Bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung dan menyukai produk kerajinan, cobalah datang ke gedung
Wakil Sekretaris Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar Odi Muhamad Gahara mengatakan,
Produk yang dipajang seperti wayang, angklung, patung bebek, asbak dari batu alam, bola, jaket, boneka, border, batik tulis, anyaman mendong, kerajinan tempurung kelapa serta tanduk, golok hias, tas, gerabah atau keramik, vas, topeng, kaligrafi, lukisan kaca, mainan edukatif, jam dinding, dan lampu gentur. Selain itu, terdapat pula miniatur pesawat terbang, perahu, dan alat musik.
Perajin yang menitipkan produk seperti miniatur pesawat tadi untuk dipamerkan tidak dipungut biaya. Lokasi bangunan pun strategis, karena berada di jalan utama Kota Bandung. Gedung yang dibuka dua tahun lalu itu terdiri dari tiga lantai. Dua lantai di antaranya untuk memajang produk.
Oleh karena itu, gedung tersebut juga ditujukan bagi pedagang produk kerajinan, seperti mainan edukatif, gerabah, miniatur pesawat terbang, dll. Harga produk yang dijual di Jabar Craft Center, termasuk miniatur pesawat tadi cukup murah. Suling, misalnya, dijual Rp 5.000-Rp 15.000, wayang kecil Rp 25.000, dan asbak batu alam Rp 50.000. “Sayangnya, tidak semua bisa dijual seperti bola, boneka, dan jaket, karena perajin hanya mengirimkan contoh produk,” kata Odi.
Pedagang kerajinan dari Amerika Serikat Becky Robertson mengatakan, produk yang diimpor dari Jabar yaitu mangkuk, cincin, kalung, dan kerajinan dari batu alam. Batu di Jabar sangat bagus untuk dijadikan hiasan. Bentuknya menarik dan baik.
“Di Amerika Serikat tidak ada batu seperti di Jabar. Tapi, kontrol kualitas produknya masih lemah,” kritiknya. Begitu juga dengan produk lain seperti dala hal jual miniatur pesawat, maupun jual kerajinan lain.
Selain itu, harga yang ditawarkan sering lebih tinggi hingga 40 persen bila diketahui pembelinya berasal dari luar negeri. “Kalau saya membeli produk kerajinan dalam jumlah besar, masih ada yang tidak cukup baik dan saya mempertanyakan produk itu,” katanya.
www.kompas.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Tas dari bahan kerajinan kulit biasanya lebih awet. Apalagi tas dari industri kerajinan kulit dengan samakan yang sangat halus, akan menjadi koleksi yang istimewa. Namun, alangkah sayangnya jika Anda tak merawatnya dengan tepat. Tas kulit dari industri kerajinan kulit yang harganya lumayan mahal itu tak akan tampak istimewa lagi. Tak jarang timbul bercak putih karena tas dari pusat kerajinan disimpan lama pada tempat yang lembab. Karenanya agar kerajinan
- Hindarkan kontak langsung dengan sinar matahari dalam waktu lama. Paparan sinar matahari dapat merusak permukaan kerajinan kulit, misalnya pecah-pecah atau terlihat seperti retak.
- Hindarkan air. Jika terlanjur terkena air, segera keringkan tas dari industri kerajinan dengan lap kering dan bertekstur lembut.
- Simpanlah tas dari industri kerajinan kulit yang tidak digunakan dalam kantong penyimpan (dust bag). Jika tas dari pusat kerajinan sudah tidak digunakan lagi dalam waktu yang relatif lama, sekali-kali tas dari pusat kerajinan kulit dapat dikeluarkan dari kemasannya dan diangin-anginkan.
- Jangan pernah menyimpan kerajinan
- Jika tas disimpan dalam lemari, gunakan produk anti lembab seperti kamper atau silica gel yang bisa dibeli di apotek. Letakkan di dalam tas kulit Anda agar tidak berjamur.
