Apel yang sering kita jumpai di supermarket dengan beragam jenis ini terdapat banyak sekali manfaat yang didapat antara lain :
1. Mencegah penyakit kesehatan paru-paru dan pencegahan penyakit kanker.
Menurut penelitian The National Heart and Lung Institute, jus apel ternyata memiliki manfaat lebih untuk mencegah penyakit paru-paru. Begitu pula menurut Dr. Peter Burney, kandungan yang dinamakan phytochemicals pada apel seperti flavanoids dan phenolic acids-lah yang berjasa dalam mengurangi peradangan pada saluran pernafasan sehingga seorang anak terhindar dari penyakit tubuh pernafasan dan asma. Zat flavonid dalam apel terbukti dapat menurunkan resiko penyakit kesehatan kanker paru - paru sampai 50 %. Sedangkan penelitian dari
2. Mencegah penyakit jantung.
Pusat Medis Davis Universitas California, berdasarkan hasil risetnya mendapatkan, antioksidan dalam jus apel mampu mengatasi penyakit kadar kolesterol buruk ( low density lipoprotein / LDL ) dan melindungi kesehatan tubuh dari penyakit tubuh jantung. Publikasi penelitian di Finlandia (1996) menunjukkan, orang berpola makan kaya flavonoid mengalami insiden penyakit jantung lebih rendah.
3. Mencegah menopause.
Menurut penelitian US Apple Association pada tahun 1992, diberitakan bahwa apel mengandung boron yang membantu tubuh wanita mempertahankan kadar estrogen pada saat menopause. Mempertahankan estrogen berarti mengurangi gangguan yang disebabkan oleh ketidak seimbangan hormon dikala menopause, misalnya semburan panas, nyeri, depresi, penyakit jantung, osteoporosis.
4. Menjaga daya tahan tubuh.
Menurut Miriam Polunnin dalam bukunya “Healing Foods”. Menurut buku tersebut, apel sangat bermanfaat untuk pencernaan. Untuk penelitian Konowalchuck J pada tahun 1978 juga mempublikasikan bahwa sari buah apel terbukti ampuh mengatasi penyakit atau serangan infeksi virus.
5. Menurunkan kadar kolestrol.
Apel dikenal mengandung fitokimia yang merupakan antioksidan untuk melawan radikal bebas, selain menurunkan kolesterol jahat, apel juga meningkatkan kolesterol baik (HDL). Kandungan pektin dan asam D - glucaric dalam apel berjasa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam kesehatan tubuh.
6. Menurunkan berat badan.
Sebagai sumber serat yang baik, apel baik untuk pencernaan dan membantu menurunkan berat badan. Apel merupakan camilan yang sangat baik untuk orang yang sedang menurunkan berat badan karena kadar seratnya tinggi, sehingga mencegah rasa lapar datang lebih cepat.
7. Menjaga kesehatan gigi.
Apel juga mengandung tanin, zat yang bermanfaat mencegah kerusakan gigi periodontal. Penyakit gusi ini disebabkan saling menempelnya bakteri pembentuk plak.
8. Mecegah batu empedu.
Menurut Dr Lai Chiu Nan apel berkhasiat untuk melembutkan batu empedu dengan mengkonsumsinya sehari 4 sampai 5 buah apel segar.
http://lilyflowers-8.blogspot.com/
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action dan Terapkan Stop Dreaming Start Action Sekarang
Penyesalan selalu datang belakangan, namun belajar dari pengalaman dan selalu waspada bisa mencegah penyesalan. Dikutip dari www.oprah.com, Dr. Mehmet Oz mengatakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, diperlukan peningkatan kesadaran para anggota masyarakatnya. Semua pasien penyakit kesehatan harus mengetahui tipe-tipe tes pengobatan penyakit yang perlu dilakukan, dan informasi pribadi apa yang mesti diberitahukan kepada dokternya.
Ada
Setelah dokter telah mengetahui semua fakta tersebut, ia akan memberitahu tes-tes pengobatan nabi dari Thibbun Nabawi apa yang mesti dilakukan. Ini adalah tes-tes pengobatan penyakit yang disarankan Dr. Oz untuk dilakukan guna pengobatan kesehatan ancaman penyakit serius yang bisa menjangkiti Anda:
- Usia 12: Tekanan darah.
