Tampilkan postingan dengan label foto outdoor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label foto outdoor. Tampilkan semua postingan

Tips Fotografi Pernikahan



1. Penerangan yang fleksibel karena built in flash tidak dapat di gunakan pada semua situasi. Gunakan external flash, diffuser(membuat cahaya flash lebih lembut), lampu flash kedua sehingga cahaya seperti dalam studio wedding photo atau photo wedding.

2. Perluas pandangan dengan wide converter, panorama( foto objek dalam beberapa segmen dan satukan dalam pc)


3. Filter kamera agar dapat menghasilkan segalanya yang di inginkan dari sebuah jepretan. Gunakan filter polarizer(agar terhindar dari refleksi yang tidak di inginkan sehingga warna lebih cerah), filter uv(mengurangi efek kabut akibat pantulan sinar uv), filter gradual nd(untuk menyeimbangkan foto dengan latar belakang yang kontras)

4. Agar gambar wedding photo atau photo wedding lebih detail, anda bisa gunakan zoom extra pada kamera saku(digital zoom- namun kualitas gambar kurang), menambah teleconverter pada kamera saku dan maro converter untuk meningkatkan fungsi macro sehingga memperoleh foto gambar di mensi baru.

5. Gunakan lcd yang lebih baik agar photo artistic dan artistic photodapat ekposure lebih baik di bawah sinar matahari. Alat itu antara lain: hood lcd(menampilkan kontras yang lebih baik di bawah sinar matahari), tube karton bekas tissue untuk menahan sinar matahari.

6. Filter kamera photo artistic dan artistic photo untuk menopang kamera jika ingin melakukan eksposure yang lebih lama dengan menggunakan berbagai macam tripod yaitu: ringan, mini dan monopod.

7. Filter kamera untuk photo outdoor minimal harus ada 2 orang atau lebih untuk mengerjakan pemotretan photo outdoor dengan menggunakan reflektor lipat ataupun manfaatkan dinding/kain berwarna putih yang di potret bersama dengan objek.

Selamat mencoba.

Dukung kampanye stop dreaming start action

http://ruangpajang.com

Photo Outdoor dan Teknik Portrait

Saat mengambil foto di luar ruangan (Photo Outdoor), perhatikan situasi yang menjadi latar belakang foto tersebut. Pilihlah pohon, bunga, pagar kayu, atau tembok rumah sebagai latar belakang. Jangan mengambil Photo dengan latar kegiatan yang sibuk seperti jalan raya, kabel listrik, atau daerah bisnis dan sibuk. Hal ini dapat mengurangi keindahan hasil Wedding Photo Outdoor Anda. Ingatlah subyek Anda dalam foto potret adalah orang yang akan Anda foto saja dan bukan latar belakangnya.

Bagaimana dengan pencahayaan?

Jika Anda mengambil foto di luar ruangan (Photo Outdoor), saat terbaik adalah pada sore hari, karena udara lebih tenang dan warna cahaya terlihat lebih hangat. Hindari cahaya matahari terlalu terik sehingga membuat mata dari subyek Wedding Photo Outdoor Anda menjadi sipit karena terlalu silau.

Jika matahari terlalu terik, posisikan agar matahari menyinari dari belakang subyek Photo Anda. Memang hal ini akan menyebabkan wajahnya menjadi gelap karena menjadi bayangan matahari yang menyinari dari belakang. Anda dapat menggunakan flash atau blitz atau lampu kilat untuk menerangi daerah yang menjadi bayangan matahari. Anda juga dapat menggunakan reflector atau yang paling mudah menggunakan white board untuk memantulkan cahaya matahari ke bagian yang menjadi bayangan matahari. Lihat Artistic Photo Outdoor dan Wedding Photo.

Apa yang perlu diperhatikan saat foto indoor atau di dalam ruangan?

Jika Anda mengambil foto di dalam ruangan, Anda bisa mempersilahkan subyek Photo Wedding yang Anda foto untuk duduk di kursi atau sofa yang diletakkan di depan sebuah tembok berwarna cerah atau di dekat tanaman indoor

Anda juga dapat mengatur agar latar belakang foto (Photo Wedding) tersebut menggambarkan pekerjaan dan kegiatan favorit dari subyek yang Anda foto. Misalnya Anda dapat meletakkan meja atau alat jahit sebagai latar belakang.

kumpulan.info

Temukan informasi lainnya hanya di Photo Outdoor - Wedding Photo - Photo Wedding - Photo Artistic - Artistic Photo - Wedding Photo Outdoor - Artistic Photo Outdoor - Photo hanya di 88db.com

Konsep Photography Outdoor

Fotografi Outdoor tentu berbeda dengan fotografi studio, tentunya Photo Outdoor memiliki keunggulan tersendiri. Meskipun didalam studio sang fotografer dapat mengatur sendiri sumber dan arah cahaya lampu kilat (blitz) namun hasil Photonya sama sekali tidak bisa menyamai hasil Photo Outdoor. Fotografi outdoor juga memerlukan kecermatan dalam memilih angle dan lokasi pemotretan untuk mendapatkan hasil Artistic Photo yang maksimal dari sisi pencahayaan.