- Jika tas kulit Anda sudah terlanjur berjamur, jangan panik. Jamur dapat dihilangkan dengan cara menyikatnya dengan lap bertekstur lembut. Kalau bercak putih itu terdapat di bagian dalam tas, bersihkan dengan sikat halus baru kemudian bersihkan dengan lap kering. Gunakan sabun khusus kulit (saddle soap) atau krim pembersih khusus untuk kulit, keduanya dapat diperoleh di pasar swalayan. Agar mengkilap, gosoklah dengan kain lembut.
http://www.tasfarrel.com/
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Kulit binatang banyak dipakai sebagai bahan fesyen karena memiliki daya tarik tersendiri, baik karena daya tahannya maupun keunikan teksturnya. Tetapi, seringkali kita kurang paham cara perawatannya. Sayang
Menghilangkan Noda
Untuk menghilangkan noda pada pakaian, sepatu, topi, maupun model tas berbahan kulit dari penjual tas sebaiknya jangan menggunakan air atau penghilang noda, kecuali memang disarankan oleh produsennya. Jika ingin mencoba membersihkan noda dengan air atau penghilang noda, ujilah terlebih dahulu daya tahan model tas kulit di bagian yang tidak terlalu tampak. Lihat reaksi apa yang ditimbulkan ketika air atau pembersih noda mengenai tas bahan kulit itu. Anda bisa juga membersihkan dengan dibawa ke toko penjual tas kulit khusus yang menyediakan jasa untuk itu. Namun, langkah ini hanya boleh dilakukan tiap tiga hingga empat tahun sekali karena proses ini bisa membuat lapisan minyak pada tas kulit terkelupas.
Menghilangkan Kerutan
Tak usah terlalu khawatir jika suatu ketika Anda menemui barang berbahan kulit kesayangan Anda dari penjual tas berkerut. Sebab, nantinya ia akan kembali lagi seperti sediakala. Tapi, kalau Anda ingin merapihkannya dengan setrika, boleh-boleh saja kok, caranya, pasang setrika dengan setelan rayon dan gunakan kertas cokelat untuk melapisi sekaligus menekan bagian model tas yang akan disetrika.
Penyimpanan
Jangan lupa untuk menggantung jaket kulit dan model tas kulit Anda pada hanger lebar yang dilengkapi bantalan. Sumpallah sepatu kulit dengan shoetrees atau cabikan kertas. Isilah tas kulit Anda dari penjual tas kulit dengan kertas agar bentuknya tidak berubah. Ingat, jangan pernah menyimpan barang berbahan kulit di dalam kantung plastik atau bahan kedap udara lainnya yang bisa membuat kulit menjadi kering. Pastikan Anda menyimpannya di tempat yang cukup ventilasi, teduh, gelap, tidak terlalu lembab dan tidak terlalu kering.
http://tokorumpi.com/
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Garut merupakan salah satu sentra/pusat kerajinan kulit di Jawa Barat. Yang termasuk aneka kerajinan kulit adalah semua bentuk olahan dari bahan kulit selain pakaian jadi khususnya jaket kulit. Pembedaan ini berdasarkan pada pendataan yang juga dibedakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Garut sebagai sumber data utama. Dalam kenyataannya memang patut diakui bahwa popularitas jaket kulit Garut lebih menonjol dibandingkan dengan komoditas kerajinan kulit lainnya. Salah satu penyebabnya adalah suplayer untuk jaket kulit yang dapat memenuhi permintaan lebih sedikit dibanding suplayer sepatu, ikat pinggang, sarung tangan, dompet, dll.
Meskipun demikian, gairah untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi industri kerajinan kulit terus ditingkatkan, sejalan dengan peningkatan daya beli dan trend masyarakat terhadap kerajinan kulit. Salah satu catatan yang diperoleh tentang jumlah kapasitas produksi industri kerajinan kulit per tahun adalah : sarung tangan sebanyak 168.000 pasang, dompet sebanyak 31.500 buah, serta sepatu dan sandal sebanyak 135.000 pasang.
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Desa Wisata Kerajinan Kulit MANDING berada di Jl. Parangtritis, kurang lebih 3 (tiga) kilometer sebelah timur Kota Bantul.
Di tempat ini banyak pengrajin kulit dan juga toko-toko yang menjajakan produk kerajinan kulit seperti jaket, sepatu, tas, ikat pinggang, serta berbagai asesoris kerajinan yang terbuat dari kulit seperti pigura dan gantungan kunci.
