Latihan atau pendidikan musik di sebuah Yayasan Kesenian pada usia muda akan sangat membantu perkembangan pada bagian otak tertentu yang digunakan untuk mempelajari bahasa dan daya nalar. Studi yang dilakukan belakangan ini telah menunjukkan bahwa latihan musik dapat mengembangkan kemampuan otak kiri yang dalam tugas sehari-harinya memproses informasi atau bahasa yang masuk ke otak dan pada dasarnya membantu otak tersebut mengalirkan sirkuit tertentu pada otak dengan cara tertentu. Memperdengarkan lagu-lagu yang familiar pada saat menangkap informasi baru cenderung meningkatkan daya tangkap pada anak-anak yang masih muda.
Terdapat pula hubungan yang sangat erat antara musik dan daya nalar spasial (spatial intelligence – kemampuan untuk menangkap informasi tertentu dengan cepat dan dapat membuat gambaran secara mental atas hal-hal yang dilihat). Intelegensia seperti ini, dimana seseorang dapat memvisualisasikan berbagai elemen pada saat bersamaan sangat penting fungsinya untuk banyak hal dari menyelesaikan tugas matematika yang kompleks sampai pada kemampuan untuk mengingat apa saja yang akan diperlukan untuk dimasukkan dalam tas sekolah pada hari itu.
Murid-murid yang belajar musik baik secara langsung atau dari Forum Musik dan tari cenderung belajar berpikir secara kreatif dan memecahkan masalah dengan cara membayangkan berbagai alternatif solusi yang ada, sehingga menolak ketentuan dan asumsi yang berlaku.
Pelajaran musik dan tari membangun kemahiran-kemahiran yang nantinya akan sangat diperlukan oleh anak tersebut pada saat memasuki dunia kerja. Pelajaran musik dan tari tersebut memfokuskan dan mementingkan pada aspek “aksi” daripada observasi dan mengajarkan bagaimana murid bisa tampil dimana saja dan kapan saja di dunia. Perusahaan selalu mencari karyawan-karyawan yang multi-dimensional yang memiliki fleksibilitas dan intelektual yang supel seperti yang diajarkan dalam pelajaran musik dan tari sebagaimana yang telah dijelaskan diatas.
Pertunjukan musik dan ballet mengajarkan anak-anak belia untuk mengatasi rasa takut dan mengambil resiko dalam hidup. Sedikit rasa khawatir adalah hal baik karena hal ini akan selalu muncul di dalam hidup kita. Dengan bisa mengendalikan rasa khawatir tersebut pada usia yang belia, akan memberikan bekal yang besar bagi anak sehingga tidak menjadi penghalang dimasa mendatang dan dapat membangun karakter anak yang kuat dan tahan banting. Pengambilan resiko adalah penting juga dalam hidup kita apabila anak tersebut ingin mengembangkan bakatnya secara maksimum sebagai sebuah Pengembangan Pribadi.
Semakin anak kita menguasai alat musik yang dipelajari atau anak kita makin luwes dan makin banyak mengenal gerakan balet yang indah, mereka akan semakin tertarik pada seni-seni tersebut dan hal ini memberikan suatu kesempatan kepada mereka untuk mempertontonkan kemahiran mereka pada anggota keluarga. Kemampuan untuk dapat bermain musik dan menari ballet tentu akan membuka banyak kesempatan-kesempatan berharga yang dapat memperkaya hidup mereka.
royzel.blogspot.com
Penelitian ini awalnya dipublikasikan oleh The Chinese University Of
Hasil penelitian mengemukakan, bahwa pelajaran instrumen musik murah di tempat kursus musik dapat memicu kemampuan matematika dan IQ secara keseluruhan. Hasilnya menunjukkan, anak-anak yang mengikuti kursus music di tempat kursus musik, semakin baik perkembangan otaknya.
Sedangkan penelitian
Setelah dibandingkan, otak anak-anak yang mengikuti les music di tempat les selama setahun, lebih berkembang. Kemampuan untuk mengingat suatu deretan angka juga lebih tajam dari pada kelompok anak yang tidak mengikuti musik course. Dari sini terlihat bahwa musik murah di kursus musik mempunyai andil dalam perkembangan otak anak-anak.
