Kayu mentah atau kayu hasil finishing jadi tahan lama. Material wood handicraft mudah menyerap air, minyak, bahkan debu. Maka wood handicraft, furniture atau aksesori rumah, seperti patung, pigura, dan mangkuk hias, sebaiknya senantiasa mendapat perawatan rutin.
Cara melindungi dan merawat handicraft handmade kayu itu tergantung kondisinya: apakah kayu yang masih mentah (belum dilapisi) atau kayu yang sudah dilapis (finishing). Untuk merawat kedua kondisi handicraft handmade kayu itu tentu beda perlakuan. Namun, cara merawatnya tak sulit. Anda bisa memakai bahan pembersih dari pabrik atau bahan tradisional.
Kayu Mentah
Kayu mentah ini adalah kayu yang belum pernah dilapisi dengan lapisan antiair dan antiminyak, misalnya melamin atau pelitur.
1. Ampelas permukaan kayu (semisal wood miniature) hingga sudut-sudutnya. Gerakan mengampelas searah dengan serat kayu. Setelah selesai, bersihkan permukaan kayu dengan kuas.
2. Sapukan cairan linseed oil dengan kuas. Tunggu beberapa menit agar cairan meresap ke dalam kayu/wood miniature tadi.
3. Gunakan lap bersih untuk meratakan sisa cairan pada permukaan handicraft miniature kayu. Biarkan hingga kering 1-2 jam.
4. Ulangi langkah 2 dan 3 agar permukaan handicraft miniature kayu tertutup sempurna. Nah, kerajinan dan furnitur kayu Anda jadi terlindungi dari minyak, air, dan kotoran lain.
Kayu dengan Finishing
Langkah merawat kayu yang sudah dilapisi oleh pelapis melamin atau pelitur.
1. Bersihkan handicraft kayu menggunakan lap kering dan bersih.
2. Oleskan furniture wax pada kain lap bersih. Gosok pada permukaan kayu searah serat kayu, jangan terlalu menekan, tipis-tipis saja. Jika aksesori kayu Anda banyak ukiran, encerkan wax dengan sedikit bensin atau terpentin. Gunakan kuas lukis untuk mengoleskannya pada bagian detailnya.
3. Biarkan 15 menit, dan ulangi lagi langkah 2 agar mencapai hasil maksimal.
Langkah Mengilapkan Kayu
Handicraft kayu yang akan dirawat adalah kayu mentah dan kayu yang sudah finishing. Hasilnya, kayu lebih mengkilap dan berlapis minyak. Lapisan minyak dapat menangkis air, tapi sifatnya temporer. Anda dapat melakukan perawatan ini 1-2 minggu sekali.
* Gosokkan ampas kelapa pada permukaan kayu. Gosok searah serat kayu dan agak ditekan hingga ampas membentuk butiran-butiran seperti pasir.
* Biarkan sekitar 10 menit lantas bersihkan sisa ampas menggunakan lap kering bersih.
www.kompas.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Temukan informasi lainnya mengenai kerajinan kayu - barang kerajinan - pengrajin kayu - kerajinan tangan - pengrajin kerajinan - pengrajin barang kerajinan pada 88db.com
Lain halnya kerajinan kayu di ngawi
Bertepatan musim liburan di negara lain, sentra kerajinan kayu tradisional ikut kecipratan rejeki. Pusat-pusat kerajinan kayu jadi jujugan turis asing yang melintasi ngawi. Seperti di sentra penjualan kerajinan kayu di wilayah kedunggalar yang berada di sekitar monumen soeryo dan banjarejo sering menerima tamu dari mancanegara yang berminat akan kerajinan ini.
Mereka dengan antusias melihat dan bahkan sampai memotret berbagai macam bentuk kerajinan kayu yang dipajang di galeri. "rata-rata mereka turis yang berlibur di
Menurut yatno, rata-rata turis yang singgah di galeri membeli barang yang dipajang oleh sang pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan. Meskipun yang dibeli perik-pernik kecil yang beratnya kurang dari
Bentuk pajangan yang unik dan lucu atau kerajinan tangan miniatur binatang adalah yang laris dibeli para turis ini. Rata-rata pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan mematok harga yang berbeda untuk pelancong dari manca ini. "perbedaan harga antara 20 hingga 25 persen. Nanti guide mereka yang akan menawar," kata suyatno.
Minat turis pada barang kerajinan kayu jati dari ngawi membuat pedagang bersemangat. Apalagi menjelang lebaran para pedagang bisa mendapat penghasilan tambahan.