Berdasarkan pengalaman kami, ada 4 faktor yang sangat mempengaruhi kualitas estetika karya photography yang mengandung unsur manusia sebagai point of interest.

KEMAMPUAN FOTOGRAFER

Ini adalah FAKTOR UTAMA yang menentukan kualitas sebuah karya fotografi. Photographer dituntut untuk pandai memilih sudut, menggunakan alat yang tepat, memilih lokasi, dan tentunya mahir dalam men-setting kameranya. Photographer studio belum tentu mahir di alam terbuka, jika memang anda menyukai oudoor photography pilihlah fotografer yang berpengalaman dalam memotret foto landscape / pemandangan ataupun outdoor (Wedding Photo Outdoor) . Photographer studio terbiasa dengan ketersediaan lighting yang bisa diatur sesuka hati fotografer, namun tidak demikian keadaannya untuk fotografer outdoor. Dengan kata sederhana, fotografer studio belum tentu mahir memotret outdoor, tapi fotografer outdoor pasti mampu memotret indoor (Artistic Photo Outdoor).

POSE DAN EKSPRESI

Ini adalah faktor utama yang kedua dalam sebuah karya Photo yang mengandung unsur manusia seperti Wedding Photo Outdoor. Seindah-indahnya sebuah foto jika model yang difoto tak mampu berekspresi / pose tentunya akan mengurangi keindahan hasil foto tersebut. Usahakan untuk mempelajari pose - pose dan expresi yang sederhana sebelum melakukan sesi pemotretan (Photo Artistic). Rencanakan foto pra pernikahan (Photo Wedding) jauh - jauh hari sebelum hari pernikahan anda. Yang perlu diingat adalah expresi yang baik adalah expresi alamiah yang anda rasakan setiap hari, tidak kaku dan tidak seperti dibuat-buat (Artistic Photo).

KONSEP PHOTO DAN KOSTUM YANG SESUAI

Konsep photo adalah tema dari foto itu sendiri. Contoh konsep photo (Photo Artistic) yang paling sederhana adalah tema CASUAL, dimana calon pengantin cukup mengenakan pakaian santai / casual, di foto seolah-olah mereka sedang berlibur di sebuah daerah yang menyenangkan. Sesuaikan warna kostum yang anda pakai dengan tempat dimana anda akan melakukan Artistic Photo Outdoor. Konsultasikanlah konsep foto dengan fotografer anda jauh-jauh hari sebelum sesi pemotretan dimulai.

LOKASI PEMOTRETAN

Jangan asal memilih lokasi pemotretan, pilihlah lokasi yang betul-betul indah untuk diabadikan. Jika lokasi pemotretan (Wedding Photo) kurang indah, biasanya fotografer hanya akan mengambil foto-foto secara close up karena memang backgroundnya kurang menarik. Jika memang demikian maka hasilnya tidak akan berbeda jauh dengan hasil foto studio. Cuaca di lokasi pemotretan juga berpengaruh sekali terhadap keindahan hasil akhir foto oudoor.

Sumber: anril.com

Temukan informasi lainnya hanya di Photo Outdoor - Wedding Photo - Photo Wedding - Photo Artistic - Artistic Photo - Wedding Photo Outdoor - Artistic Photo Outdoor - Photo hanya di 88db.com

Pengaturan Cahaya Dalam Foto Pernikahan

Jika Anda mengambil photography wedding di luar ruangan (outdoor), saat terbaik adalah pada sore hari, karena udara lebih tenang dan warna cahaya terlihat lebih hangat. Hindari cahaya matahari terlalu terik sehingga membuat mata dari subyek art photography Anda menjadi sipit karena terlalu silau.

Jika matahari terlalu terik, posisikan agar matahari menyinari dari belakang subyek
photography wedding Anda. Memang hal ini akan menyebabkan wajahnya menjadi gelap karena menjadi bayangan matahari yang menyinari dari belakang. Anda dapat menggunakan flash atau blitz atau lampu kilat untuk menerangi daerah art photography services yang menjadi bayangan matahari. Anda juga dapat menggunakan reflector atau yang paling mudah menggunakan white board untuk memantulkan cahaya matahari ke bagian yang menjadi bayangan matahari.

