untuk mengembangkan diri lebih mahir dalam menjahit jangan pernah berhenti belajar. "Jika mau sukses, jangan pernah katakan pekerjaan ini selesai. Harus bekerja penuh tanggung jawab dan tuntas dan bisa memuaskan pelanggan," katanya.

Pimpinan LPK Cipta Desain Kupang, Maya Hehanusa, mengharapkan kepada para peserta agar bisa menggunakan keterampilan menjahit (Distributor Mesin Jahit) sebagai bagian dari hidup. Profesi penjahit harus lebih sabar, sopan dan harus banyak bergaul dan harus kreatif. "Gunakan keterampilan ini sebagai bagian dari hidup kita," ujar Hehanusa.

Hehanusa menyampaikan terima kasih kepada Nakertrans NTT yang telah memberikan kepercayaan kepada LPK Cipta Desain untuk memberikan pelatihan menjahit. "Cipta Desain selalu terbuka kepada siapa saja," katanya.

pos-kupang.com

0 komentar:

Posting Komentar