Kesibukan dan rutinitas kadang membuat kita lupa bahwa beberapa bagian tubuh memerlukan perawatan. Contohnya saja telinga. Perawatan organ vital ini sering diabaikan meski fungsinya sebagai indera pendengaran sangatlah penting bagi kita.
Pada bagian dalam pada telinga, ada sejumlah toksin yang terus diproduksi dan harus dibersihkan agar telinga selalu sehat dan bersih. Selain itu, struktur organ telinga yang terbuka menyebabkan debu dan kotoran mudah masuk dan bersarang di dalam kuping.
Cara tradisional yang selama ini sering dilakukan Untuk membersihkan telinga adalah menggunakan cotton bud. Namun cara ini juga cukup beresiko karena jika tidak berhati-hati, cotton bud dapat melukai atau merusak bagian dalam telinga. Resiko lain, cotton bud dapat tertinggal di dalam telinga.
Cara lain yang lebih modern, nyaman, dan aman untuk membersihkan telinga adalah dengan menggunakan terapi Ear Candle (lilin telinga). Ear Candle Therapy cukup efektif mengangkat kotoran yang berada dalam telinga. Dengan menggunakan Ear Candle yang berbentuk pipa yang berbentuk kerucut yang di ujungnya memiliki filter, kotoran lebih banyak terangkat.
Cara kerjanya Ear Therapy sangat sederhana. Sekitar 5 menit dilakukan pemijatan di sekeliling telinga. Kemudian ear candle yang memiliki panjang kurang lebih 20 cm itu sebagian ujungnya yang memiliki diameter terkecil dimasukkan ke dalam telingga. Lilin dibakar hingga menyisakan 1-2 cm di atas bagian filter.
Ear Candle Therapy sendiri merupakan balutan aromaterapi pada media semacam kain yang digulung menjadi pipa yang mengkrucut dengan sebuah filter di ujung diameter terkecil. Berbagai jenis aromaterapi dari ear candle, antara lain papermint, lavender, bergamot dan lainnya.
Ear Therapy ini sangat bagus untuk kesehatan telinga. Kotoran akan terangkat dengan aman. Pada orang yang pertama kali melakukan terapi ini biasanya akan banyak kotoran telinga yang terangkat.
Beberapa manfaat yang dapat dari Ear Candles terapi ini antara lain, membuat wajah lebih segar, menyamankan perasaan dan mengatasi insomnia, mengatur keseimbangan energi, mengurangi ketegangan dan stres, meringankan pusing, migren dan lainnya. Anda tertarik mencoba Ear Wax Candle?
pijatbagus.wordpress.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Terapi lilin telinga (ear candle) berasal dari suku Indian, penduduk asli Amerika. Lilin telinga terbuat dari sarang tawon dengan linen kualitas tinggi. Lilin telinga (ear candle) ini berbeda dengan lilin yang dikenal sehari-hari, yang terbuat dari parafin. Panjang lilin telinga 30 sentimeter dan berongga. Sampai saat ini hanya tersedia dua ukuran rongga, yakni 5/8 inci yang digunakan untuk terapi orang dewasa dan ukuran rongga 1/2 inci untuk anak-anak. Bahan ear candle therapy ini diimpor dari Amerika Serikat. Bentuknya meruncing dan diberikan tatakan bulat yang terbuat dari karton yang dilapisi alumunium foil, saat lilin itu dibakar.
Terapi (ear therapy) dengan menggunakan lilin ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, khususnya pendengaran, dan bisa juga menyembuhkan sejumlah penyakit. Dari sekitar 5.600 pasien yang datang sejak pertengahan 2004 sampai saat ini, diketahui ear therapy bisa menyembuhkan penderita tuli, sekaligus mempertajam pendengaran, vertigo (sakit kepala yang berputar-putar), migrain (sakit kepala sebelah), mengatasi infeksi telinga tengah (otitis media), penyakit telinga berupa nanah kuning kental berbau busuk (congek), tinitus (telinga yang berdengung), sinusitis (infeksi di rongga hidung), serta insomnia (penyakit sulit tidur).
Sebelum ditherapy, telinga pasien diperiksa dengan alat bernama otoskop (ear candle therapy). Dengan alat ini bisa diketahui apakah di gendang telinga sudah menempel jamur, ada bisul atau radang, atau ada kotoran yang mengeras. Kalau di gendang telinga hanya ada jamur, bisul, atau radang, pasien bisa langsung diterapi. Lihat ear wax candle dan ear candles.
