Tampilkan postingan dengan label desain batik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain batik. Tampilkan semua postingan

Warna Yang Harus Dihindari

Kita harus jeli memilih model batik yang cocok. Misalnya memilih baju batik atau baju kebaya dari penjual batik. Memilih pakaian batik modern sesuai gaya mode batik dan kepribadian dari batik online, sangat menunjang penampilan. Memilih busana batik dari penjual baju juga menyangkut urusan warna batik modern dan motif baju batik di penjual busana. Malah untuk sebagian orang, pemilihan warna model batik, masalah sensitif. Ada kesan warna-warna tertentu dihindari. Seperti baju batik atau baju kebaya mana yang cocok warnanya atau dianggap bukan pilihan yang tepat untuk pria. Merah atau orange pun masih dihindari sebagian wanita.

Mempelajari warna busana batik di penjual batik yang cocok dan sebaiknya dipakai membuat ruang kreativitas Anda untuk berpakaian semakin terbuka luas. Di kemudian hari, Anda juga akan lebih cepat dalam memadupadankan pakaian mode batik dari batik online yang Anda pakai dengan berbagai elemen aksesori pakaian dari penjual baju, misalnya saputangan, syal, sepatu, dll. Sebenarnya, tiap orang sah-sah saja memakai warna apa pun, tapi sekali lagi warna kulit harus dijadikan pertimbangan tersendiri.

Panduan memilih warna pakaian berdasarkan warna kulit
Warna kulit gelap
Lebih baik memilih warna-warna yang justru kontras dengan warna kulit Anda. Adapun warna yang terbaik untuk jenis kulit gelap antara lain : putih, pink, khaki, abu-abu, baby blue, hindari warna seperti cokelat gelap, hitam, magenta, turquoise, hijau daun. Untuk Anda yang berkulit agak kecoklatan perpaduan warna terang dan gelap akan bagus untuk kulit Anda, pilih yang Anda suka. Adapun warna yang dapat Anda pilih, hitam, pink, burgundy, beige, navy, tapi hindari warna olive, merah, dan cokelat gelap.

Untuk warna kulit putih
Untuk Anda yang memiliki warna kulit lebih terang, bisa memilih warna yang lembut dan pastel. Warna yang cocok akan membuat Anda terlihat menggoda dan lebih rileks. Misalnya blus batik atau blouse batik dari penjual busana warna apa. Adapun warna yang cocok, off-white, cokelat, biru terang, beige, bold blue. Satu kunci yang harus Anda perhatikan warna yang Anda pakai harus terang dan bersih. Sedangkan warna yang harus dihindari antara lain : purple, merah, orange, dan kuning. Anda bisa mencoba batik pilihan dari Accent dimana accent menampilakan batik-batik dengan warna- warna yang cerah sehingga bisa membuat kulit putih anda semakin cemerlang.

http://www.accentfashion.com/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Seni Batik Tulis Jawa

Perkembangan Batik pada masa sekarang cukup menggembirakan, hal ini berdampak positif bagi produsen batik-batik di berbagai daerah. Permintaan Batik Tulis maupun batik cap sangat tinggi sekali, walaupun kebutuhan pasar batik tersebut sebagian sudah dipenuhi dengan tekstil berMotif Batik yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan tekstil yang bermodal besar. Beberapa pengrajin batik menghendaki untuk pembayaran di muka agar produksinya bisa lancar dan pembeli akan segera menerima pesanan yang diminta, hal ini mengingatkan pada masa tahun 70-an dimana pada waktu itu Pembuatan Batik juga mengalami permintaan yang cukup lumayan jumlahnya.

1. Dikerjakan dengan menggunakan canting yaitu alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk bisa menampung malam (lilin batik) dengan memiliki ujung berupa saluran/pipa kecil untuk keluarnya malam dalam membentuk gambar awal pada permukaan kain.

2. Bentuk gambar/desain pada Batik Tulis tidak ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak bisa lebih luwes dengan ukuran garis Motif Batik yang relatif bisa lebih kecil dibandingkan dengan batik cap

3. Gambar Motif Batik Tulis bisa dilihat pada kedua sisi kain nampak lebih rata (tembus bolak-balik) khusus bagi batik tulis yang halus.

4. Warna dasar kain biasanya lebih muda dibandingkan dengan warna pada goresan Motif Batik Tulis (batik tulis putihan/tembokan).

5. Setiap potongan gambar (ragam hias) yang diulang pada lembar kain biasanya tidak akan pernah sama bentuk dan ukurannya. Berbeda dengan batik cap yang kemungkinannya bisa sama persis antara gambar yang satu dengan gambar lainnya.

6. Waktu yang dibutuhkan untuk Pembuatan Batik Tulis relatif lebih lama (2 atau 3 kali lebih lama) dibandingkan dengan pembuatan batik cap. Pembuatan Batik Tulis yang halus bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya.

7. Alat kerja berupa canting harganya relatif lebih murah berkisar Rp. 10.000,- hingga Rp. 20.000,-/pcs.

8. Harga jual batik tulis relatif lebih mahal, dikarenakan dari sisi kualitas biasanya lebih bagus, mewah dan unik.

Sumber: netsains.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Batik Tulis - Motif Batik - Motif Batik Tulis - Pembuatan Batik - Pembuatan Batik Tulis - Batik di 88db.com

Apa Ciri Batik Tulis?

# Pembuatan batik menggunakan canting yaitu alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk bisa menampung malam (lilin batik) dengan memiliki ujung berupa saluran/pipa kecil untuk keluarnya malam dalam membentuk gambar awal pada permukaan kain.