Kawasan Manding sebagai salah satu sentra usaha kerajinan kulit di Bantul memiliki sekitar 40 usaha kulit tradisional yang melibatkan ratusan sumber daya manusia.
Karena seringnya melihat-lihat, timbul keinginannya untuk berusaha sendiri di bidang industri kerajinan. Dia merasa punya kemampuan untuk itu. Dulu, kata Hartono, dia sering membuat sendiri hiasan-hiasan dinding. Banyak temannya memuji, namun ketika itu dia tak berpikir untuk membisniskannya. “Kalau ada yang suka ya saya kasih saja,” ucapnya. Dari beberapa pusat kerajinan yang dijumpainya, dia melihat ternyata kerajinan kulit punya tempat tersendiri di hati para wisatawan khususnya wisatawan asing. Mungkin karena di luar negeri kerajinan kulit dari industri kerajinan kulit harganya mahal, sedang di
Berdasarkan pengamatannya itulah, Hartono memutuskan untuk menekuni industri kerajinan dari kulit. Modalnya adalah tabungannya selama bekerja pada orang lain di Solo. Awalnya, kata Hartono, dia mengajak orang lain untuk bekerja sama, namun ternyata usaha industri kerajinan kulit bersama itu berjalan kurang baik. Akhirnya dia membangun usaha pusat kerajinan sendiri yang lebih fokus pada kerajinan kulit di pusat kerajinan kulit dan natural. Material utama kerajinan kulit adalah kulit sapi dan kambing. Sedangkan kerajinan natural, maksudnya adalah material dari tanaman maupun bahan daur ulang.
Tepatnya tahun 1990 Hartono mulai merintis usaha tersebut. Ketika itu bisnis kerajinan belum berkembang sedahsyat sekarang. Juga belum booming seperti beberapa tahun belakangan ini. Maka bisa dikatakan ketika itu pesaing belum banyak, begitu juga jenis-jenis kerajinan, belum banyak ragam dan sekreatif sekarang. “Ternyata pengamatan saya tak salah, bisnis kerajinan kulit memang menjanjikan. Produk saya seperti dompet, tas, ikat pinggang, boks dari kulit sapi atau kambing ternyata banyak digemari. Barang-barang itu saya suplai ke beberapa toko di
Kedaan sekarang, papar Hartono, berbeda dengan 10 tahun lalu. Sekarang persaingan sangat tajam. Tiap pengusaha dituntut untuk selalu melahirkan inovasi baru. Tak terkecuali di bidang kerajinan kulit. Hartono sendiri tengah mengembangkan furniture dari kulit sapi dan kambing. Dengan desain-desain yang cantik, ternyata furniture dari kulit sangat disenangi oleh buyer asing. Hanya saja, kata Hartono, yang namanya persaingan, kadang orang menggunakan berbagai macam cara agar barangnya laku dijual. Termasuk dalam hal menjiplak karya orang lain. Hal ini memang sudah tak asing lagi di dunia yang tengah digelutinya. “Tapi saya tak mau mempermasalahkannya. Mungkin itu adalah risiko dari barang yang telah di-publish. Biar saja! Buat saya yang penting jangan berhenti berkarya,” imbuh Hartono yang mendapatkan sebagian besar bahan bakunya dari Magetan, Jawa Timur.
Namun keadaan sekarang, lanjut Hartono, agak mengkhawatirkan. Nilai tukar rupiah yang tidak stabil, ditambah harga BBM yang naik, membuat keadaan seperti tak menentu. “Dulu dolar naik, perajin bisa “bergembira” karena mendapat keuntungan berlipat-lipat. Sekarang tidak bisa lagi. Zaman keemasan itu sepertinya tak bakal terulang lagi. Sekarang pembeli sudah tahu, mereka sudah tahu kursnya. Jadi berapa rupiah harganya, kemudian dikurskan ke dolar. Asal tahu saja, kalau nilai dolar makin menguat, rupiah melemah, kami para pedagang makin susah. Ditambah lagi BBM naik, kesusahan makin bertambah-tambah,” tandasnya.
http://www.cybertokoh.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Kerajinan Kulit - Industri Kerajinan - Industri Kerajinan Kulit - Pusat Kerajinan - Pusat Kerajinan Kulit - Kerajinan di 88db.com
APA pun jenis dan kegunaan tas yang dimiliki, mulai dari tas untuk acara-acara malam, tas pantai atau untuk bepergian, tentu saja tas harus dirawat agar tetap terlihat menarik dan tidak kusam walaupun tersimpan lama di dalam lemari.
