Meski hari raya Idul Fitri masih tiga pekan lagi, tempat penyewaan atau Sewa Mobil di Jakarta
“Alhamdulillah dari 240 unit mobil yang kami sediakan untuk lebaran kali ini, semuanya sudah dibooking untuk tanggal 18 – 28 September mendatang. Mobil yang kami sediakan terdiri dari 110 unit Toyota Avanza, 100 unit Toyota Kijang, dan sisanya 30 unit Toyota Alphard, ” tutur Ari Gufroni, Manajer Penjualan PT TRAC (Toyota Rent a Car), perusahaan penyewaan mobil yang berinduk ke PT Astra, kepada Tempo, di Jakarta, Senin (31/8).
Seiring dengan derasnya permintaan, tarif sewa mobil pun ikut terkerek. Hal itu diakui Ari. Ia menyebut, dibanding har-hari biasa, kenaikan tarif kali ini meningkat 20 – 25 persen. Meski tarif naik, permintaan terus mengalir ke PT TRAC. “Karena itu, kami saat ini terus mengupayakan ada penambahan armada. Tahun lalu kami sediakan 300 unit, tetapi karena ada krisis sejak awal 2009, oleh perusahaan ditetapkan jatah 240 unit. Ternyata permintaan di luar perkiraan kami,” tandas Ari.
Ari mengatakan, besaran tarif sewa saat ini, untuk Toyota Avanza masa sewa empat hari Rp 2 juta, dan 10 hari Rp 4,4 juta. Sedangkan untuk Toyota Alphard jangka waktu penyewaan empat hari sebesar Rp 9,5 juta dan 10 hari Rp 21 juta.
Sementara Toyota Kijang Innova dibanderol sekitar Rp 2,5 juta per empat hari dan Rp 6.250.000 hingga Rp 7 juta per sepuluh hari. Tergantung tipe yang dipilih. “Harga ini sudah termasuk asuransi kecelakaan diri dengan nilai pertanggungan Rp 10 juta, tetapi tanpa sopir,” terang dia.
Mobil yang disediakan antara lain, Toyota Avanza tipe G dan E, Toyota Kijang Innova tipe E, G, dan V, serta Toyota Alphard. Fasilitas lain yang disediakan TRAC, selain asuransi adalah, rest area yaitu cabang-cabang TRAC yang lokasinya tersebar di seluruh kota-kota besar di
Derasnya permintaan juga dialami tempat penyewaan mobil skala kecil. Tempat milik Edy Wahyudi di kawasan Petukangan Utara, Jakarta Selatan, misalnya. Menurut Edy, dari empat unit Toyota Kijang Innova tipe G dan dua unit tipe V miliknya yang dibanderol Rp 7 juta per 10 hari telah dipesan penyewa. Begitu juga dengan penyewaan mobil atau di daerah (Sewa Mobil Solo)
“Begitu juga enam unit
Berbeda dengan TRAC, harga sewa mobil di tempat Edy tidak termasuk asuransi kecelakaan. Namun, baik di TRAC maupun di tempat Edy harga tersebut tanpa sopir. “Kami juga menyediakan jasa sopir, untuk tarifnya rata-rata Rp 540 ribu per hari,” terang Edy.
Sementara Ari mengaku pihaknya juga menyediakan sopir. “
Menyinggung syarat penyewa, Edy menyebut cukup mudah, yaitu mengisi formulir identitas diri, melampirkan fotokopi kartu tanda penduduk, fotokopi kartu keluarga, fotokopi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, Surat Izin Mengemudi, serta membayar tanda jadi. “Minimal 30 persen dan di lunasi saat mobil diambil,” tandas dia.
Sementara bila penyewa tidak menggunakan sopir, lanjut Edy, pihaknya akan melakukan survei ke tempat penyewa. Biaya survei Rp 50 ribu untuk
tempointeraktif.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Sejumlah pengusaha Sewa Mobil Solo di Terminal Travel Gilingan mulai menyiapkan tambahan unit mobil sebagai antisipasi membeludaknya penumpang memasuki liburan sekolah.