Usia yang ideal untuk memulai les music antara 3 – 6 tahun. Pada usia tersebut masa terbaik perkembangan pendengaran. Selain itu, usia 8 – 9 tahun, otak kanan dan kiri akan terhubung dan mengalami penebalan pada penghubung otak kanan dan kiri. Apabila diberikan music course sebelum usia 8tahun, maka dapat meningkatkan kecerdasan anak. Hal ini telah banyakdibuktikan di negara-negara maju. Tak heran apabila kursus music dipakai sebagai kurikulum wajib.
Semakin muda usia mengecap les musik, maka semakin pintar anak mereka. Itulah stigma yang ada pada orangtua. Dengan cara ini, biaya pendidikan anak bisa diperkcil dengan hasil maksimal. (Chika / dari berbagai sumber)
http://www.kabarinews.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Les Musik - Kursus Musik - Musik Murah - Tempat Les Musik - Tempat Les - Les Music - Tempat Kursus - Music Course - Kursus Music - Musik Course - Tempat Kursus Musik dan Les Musik Murah & Kursus Musik: Tempat Les Musik-Les Music & Music Course Yogyakarta di 88db.com
Sekarang aku mau membahas sedikit tentang musik nih, naik yang sudah Les Musik/Kursus Musik ataupun belajar sendiri, lebih khususnya lagi buat yang mau belajar main gitar ataupun keyboard. Oke sekarang kita segera masuk yuk ke pelajaran pertama :p yaitu sekilas teori nada..
tentunya semua teman teman juga sudah pada paham dan tahu kalau nada itu hanya ada 7 yaitu do,re,mi,fa,sol,la,si.. sebelum mempelajari bermain alat musik ada baiknya memahami itu dulu sehingga saat bermain alat musik seperti gitar dan keyboard kita bisa mengaplikasikan nada tersebut ke dalam alat musik. nah yang berikut ini juga penting dipahami yaotu jarak antar nada yang bisa varius gambarkan seperti berikut: lihat Tempat Les Musik dan Musik Course
do re mi fa sol la si do'
1 2 3 4 5 6 7 8
W W H W W W H
maksudnya W adalah Whole step yang artinya jarak penuh bila kita aplikasikan pada gitar atau keyboard, dan H adalah jarak setengah..
Gini contohnya nih...
misal kita ambil nada dasar pada kunci C maka diagramnya akan menjadi
1 2 3 4 5 6 7 8
C D E F G A B C
W W H W W W H
Maksudnya adalah jarak dari C ke D adalah 1 nada penuh, misal kita aplikasikan pada gitar artinya adalah jarak 2 fret dari nada dasar yang disini adalah C, dan contoh untuk H yaitu dari nada ke 3 menuju ke 4 yang ini adalah nada E ke F yaitu jaraknya adalah setengah nada yang pada gitar adalah jarak 1 fret. (Tempat Kursus Musik)
Contoh 2:
Misal kita ambil nada dasarnya A maka jadinya adalah seperti berikut
1 2 3 4 5 6 7 8
A B C# D E F# G# A
W W H W W W H
Jadi apapun nada dasarnya bentuk nada dari 1-7nya akan sesuai dengan formula
WWHWWWH
nah dalam musik nada pembentuk accord major dasar adalah do,mi dan sol yaitu 1,3,5 nih contohnya pada gitar kita mainkan kunci C major: nada 1(do) pada kunci C di gitar ada pada senar 5 fret 3 nada 3(mi) pada kunci C ada pada senar 4 fret 2 dan nada 5(sol). Lihat juga Tempat Les Musik dan Kursus Musik.
E-------------
B--------1----
G-------------
D-----2-------
A---3---------
E-------------
nntuk pembentuk nada minor formula 1,2,3 nya akan menjadi seperti ini
1 2 b3 4 5 b6 b7 8
contoh untuk nada dasar A tangga nada minornya adalah
1 2 b3 4 5 b6 b7 8
A B C D E F G A
tanda b pada angka 3,6 dan 7 artinya turunkan setengah nada tersebut...
contoh lain untuk nada dasar
E F# G A B C D E
jadi kesimpulannya jika ingin membuat tangga nada mayor ataupun accord mayor maka formulanya adalah 1,2,3,4,5,6,7,8 (WWHWWWH)
Ok Sekian dulu yah....semoga bermanfaat sekilas teori ini...