Tetapi kalau ada kotoran yang keras, ditetesi obat untuk melunakkannya, lalu diangkat, kemudian baru diterapi. Saat diterapi, pasien tidur dalam posisi miring-tegak lurus. Lalu, bagian lilin yang runcing (bagian ujung) dimasukkan ke lubang telinga dan bagian pangkalnya dibakar (ear candle indonesia).
Setiap therapy
Panas itu membuat tekanan udara di pangkal lilin menjadi rendah. Asap dari pembakaran lilin masuk ke seluruh ruang telinga (ear candle indonesia). Dalam waktu tertentu (sekitar 7-10 menit) asap di dalam rongga telinga menjadi jenuh, kemudian terdesak keluar sambil membawa partikel-partikel (kotoran telinga/wax) yang berada di rumah siput (tymphani), serta jamur yang menutup gendang telinga. Dalam beberapa kasus, asap itu bahkan membawa bakteri dan jamur.
sumber: afadillah.blogspot.com
Temukan informasi lainnya hanya di Ear Candle Indonesia | Ear Candle | Ear Therapy | Ear Wax Candle | Ear Candles | Ear Candle Therapy | Therapy hanya di 88db.com
Terapi ear candle ini bukanlah hal baru di dunia kesehatan. Sekitar 4.000 tahun lalu suku Indian, penduduk asli Amerika, memanfaatkan ear candle untuk upacara spiritual. Ear Candle therapy product yang digunakan saat itu terbuat dari kulit jagung yang dilapisi sarang lebah. Saat ini kain linen digunakan sebagai pengganti kulit jagung.
Selain membersihkan telinga dari segala macam kotoran, ear therapy ini efektif untuk mengobati gangguan pendengaran, misalnya migrain, vertigo, sinusitis, insomnia, autisme pada anak, bahkan stres atau depresi. "Pasien yang mengalami depresi biasanya menjadi jauh lebih rileks setelah mengikuti ear candle therapy ini," ujar Dra Susana Budiman yang akrab dipanggil Ibu susan ini.
Lilin yang digunakan dalam terapi tentu saja bukan candle therapy biasa. Lilin khusus yang digunakan disebut dengan ear candle therapy. Bentuknya seperti lilin biasa. Hanya saja bagian tengahnya berlubang seperti sedotan minuman. Therapy candle tersebut berdiameter 1,5 cm dan panjang kira-kira 20 cm. Ear candle therapy terbuat dari sarang lebah, kain linen kualitas tinggi, chamomile, dan sage yang bisa membunuh kuman di dalam telinga. Karena menggunakan sarang lebah, warna ear therapy product bisa berubah sesuai musim, tergantung pada jenis bunga yang madunya dihisap oleh sang lebah. Selain therapy candle, diperlukan tatakan untuk mencegah serpihan lilin ear product masuk ke dalam telinga. Sementara otoscope ear product, digunakan sebagai alat peneropong kondisi telinga dari luar.
Sebenarnya, ada berbagai negara. Diantaranya lilin therapy medicine dari Kanada. Lilin ear medicine jenis ini menggunakan kapas di tengah-tengah lubang sebagai filter. Namun, kapas ear therapy ini justru mengundang masalah.
Lain lagi dengan lilin produksi dalam negeri yang kualitasnya kurang baik. "Kalau dibakar bukannya membersihkan telinga malah bikin sampah dalam telinga," ujarnya. Selain kedua jenis tadi, masih ada lagi jenis lilin yang ternyata tidak mampu mengangkat kotoran dalam telinga. "Terbaik adalah ear candle yang berasal dari Amerika Serikat. Kualitasnya bagus dan kandungan sage-nya mengandung antibiotik alami. Karena itu, pasien harus selektif dalam memilih jenis lilin sebelum diterapi," tambahnya sambil menunjukkan lilin tersebut.
http://lifestyle.okezone.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Ear Therapy | Ear Medicine | Therapy Product | Ear Candle | Therapy Medicine | Ear Product | Therapy Candle | Candle Therapy | Ear Candle Therapy dan Ear Therapy Product : Ear Therapy Candle & Ear Therapy Medicine Kalimalang Jakarta Timur di 88db.com