model tas kulit jinjing maupun tas tangan dengan berbagai variasi,tentu membutuhkan perawatan yang maksimal, selain bisa tahan lama, tas bisa saja digunakan berkali-kali.Untuk menjaga model tas kulit tetap enak dipandang ada beberapa tips untuk perawatan tas :
● Tas pesta sekarang ini banyak yang terbuat dari kain halus atau silk yang diberi sulaman atau diberi manik dan payet.Untuk membersihkan tas jenis ini termasuk sulit.
Salah satunya menggunakan kain lembut atau catton bud yang diberi cairan pembersih.
● Jangan pernah menyimpan tas kulit berdekatan atau menempel pada tas plastik karena tas plastik dapat menyerap bahan pencelup warna pada kulit.Kalau ditata saling berdempetan, tas kulit bisa ternoda, noda terlihat seperti kulit kena jamur.
● Model Tas dari bahan kain, kebanyakan dapat dicuci dengan bahan pencuci khusus dan air hangat yang dibubuhkan pada kain bersih.Seka hingga bersih dengan kain lembap. Keringkan dengan cara diangin-anginkan
●Tas Kulit, untuk membersihkannya dapat menggunakan sabun bernama saddle soap atau krim pembersih khusus untuk kulit. Ini dapat diperoleh di pasar swalayan. Cara membersihkannya gosok pelan menggunakan kain lembut atau semacam spons. Agar mengkilap, gosoklah dengan kain lembut. Klik jual tas kulit dan Jual tas.
●Model Tas dari bahan plastik, dapat dibersihkan dengan menyekanya menggunakan kain bersih yang sudah diberi sabun mandi atau sabun lembut lainnya.Bersihkan bekas sabun tersebut menggunakan kain bersih.
● Tas dari bahan anyaman, debu adalah kotoran yang paling banyak dijumpai pada tas anyaman.Untuk membersihkannya dapat digunakan alat penyedot debu.Atau dapat pula menggunakan hairdreyer yang dingin. Lihat jual tas kulit dan Jual tas.
Arahkan ke arah berlawanan. Cara lain dengan menggunakan lap yang telah diberi larutan pembersih, kemudian diseka dengan kain lembap yang bersih. Mengeringkannya cukup dianginkan.Hindari sinar matahari langsung karena dapat memudarkan warna. ● Tas dari bahan suede, untuk membersihkannya gunakan sikat khusus untuk menghilangkan kotoran.Namun jika ada kotoran seperti tanah atau lainnya yang sudah melekat, sebaiknya bawa ke laundry. Agar lebih aman, semprotkan pelindung suede. (bernadette lilia nova)
Sumber: jheungrhie.blogspot.com
Temukan informasi lainnya hanya di Tas Kulit - Jual Tas - Model Tas - Model Tas Kulit - Jual Tas Kulit - Tas hanya di 88db.com
Industri Kerajinan Tembaga & Kerajinan Tembaga Kuningan adalah industri Kerajinan Tembaga & Kerajinan Tembaga Kuningan yang banyak diakrabi oleh usaha kecil dan menengah (UKM). Selain itu, industri ini juga kebanyakan ditopang oleh perempuan. Mungkin itu sebabnya industri kerajinan tidak pernah mati, apalagi di
Asyiknya Menekuni Kerajinan
Kios-kios kecil ditata rapi di Lantai 1 Jakarta City Center, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Berbagai barang kerajinan, seperti macam-macam batik, perhiasan, serta pernak-pernik hiasan rumah, seolah menggoda libido belanja siapa pun yang memandangnya. Dunia kerajinan Kuningan Tembaga memang mempunyai potensi bisnis Kuningan Tembaga yang amat besar dan relatif terbebas dari hegemoni barang bermerek global. Tak hanya itu, rasa-rasanya, tak ada negeri lain yang barang Kerajinan Logam begitu beragam seperti di Indonesia. Pemain penting di dunia Tembaga Logam ini adalah kaum perempuan
http://mybusinessblogging.com