Apakah anda baru memulai bisnis online dan bingung dengan banyaknya informasi mengenai seberapa banyak bikin website murah yang harus anda buat, maka artikel sederhana ini mungkin bisa jadi pencerahan terhadap masalah pembuatan website anda.
Trik bikin website yang menghasilkan adalah (awalnya) membuat satu website yang merupakan otoritas (topiknya general di jasa bikin website) yang saya sebut dengan website induk, lalu bikin website lain yang berhubungan dengan website murah yang telah dibuat tersebut (website anak), dan menghubungkannya dengan website induk (dengan topik general di jasa bikin website). Ini adalah konsep sederhana untuk mendominasi niche yang anda tuju
http://masjemmy.com
Bagi anda yang pengen punya website sendiri, tetapi masih ada kendala keuangan, minim pengalaman bikin website, ga tau menahu apa itu web programming, atau background anda bukan it, mungkin cara berikut akan sedikit membantu anda untuk mewujudkan “keinginan” anda untuk mempunyai / membuat website gratis, gratis…
bikin website itu mudah, biar gampang dimengerti, membuat website sama halnya jika anda mau membuat / membangun sebuah bangunan. Sebelumnya, saya ingin memaparkan apa-apa saja yang dibutuhkan untuk membuat website murah (bangunan anda) :
1. Domain, apa itu domain? Domain adalah alamat website anda, atau sering disebut dengan url. Analoginya, jika anda mau bangun rumah, anda harus punya alamat bukan? Contoh : “jl semrawut no 13
2. Hosting dalam bikin website gratis, setelah punya alamat (domain), anda harus punya lahan / tanah yang sesuai dengan alamat anda untuk bisa diisi sesuatu (akan dibangun sesuatu). Di internet, tanah tersebut dinamakan “hosting”. Anda bisa mendapatkan hosting ini sepaket dengan domain website murah, disini diasumsikan terpisah..
3. Content saat bikin website gratis, setelah punya “lahan” dan “alamat”, maka anda siap membangun bangunan yang anda inginkan. Bangunan inilah yang disebut (content). Jadi, orang-orang atau kerabat anda tidak bingung jika mampir ke “alamat” yang anda berikan ternyata masih berupa “lahan kosong” tanpa bangunan. Untuk itu, perlu diisi / dibangun sebuah bangunan bukan? Di dalam dunia maya, content ini bisa bermacam-macam, ada website, blog, e-commerce, dkk.
4. Tools, supaya ketiga langkah diatas sukses, tentunya anda butuh suatu “alat” untuk membangun bangunan anda
Dukung kampanye stop dreaming start action sekarang