nb: Jika kalian mau belajar bermain gitar/Tempat Les ada baiknya kalian mengetahui dasar2 ini karena dengan memahami itu semua kalian tidak akan menjadi pemain gitar yang hanya bisa bermain dengan menggunakan buku (seperti buku buku kunci gitar untuk lagu) tetapi kalian akan mempunyai feeling sendiri....dan mampu berimprovisasi dan juga mampu membuat accord sendiri dengan menguasai teori2 tersebut... nanti saya sambung lagi dengan pelajaran berikutnya.... :D (Tempat Kursus Musik)
Sumber: varius-opinion.blogspot.com
Temukan semua Les Musik - Kursus Musik - Musik Murah - Tempat Les Musik - Tempat Les - Les Music - Tempat Kursus - Music Course - Kursus Music - Musik Course - Tempat Kursus Musik dan Les Musik Murah & Kursus Musik: Tempat Les Musik-Les Music & Music Course Yogyakarta ada di 88DB.Com
Untuk mengajarkan anak cinta musik, Anda tak perlu harus jadi maestro untuk hal itu. Cukup ciptakan lingkungan yang mencintai musik. Caranya selain Les Musik & Kursus Musik
* Bernyanyilah bersama si kecil
* Hidup bersama musik
* Mainkan segala jenis musik
* Ikut Bernyanyi
* Menonton pertunjukan
* Sediakan bacaan tentang musik
* Ikutkan Les privat musik atau di sebuah sekolah musik
Daftarkanlah anak pada kursus musik atau olah vokal. Di situ, anak akan dilatih bernyanyi, menari, sambil sekaligus belajar mengenal alat-alat musik yang sederhana. Jika anda ingin Anak lebih terpantau perkembangannya dapat dengan memilih les privat musik pada Tempat Les Musik, Tempat Les, Les Music & Tempat Kursus , guru datang ke rumah Anda atau bisa juga anda mendaftarkan anak anda ke Tempat Les Musik, Tempat Les, Les Music & Tempat Kursus
* Menari diiringi musik
Hampir tak ada anak yang tak suka menari. Biasanya mereka menyanyi sambil menari, bahkan berteriak sambil menggerak-gerakkan badannya.ikutilah kelas Music Course & Kursus Music untuk membantu sang anak dalam belajar musik.
Temukan info menarik tentang Les Musik - Kursus Musik - Musik Murah - Tempat Les Musik - Tempat Les - Les Music - Tempat Kursus - Music Course - Kursus Music - Musik Course - Tempat Kursus Musik dan Les Musik Murah & Kursus Musik: Tempat Les Musik-Les Music & Music Course Yogyakarta pada 88db.com
Sangat salah jika terdapat anggapan bahwa musik hanyalah milik para musisi profesional atau akademisi. Hampir seluruh celah-celah kehidupan manusia telah diisi dengan musik sejak beribu tahun lalu. Mulai dari upacara peribadatan hingga gemerlapnya hiburan malam. Kini, ketertarikan masyarakat terhadap musik kian besar. Tak hanya mendengar dan menikmati, minat untuk belajar musik saat ini sangat tinggi. Namun bagaimanakah sebaiknya, cara mempelajari musik? Ke lembaga pendidikan musik, private di rumah, atau otodidak? berikut ini Tips untuk anda.
Otodidak vs Akademis ?
Di negeri ini sebagian besar musisi yang sukses dalam industri musik adalah seorang otodidak. Sementara musisi akademis sangat jarang terlihat(Les Gitar). Betulkah persoalan otodidak vs akademis adalah persoalan hitam vs putih? Tentu tidak sesederhana itu. Tetapi persoalan itu akan dibahas lain kali. Tetapi kenyataannya adalah bahwa mereka yang mengaku otodidak sebenarnya juga menggunakan ilmu-ilmu akademis meskipun tanpa disadarinya.
Persoalan otodidak-akademis adalah persoalan duluan mana antara ayam-telur. Maka mari singkirkan dahulu perdebatan tentang “ayam-telur” tersebut. Yang lebih penting kali ini adalah bagaimana menjadi seorang otodidak yang sukses? (tentu saja kata sukses disini bukan berarti sukses secara materi tetapi sukses mendapat ilmu).