”Dari pengalaman tahun lalu, jumlah penumpang memang naik saat liburan sekolah. Sehingga untuk liburan kali sudah disiapkan tambahan empat sampai lima unit Mobil,” tutur Lili Ruli, salah seorang staf marketing Travel Rosalia Indah kantor perwakilan Terminal Travel Gilingan yang melayani rute perjalanan Solo-Surabaya, Solo-Blitar-Malang, yang ditemui Espos.
Sehingga menurutnya Sewa Mobil Solo, jumlah mobil yang beroperasi pada masa liburan nanti mencapai 17-18 unit Mobil Solo, dari hari biasa sebanyak 14 unit. Ia mengatakan, tambahan unit baru nanti ada dua jenis yaitu jenis Big Top dengan kapasitas tempat duduk lima orang dengan tarif Rp 130.000, serta eksekutif dengan kapasitas tempat duduk delapan orang dengan harga Rp 110.000. Menurutnya, kenaikan jumlah penumpang pada bulan ini mulai tampak. ”Kenaikan jumlah penumpang Mobil Solo tersebut berasal dari lulusan SMA yang akan mendaftar kuliah di daerah
Lebih lanjut, ia mengatakan pada masa liburan sekolah, harga tiket Rental Mobil Solo tidak akan naik. Namun, nantinya, diskon 10 % pada hari Senin hingga Kamis tidak akan berlaku. Dan akan berlaku kembali setelah liburan sekolah berakhir.
Persiapan tambahan armada juga dilakukan oleh Travel Pesona jurusan Malang-Solo-Yogyakarta dan Malang-Magelang. Menurut Ristanti, salah satu staf reservasi tiket Travel Pesona, telah disiapkan tambahan armada sebanyak 3 unit untuk mengantisipasi kenaikan Rental Mobil Solo jumlah penumpang saat liburan sekolah datang. ”Tetapi juga masih melihat lagi bagaimana nanti jumlah permintaannya. Kalau bulan ini memang cenderung sudah ada kenaikan,” tuturnya.
Namun, lanjutnya, tawaran angkutan lain baik bus maupun kereta api yang relatif lebih murah, kemungkinan juga tetap berpengaruh terhadap naik turunnya pengguna Mobil travel. ”Kecuali yang memang menginginkan keamanan dan kenyamanan yang lebih, biasanya akan memilih menggunakan travel,” ucapnya.
sumber: solopos.net
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Dengan alasan efisiensi dan agar lebih fokus pada bisnis inti, semakin banyak perusahaan yang beralih ke pola rental. Jenis rental yang ditawarkan pun kian beragam.
Bisnis yang berkembang pesat pascakrisis ekonomi, salah satunya adalah bisnis rental (Sewa Mobil Solo). Sebelumnya bisnis rental identik dengan kendaraan (baca: mobil), tapi perkembangannya saat ini hampir semua kebutuhan kantor, mulai dari dispenser, mesin fotokopi hingga perangkat komputer sudah ada penyedia jasa rentalnya.
Perkembangan bisnis rental tak lepas dari besarnya kebutuhan pasar akan jasa yang ditawarkan oleh para pelaku bisnis rental. Pola rental yang ditawarkan oleh pebisnis rental, diyakini menjadi solusi yang lebih mudah, efektif dan efisien bagi pengguna jasanya. Apalagi belakangan alih daya (outsourcing) seolah-olah menjadi buzz word yang paling ngetren di kalangan pebisnis. Dengan alih daya, perusahaan berusaha fokus pada bisnis intinya, dan menyerahkan hal-hal lain yang bersifat mendukung kepada pihak lain yang lebih menguasai. Lihat Sewa Mobil Solo dan Rental Mobil Solo.