Jika mengambil gambar
photography art di dalam ruangan (indoor), gunakan blitz untuk pencahayaan. Anda juga dapat mengambil gambar di dekat jendela yang memiliki pencahayaan lebih terang. Lakukan ini di daerah yang memiliki tembok berwarna putih atau terang, karena akan memantulkan cahaya dari blitz kamera Anda sehingga lebih memperkuat pencahayaan.

http://kumpulan.info

Temukan informasi lainnya mengenai
Photography Service - Art Photography - Photography Wedding - Art Photography Service - Photography hanya di Photography Service: Art Photography Service & Photography Service Wedding Jakarta pada 88db.com

Fotografi Outdoor dan Indoor



Fotografi Outdoor atau
Studio Wedding Photo & Photography Wedding tentu berbeda dengan fotografi studio, tentunya fotografi outdoor atau Studio Wedding Photo & Photography Wedding memiliki keunggulan tersendiri. Meskipun didalam Wedding Studio & Photography Studio Wedding sang fotografer dapat mengatur sendiri sumber dan arah cahaya lampu kilat dari Wedding Studio & Photography Studio Wedding (blitz) namun hasil fotonya sama sekali tidak bisa menyamai hasil fotografi outdoor. Fotografi outdoor juga memerlukan kecermatan dalam memilih angle dan lokasi pemotretan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari sisi pencahayaan.Berdasarkan pengalaman kami, ada 4 faktor yang sangat mempengaruhi kualitas estetika karya photography yang mengandung unsur manusia sebagai point of interest. Termasuk didalamnya adalah karya foto pre wedding dan modelling:

  • KEMAMPUAN FOTOGRAFER
    Ini adalah FAKTOR UTAMA yang menentukan kualitas sebuah karya fotografi. Photographer dituntut untuk pandai memilih sudut, menggunakan alat yang tepat, memilih lokasi, dan tentunya mahir dalam men-setting kameranya untuk menyesuaikan dengan situasi yang akan diambil gambarnya. Photographer studio belum tentu mahir di alam terbuka, jika memang anda menyukai oudoor photography pilihlah fotografer yang berpengalaman dalam memotret foto landscape / pemandangan ataupun outdoor. Photographer studio terbiasa dengan ketersediaan lighting yang bisa diatur sesuka hati fotografer, namun tidak demikian keadaannya untuk fotografer outdoor. Dengan kata sederhana, fotografer studio belum tentu mahir memotret outdoor, tapi fotografer outdoor pasti mampu memotret indoor.
  • POSE DAN EKSPRESI
    Ini adalah faktor utama yang kedua dalam sebuah karya foto yang mengandung unsur manusia seperti pre wedding photography. Seindah-indahnya sebuah foto jika model yang difoto tak mampu berekspresi / pose tentunya akan mengurangi keindahan hasil foto tersebut. Usahakan untuk mempelajari pose - pose dan expresi yang sederhana sebelum melakukan sesi pemotretan. Seorang photographer tentunya bisa mengarahkan gaya / pose, tapi bila demikian tentunya akan mengurangi tingkat konsentrasi dan kreativitas sang fotografer. Usahakan untuk membiarkan fotografer berkonsenstrasi dengan kameranya. Perbanyak khasanah pose dan expresi dengan melihat majalah-majalah, foto-foto model terkenal, dll. Jika foto session anda dilakukan ditempat yang jauh, usahakan untuk tidak lelah, susunlah perjalanan yang relax dan santai. Rencanakan foto pra pernikahan jauh - jauh hari sebelum hari pernikahan anda. Yang perlu diingat adalah expresi yang baik adalah expresi alamiah yang anda rasakan setiap hari, tidak kaku dan tidak seperti dibuat-buat.
  • KONSEP PHOTO DAN KOSTUM YANG SESUAI
    Konsep photo
    Wedding Photo & Wedding Photography adalah tema dari foto itu sendiri. Contoh konsep photo yang paling sederhana adalah tema CASUAL, dimana calon pengantin cukup mengenakan pakaian santai / casual, di foto seolah-olah mereka sedang berlibur di sebuah daerah yang menyenangkan. Konsep lainnya bisa anda ciptakan sesuai kehendak anda.
  • LOKASI PEMOTRETAN
    Jangan asal memilih lokasi pemotretan
    Wedding Photo & Wedding Photography, pilihlah lokasi yang betul-betul indah untuk diabadikan. Jika lokasi pemotretan kurang indah, biasanya fotografer hanya akan mengambil foto-foto secara close up karena memang backgroundnya kurang menarik. Jika memang demikian maka hasilnya tidak akan berbeda jauh dengan hasil foto studio. Cuaca di lokasi pemotretan juga berpengaruh sekali terhadap keindahan hasil akhir foto oudoor.