Syarat utama untuk seorang otodidak adalah kemauan keras. Karena untuk mendapatkan sebuah ilmu seseorang otodidak harus “mencari sendiri”. Berbeda dengan kondisi dalam sebuah lembaga pendidikan (Gitar Lesson ). Apa saja yang harus dipelajari hingga tahapan materi yang mesti dipelajari telah disusun secara sistematis (Meskipun banyak juga lembaga pendidikan musik yang sama sekali tidak memiliki sistem pengajaran. Ini parah sekali). Tetapi sesungguhnya materi yang akan dipelajari oleh otodidak maupun akademis adalah sama. Maka kuncinya adalah pahami dahulu “petanya” agar tidak tersesat. Jika belajar dengan buku, bedakanlah antara buku yang memberi ilmu secara “instan” dengan buku yang membahas suatu masalah dari pokok persoalannya. Hal ini hampir sama dengan ungkapan: berilah kail jangan Cuma ikan. Dengan pengetahuan yang mengakar membuat banyak persoalan menjadi jauh lebih mudah dipecahkan. Berbeda dengan pengetahuan yang bersifat instan yang hanya memberi satu jawaban untuk satu persoalan.
Lembaga Pendidikan (Les Harmonica) atau Private dirumah Bagi yang belajar musik di lembaga pendidikan, tempat kursus, ataupun private di rumah seperti Belajar Gitar, Les Saxophone, dan Belajar Harmonica tentu bebannya jauh lebih sedikit. Karena materi telah dipersiapkan. Sehingga siswa tinggal berkonsentrasi menerima pelajaran yang diberikan. Tetapi perlu diwaspadai, karena tidak semua lembaga pendidikan musik (Belajar Gitar) memiliki SDM dan sistem yang kredibel. kesuksesan sebuah proses belajar mengajar tergantung dari tiga faktor: pendidik, anak didik, dan sistem pengajarannya.
Jadi belajar di manapun, asalkan ketiga faktornya mendukung, tentu hasilnya akan memuaskan. Persoalannya kemudian adalah, bagai mana cara mengetahui (terutama) seorang pendidik musik dan sistem pengajarannya cukup bagus? Seorang pemain yang bagus belum tentu dapat menjadi pendidik yang bagus. Sebelum memutuskan untuk belajar pada lembaga pendidikan tertentu atau seseorang yang dapat mengajar musik (Gitar Lesson ), lebih baik tanyakan dahulu tentang silabus pengajarannya, karena belajar musik sepeti Les Gitar dan Les Flute memerlukan perhatian yang intensif bagi pendidik musik.
Misalnya untuk siswa tingkat pemula:
1. Untuk tingkat pemula akan mendapat materi apa saja?
2. Teknik apa saja yang harus dikuasai seorang pemula?
3. Aplikasi dari teknik tersebut minimal diterapkan dalam lagu setingkat apa?
Begitu pula untuk siswa lanjut, ajukanlah pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang akan diajarkan. Dari cara menjawabnya tentu akan kelihatan apakah seorang pendidik siap dengan materi dan sistem pengajaran yang baik apa tidak? Jika telah mendapatkan pendidik dan sistem yang bagus kini siswa tinggal berkonsentrasi menerima pelajaran dengan seksama. Di lembaga pendidikan (Sexophone Lesson, )ataupun privat dirumah, sama baiknya jika SDM dan sistemnya bagus. Perbedaannya adalah jika di lembaga pendidikan (Belajar Sexophone, )yang telah resmi, siswa akan mendapat sertifikat kelulusan sementara jika privat di rumah tentu tidak. Tetapi privat dirumah memberikan suasana lebih santai. Sehingga berpengaruh pada kenyamanan belajar, yang kaitannya adalah kualitas penangkapan materi oleh siswa.
Doni Riwayanto
Sumber: guitarlaboratory.blogspot.com
Temukan informasi mengenai Les Saxophone, Sexophone Lesson, Belajar Harmonica, Belajar Gitar, Belajar Sexophone, Belajar Flute, Les Flute, Flute Lessons, Les Harmonica, Les Gitar, Gitar Lesson dan Les Saxophone: Belajar Harmonica & Gitar-Les Flute & Flute Lessons pada 88db.com