Pengamat pemasaran yang juga Direktur Program S-1 Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya, Agus W. Soehadi, menyebutkan bahwa setidaknya ada dua faktor yang dipertimbangkan oleh perusahaan terkait dengan membeli atau menggunakan jasa rental untuk memenuhi kebutuhannya, yaitu faktor kuantitatif dan kualitatif. Faktor kuantitatif, menurutnya, terkait dengan biaya; sedangkan faktor kualitatif terkait dengan performa dan kualitas output yang dihasilkan, serta pilihan kompetensi yang akan dikembangkan oleh perusahaan. “Biasanya dengan menggunakan perusahaan lain (rental – Red.) jauh lebih efisien dan profesional dibanding jika dilaksanakan sendiri,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Agus, dengan menggunakan jasa rental, perusahaan tidak harus dipusingkan oleh segala urusan yang sebenarnya tidak terkait secara langsung dengan bisnis intinya. Sebagai contoh, kebutuhan akan kendaraan kantor. Jika perusahaan harus membeli berarti dibutuhkan pengemudi yang harus digaji dan mendapatkan fasilitas lain, belum lagi biaya pemeliharaan, biaya inisial yang cukup besar (jika beli secara tunai), dan perlu ada pengawas pengemudi, serta biaya-biaya lain yang relevan.
Selain tenaga kerja yang sifatnya parsial, lanjut Pongki, saat ini mobil (Mobil Solo) merupakan pilihan nomor satu bagi perusahaan dalam melakukan alih daya. Bisa dibayangkan, untuk perusahaan besar dengan ratusan unit kendaraan transportasi pasti akan dipusingkan dengan urusan perawatan, pajak kendaraan, pengemudi, belum lagi kalau terjadi sesuatu di jalan, seperti kena tilang polisi ataupun kecelakaan.
Pendapat Pongki boleh jadi benar. Dari sekian banyak jenis rental, rental kendaraanlah (Mobil Solo) yang paling besar. Walau tak ada data pasti, kebutuhan akan kendaraan operasional perusahaan diperkirakan mencapai lebih dari 35 ribu unit. Tak heran, jumlah pemain di bisnis rental kendaraan pun terus bertambah dari waktu ke waktu. Mulai dari yang berskala besar seperti TRAC, Indorent, Adira Rental, dan Golden Bird, hingga perusahaan yang skalanya lebih kecil – yang jumlahnya cukup banyak – bahkan, rental rumahan yang hanya bermodal beberapa unit mobil jauh lebih banyak. Lihat Rental Mobil Solo dan Bursa Mobil Solo.
Pertambahan jumlah pemain tak lain disebabkan pasar yang terus berkembang. Hampir semua pemain setiap tahunnya berhasil menikmati pertumbuhan pendapatan. Dr. Kartika D. Antono, Presiden & CEO Europcar Indorent, menyebutkan bahwa bisnis rental mobil ( Bursa Mobil Solo) meningkat cukup tinggi dalam lima tahun terakhir. “Tahun lalu kami tumbuh sekitar 10%. Tahun ini proyeksinya tumbuh sekitar 12%,” ujarnya.