Temukan info lain di Studio Wedding- Studio Photo- Studio Photography- Wedding Photo- Wedding Photography- Wedding Studio- Photography Studio Wedding- Studio Wedding Photo- Photography dan Studio Wedding: Studio Wedding Photo & Photography Studio Wedding Bandung Jawa Barat hanya di 88db.com


http://anril.com/serbi.php

Pre Wedding Photo

Foto Pre Wedding kini semakin banyak digemari oleh pasangan-pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan. Foto Pre Wedding atau Foto Pernikahan umumnya dibuat sebagai sebuah karya seni yang akan meninggalkan kesan indah, unik, dan bercitarasa pribadi.

Selain dikemas dalam bentuk album yang kelak layak dijadikan pajangan yang enak dipajang dan dibuka-buka di meja tamu (coffee table), beberapa foto pre-wedding juga dicetak besar untuk dipajang di area resepsi pernikahan.

Sebagai karya seni yang diharapkan indah dan bercitarasa pribadi, pengambilan foto-foto prewedding memerlukan perencanaan yang cermat agar kelak hasil karya foto Foto Pernikahan tersebut layak pajang baik di acara resepsi maupun di meja tamu.

Berikut ini beberapa tips ringan sebelum menjalani
sesi foto pre-wedding.


01. Tentukan Konsep Album Foto
Maksudnya adalah mau dijadikan bentuk seperti apa album yang kita inginkan. Contoh-contoh konsep untuk sebuah album foto di antaranya :

sekadar kumpulan foto indah dengan lokasi indah (seperti album foto konvensional)
konsep sebuah ceritera sebagaimana skenario film atau sinetron
konsep kalender yang dapat menggambarkan perubahan suasana dari musim ke musim
konsep komik dengan word balloons berisi kalimat-kalimat lucu
konsep majalah di mana ada halaman muka, pengantar redaksi, halaman isi, berbagai halaman rubrik
dan konsep-konsep lain sesuai imajinasi pasangan pre-wedding
02. Tentukan Tema Foto
Tema mengacu kepada nuansa (suasana dan setting) yang ingin dimunculkan dari karya foto Foto Wedding, Foto Studio Wedding & Studio Wedding. Beberapa contoh tema misalnya: etnik (Javanese, Minang, Chinese, Arabic, Sundanese), kolonial, masa remaja, oriental, horror, wild western (seperti film-film koboi), casual, office environment, futuristik, luar angkasa, gurun pasir, hutan Amazon, dan sebagainya sesuai imajinasi pasangan pre-wedding.

03. Pilih Kostum dan Lokasi
Pemilihan tema di atas sangat penting karena akan menentukan langkah selanjutnya yakni pemilihan kostum dan lokasi pemotretan. Banyak lokasi Studio Foto Pre Wedding atau Foto Pre Wedding Outdoor.di Indonesia tersedia untuk mendukung berbagai tema yang diinginkan. Banyak tempat di kota-kota besar juga menyediakan jasa penyewaan kostum untuk berbagai tema tersebut cth Studio Foto Pre Wedding atau Foto Pre Wedding Outdoor. Jika bingung dengan tema dan daya imajinasi sedang mentok, tema casual yang ringan bisa dijadikan pilihan terakhir

04. Pilih Fotografer yang Tepat
Ketiga tips di atas merupakan langkah awal yang sebaiknya dilakukan pasangan pre-wedding. Langkah selanjutnya adalah memilih fotografer yang cocok untuk keperluan sesuai tema. Jika tema yang dipilih menuntut banyak pemotretan di Foto Outdoor & Foto Studio dengan menggunakan berbagai efek pencahayaan buatan, maka fotografer dengan spesialis outdoor kurang dapat memberikan pelayanan yang memuaskan. Sebaliknya, jika sesi pemotretan akan banyak dilakukan di luar ruangan dengan kondisi alam atau Foto Outdoor & Foto Studio yang mendekati ekstrim (misal sangat panas, sangat dingin, sangat basah, dll), maka pilihlah fotografer yang memang tangguh dan handal untuk kondisi-kondisi semacam itu.

Demikianlah sekadar tips agar karya foto pre-wedding memiliki nilai lebih.


Temukan berbagai info dan jasa lainnya mengenai Foto Pernikahan | Foto Pre Wedding | Foto Outdoor | Foto Studio | Foto Wedding | Foto Studio Wedding | Studio Wedding | Pre Wedding Studio | Studio Foto Pre Wedding | Foto Pre Wedding Outdoor hanya di Foto Pre Wedding & Outdoor : Foto Studio | Pernikahan & Wedding Tangerang 88db.com


Sumber: javarana.com