- Usia 20: Tes kolesterol.
- Usia 21: Untuk wanita, jika aktif secara seksual, lakukan tes ginekologi dan pap smear atau pap net atau pengobatan nabi.
- Usia 35: Gula darah, anemia, dan uji tiroid.
- Usia 40: Untuk wanita, lakukan mamogram (mulai dari usia 25 jika ada lebih dari dua anggota keluarga yang memiliki riwayat kanker payudara.). Untuk pria dan wanita, lakukan tes kulit (ambil foto tahi lalat atau flek hitam di kulit yang terlihat tak wajar) dan elektrokardiogram (tes yang mendata aktivitas jantung).
- Usia 50: Kolonoskopi (lakukan setiap 5 tahun sekali). Untuk pria, tes prostate di Thibbun Nabawi.
- Usia 50-60: Tes uji lelah atau CTA koroner (jika dalam keadaan obesitas atau memiliki penyakit diabetes tipe 2)
- Usia 55-60: Uji darah dengan menstimulasi hormon tiroid (digunakan untuk mendeteksi masalah yang mempengaruhi kelenjar tiroid); tes ingatan (untuk mengetahui tanda-tanda awal penyakit Alzheimer).
http://fajarqimi.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Pengobatan Penyakit - Pengobatan Kesehatan - Pengobatan Nabi - Thibbun Nabawi - Penyakit Kesehatan di 88db.com
Ada pertanyaan dan pendapat, tambahkan disini!
| |||||||||||||||||||
Semua serangan penyakit kesehatan asma harus dicegah. Serangan penyakit tubuh asma dapat dicegah jika faktor pemicunya diketahui dan bisa dihindari. Serangan penyakit tubuh yang dipicu oleh olah raga bisa dihindari dengan meminum obat sebelum melakukan olah raga.
1. Menjaga kesehatan tubuh
2. Menjaga kebersihan lingkungan
3. Menghindarkan faktor pencetus serangan penyakit kesehatan asma
4. Menggunakan obat-obat antipenyakit asma, sebagai pencegahan penyakit
Setiap penderita harus mencoba untuk melakukan tindakan pencegahan penyakit. Tetapi bila gejala-gejala sedang timbul maka diperlukan obat antipenyakit asma untuk mengatasi penyakit gejala dan selanjutnya dipertahankan agar penderita bebas dari gejala penyakit asma.
1. Menjaga Kesehatan
Menjaga kesehatan tubuh merupakan usaha yang tidak terpisahkan dari pengobatan penyakit asma. Bila penderita lemah dan kurang gizi, tidak saja mudah terserang penyakit tetapi juga berarti mudah untuk mendapat serangan penyakit asma beserta komplikasinya. Usaha mencegah penyakit ini antara lain berupa makan makanan yang bernilai gizi baik, minum banyak, istirahat yang cukup, rekreasi dan olahraga yang sesuai untuk mengatasi penyakit. Penderita dianjurkan banyak minum kecuali bila dilarang dokter, karena menderita penyakit lain seperti penyakit jantung atau ginjal yang berat.
2. Menjaga kebersihan lingkungan
Lingkungan dimana penderita hidup sehari-hari sangat mempengaruhi timbulnya serangan penyakit asma. Keadaan rumah misalnya sangat penting diperhatikan. Rumah sebaiknya tidak lembab, cukup ventilasi dan cahaya matahari. Saluran pembuangan air harus lancar. Kamar tidur merupakan tempat yang perlu mendapat perhatian khusus. Sebaiknya kamar tidur sesedikit mungkin berisi barang-barang untuk menghindari debu rumah. (medicastore.com)
http://mediapenunjangmedis.dikirismanto.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Pencegahan Penyakit ~ Mencegah Penyakit ~ Mengatasi Penyakit ~ Kesehatan Tubuh ~ Penyakit Kesehatan ~ Penyakit Tubuh dan Pencegahan Penyakit:Mencegah Penyakit&Mengatasi Penyakit-Kesehatan Tubuh Bandung di 88db.com