Sumber: swa.co.id
Temukan informasi lainnya mengenai Sewa Mobil Solo - Rental Mobil Solo - Bursa Mobil Solo - Mobil Solo hanya di Bursa Mobil Solo : Sewa Mobil Solo & Rental Mobil Solo pada 88db.com
Bagi anda yang belum pernah menyewa mobil di
* Carilah perusahaan rental mobil Solo via internet atau informasi penerangan resmi. Jika perusahan bursa mobil Solo memiliki web site baca dengan jelas alamat dan kontak perusahaan tersebut dan lihat dari web sitenya
* Pastikan perusahan sewa mobil Solo itu memiliki alamat, kantor dan layanan telp yang jelas
* Ciri perusahan yang kredibel bisa terlihat dari cara menerima telp, melayani telp dan menerima komplain
* Jangan terpengaruh dengan harga murah, sistem di Rental Mobil tetap ada harga ada rupa. Harga agak mahal perawatan kendaraan baik, Harga murah perawatan nol (Suku Cadang Tidak Asli, Mesin Berat, Ban Gundul dll)
* Tanyakan dengan jelas ke perusahan Rental Mobil tersebut tentang kira kira berapa yang akan anda keluarkan untuk keperluan sewa mobil, Pastikan tidak ada Hidden Cost yang akan muncul nanti
* Baca dengan Jelas Surat Perjanjian ( Lepas Kunci ) atau Surat JAlan ( Dengan Sopir) Tanyakan ke Rental Mobil jika ada yang belum jelas atau diluar dari hal yang telah di sepakati bersama
Demikian beberapa tips sewa mobil yang perlu anda perhatikan demi kenyamaan dan keamanan anda dalam memilih Sewa Mobil yang tepat dan bisa di percaya.
http://mobilsewaan.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Sewa Mobil Solo - Rental Mobil Solo - Bursa Mobil Solo - Mobil Solo dan Bursa Mobil Solo : Sewa Mobil Solo & Rental Mobil Solo di 88db.com
Dia menjelaskan, konsumen Sewa Mobil Solo ingin mencari kenyamanan karena tidak ingin repot berdesakan dengan penumpang lain jika naik bus, kereta api (KA) dan angkutan lain. Mereka menyewa mobil untuk dibawa pulang kampung (desa), objek wisata dan liburan semata-mata.
Menurut Duddy, mobil yang diminati pemesan Mobil Solo , antara lain Toyota Kijang, Isuzu Panther dan Daihatsu Espass. Dipilihnya jenis itu karena banyak memuat penumpang dan barang dalam jumlah besar untuk berlebaran.
Pemilik Sewa Mobil Solo mengakui, harga sewa mobil menjelang Lebaran 2008 mengalami kenaikan dibandingkan hari-hari biasa. Tarif sewa Rental Mobil Solo jenis Kijang dan Panther kini Rp 350 ribu per 12 jam. Jika kelebihan batas waktu ("overtime") dikenai biaya tambahan Rp 30 ribu per jam. Padahal, pada hari biasa tarif sewa Rp200 ribu per 12 jam dengan "overtime" Rp15 ribu per jam.
Untuk jenis Espass harga sewa Rp 225 ribu per 12 jam, dengan "overtime" Rp 20 ribu per jam, padahal pada hari biasa Rp 150 ribu per 12 jam, dengan "overtime" Rp 10 ribu per jam. "Tarif yang cukup tinggi itu ternyata tidak menyurutkan minat masyarakat untuk menyewa mobil, meskipun harga sewa naik. Saya punya 20 unit mobil niaga habis disewa semua," ujar Parcoyo Hardiman (45), pemilik persewaan mobil
Meskipun kebanjiran pesanan, para pemilik mobil mengaku tidak gegabah menyewakan mobilnya kepada orang lain karena takut mobilnya dibawa lari penyewa. "Selama Lebaran 2008 kita tidak berani melepas mobil kepada penyewa tanpa disertai sopir karena takut mobil lenyap dibawa penyewa," tegas Parcoyo. Lihat Mobil Solo dan Bursa Mobil Solo.
Sumber: kompas.com
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Sewa Mobil Solo - Rental Mobil Solo - Bursa Mobil Solo - Mobil Solo dan Bursa Mobil Solo : Sewa Mobil Solo & Rental Mobil Solo di 88db.com
Membuka usaha di solo merupakan hal yang menjajikan pada dunia usaha ataupun yang ingin menulai bisnis. Dengan banyaknya tujuan wisata di kota solo membuka usaha rental mobil solo merupakan kesempatan yang baik, masih belum banyak rental mobil solo dan belum banyak bursa mobil solo tetapi banyak turis ataupun wisatawan asing berada di solo dan membutukhkan bursa mobil solo, dengan sedikitnya kompetitor membuka usaha sewa mobil solo masih terbuka lebar, dengan ketekunan usaha sewa mobil solo bisa membuat anada menjadi enterpreuner sukses.
Sebelum membuka rental mobil solo mari kita lihat tips untuk membuka usaha rental mobil khususnya rental mobil solo
1.Perkembangan yang terjadi di dunia bisnis dan industri, menyebabkan para pelaku usaha sekaligus orang-orang yang terkait dengan kepentingan mereka, meningkat mobilitasnya. Fenomena ini tentu saja memerlukan dukungan peralatan dan layanan transportasi yang memadai. Sehingga peran-serta perusahaan-perusahaan penyewaan mobil menjadi besar artinya, terutama didasari atas kenyataan bahwa bagi beberapa kelompok orang, menggunakan mobil secara menyewa, diperhitungkan akan lebih efisien daripada membeli.
2. Hal yang sama juga terjadi dalam dunia pariwisata.
3. Berdatangannya orang-orang dari mancanegara, apakah itu tenaga-tenaga kerja asing yang kita kenal dengan sebutan expatriates, atau wisatawan asing yang berlibur, merupakan nilai tambah yang menguatkan alasan mengapa penyewaan mobil layak diperhitungkan sebagai salah satu bidang usaha yang cukup menguntungkan. Seperti diketahui, daya beli para pendatang mancanegera boleh dikata jauh lebih tinggi daripada kemampuan masyarakat kita pada umumnya
Temukan semua tentang
Sewa Mobil Solo - Rental Mobil Solo - Bursa Mobil Solo - Mobil Solo dan Bursa Mobil Solo : Sewa Mobil Solo & Rental Mobil Solo semua ada di 88DB.Com
Bencana gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara ternyata dimanfaatkan betul pengusaha sewa mobil solo di Medan. Banyaknya relawan dari luar dan negara lain membutuhkan angkutan masuk ke Aceh. Hal itu membuat harga sewa mobil solo dan truk naik berlipat ganda dari harga semula. Biasanya sewa mobil solo ke Banda Aceh rata-rata Rp.600-700 ribu/hari, kini meningkat sekitar Rp 1 juta -2 juta. Truk kapasitas 8 ton biasa sewa sampai ke Aceh Rp 2 juta meningkat hingga Rp4 juta-4,5 juta sekali jalan.
Walau harga menggila tapi stok mobil solo dan truk yang disewakan juga habis disewa. Seperti di tempat rental mobil solo di Pondok Kelapa, Jalan Asrama Medan. Biasanya, truk-truk mangkal menunggu sewa, kini orang harus antri menunggu truk kembali dari Aceh. "Kami kewalahan menerima pesanan truk untuk antar bantuan bencana Aceh. Disini sekitar 30-an truk, semuanya laku disewa," kata Hamid, supir truk yang ditemui Tempo, Minggu (16/1).
Melejitnya harga rental mobil solo dan truk-truk di bursa mobil solo tersebut sudah berlaku sejak seminggu pasca bencana. Rental mobil di bursa mobil solo umumnya habis ketika sejumlah wartawan nasional dan luar negeri mencarternya untuk meliput ke Aceh sampai berhari-hari. Persewaan makin laris dengan masuknya bantuan asing terus menerus melalui pelabuhan Belawan dan bandara Polonia Medan.
Di pihak lain, kenaikan harga sewa yang berlebihan mengakibatkan aktivis dan relawan kecewa dan merasa dipermainkan pengusaha rental mobil di
Disebutkannya kalau saat ini, pihaknya sedang mengelola bantuan dari
Bambang Soed dan Hambali Batubara
Sumber : Tempo
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Sewa Mobil Solo - Rental Mobil Solo - Bursa Mobil Solo - Mobil Solo dan Bursa Mobil Solo : Sewa Mobil Solo & Rental Mobil Solo di 88db.com