# Bentuk gambar/desain pada
batik tulis tidak ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak bisa lebih luwes dengan ukuran garis motif yang relatif bisa lebih kecil dibandingkan dengan batik cap.

# Gambar
motif batik tulis bisa dilihat pada kedua sisi kain nampak lebih rata (tembus bolak-balik) khusus bagi batik tulis yang halus.

# Warna dasar kain biasanya lebih muda dibandingkan dengan warna pada goresan
motif batik tulis (batik tulis putihan/tembokan).

# Setiap potongan gambar (ragam hias) yang diulang pada lembar kain biasanya tidak akan pernah sama bentuk dan ukurannya. Berbeda dengan
batik cap yang kemungkinannya bisa sama persis antara gambar yang satu dengan gambar lainnya.

# Waktu yang dibutuhkan untuk
pembuatan batik tulis relatif lebih lama (2 atau 3 kali lebih lama) dibandingkan dengan pembuatan batik cap. Pengerjaan batik tulis yang halus bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya.

# Alat kerja berupa canting harganya relatif lebih murah.

# Harga jual
batik tulis relatif lebih mahal, dikarenakan dari sisi kualitas biasanya lebih bagus, mewah dan unik.

www.batikraddin.com

Temukan informasi lainnya mengenai
Batik Tulis - Motif Batik - Motif Batik Tulis - Pembuatan Batik - Pembuatan Batik Tulis - Batik hanya di Batik Tulis: Motif Batik Tulis & Pembuatan Batik Tulis Surakarta Jawa Tengah pada 88db.com

Motif Batik Indonesia Tanpa Nama

Kurang lebih seribu motif Batik di Museum Batik, Jalan dr Soetomo, Yogyakarta, belum dipatenkan. Di antara batik-batik yang tersimpan ada yang umurnya ratusan tahun. Paling kuno buatan 1700 hingga paling muda tahun 1950. "Biaya paten mahal, sampai puluhan juta." kata Prayoga, kurator di museum itu, kemarin.

Banyak motif Batik yang tidak diketahui siapa penciptanya. Identifikasi mudah dilakukan. Informasi tentang asal Traditional Batik bisa dilihat dari corak dan warna. Usianya bisa diamati dari umur kainnya. "Banyak yang tertulis NN (no name)," ungkap Prayoga.


Secara garis besar motif Traditional Batik terbagi atas dua: batik keratonan (seperti batik Solo dan Yogyakarta) dan batik pesisiran (dari Cirebon, Pekalongan, hingga Madura). Menurut Prayoga, perbedaan itu bisa ditentukan dari warnanya. Lihat Gallery Batik dan Traditional Batik.

Batik keratonan cenderung didominasi cokelat sogan. Contohnya kain panjang Soga Jawa dengan motif Parang Kusumo Gondusuli asal Yogyakarta pada 1950-1960. Begitu juga sarung panjang Soga Jawa bermotif boketan adu jago dasar polos dari Yogyakarta pada 1920-1930. Ada pula kain panjang Soga Jawa dengan pola loreng besar curigo dan pari sewuri dari Klaten pada 1950-1960 (Traditional Fashion Design).

Sedangkan batik pesisir cenderung berwarna cerah dan dekoratif. "Sehingga tidak hanya pakai canting (Batik Painting), tapi juga colet (semacam kuas)," tutur Prayoga. Dia mencontohkan sarung Isen-isen Antik bercorak untaian bunga, tumpal blabakan, dan galar seling lung daun dari Pekalongan, buatan 1880-1890. Ada juga sarung bercorak boketan Isen-isen dengan dasar galar seling halus, dari Pekalongan yang dibuat pada 1880-1890.

Menanggapi soal paten batik, Dharma Gupta, Ketua Forum Pelestarian Lingkungan Yogyakarta, mengatakan langkanya upaya mematenkan Design Batik/motif batik disebabkan motif itu sudah ada secara turun-temurun. "Orang Yogya nggak berani mematenkan motif yang sudah ada karena turun-temurun," katanya. Lihat Gallery Batik dan Fashion Batik.

Menurut Dharma, mematenkan motif batik (Batik Painting) itu terkait dengan hak cipta. Padahal, pencipta Design Batik itu tidak diketahui. Sekarang, kata dia, masyarakat hanya meniru atau menduplikasi motif yang sudah ada. "Batik merupakan warisan budaya. Usia kainnya yang tua bisa dilihat. Kalau motifnya kan bisa diduplikasi," tutur Dharma.

Sumber: tempointeraktif.com

Temukan informasi lainnya hanya di Fashion Design - Traditional Design - Traditional Fashion - Batik Painting - Design Batik - Fashion Batik - Traditional Batik - Gallery Batik - Traditional Fashion Design - Batik dan Leloehoer Gallery: Exclusive Traditional Fashion Design - Batik Painting & Natural Home Spa Products hanya di 88db.com

Batik, Pengakuan Warisan Budaya Indonesia

Pemerintah sedang memperjuangkan agar batik / Busana Batik diakui sebagai warisan budaya milik Indonesia di dunia melalui Lembaga PBB di Bidang Pendidikan, Ilmiah dan Budaya (UNESCO) pada tahun ini.

"Kami menargetkan pada September atau Oktober tahun ini Busana Batik sudah mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia," ujar Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Depperin Fauzi Azis, di sela-sela Pameran Batik Jawa Timur, di Plasa Depperin, Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan saat ini pengajuan batik sebagai warisan budaya khas Indonesia yang diakui dunia itu sedang diteliti oleh badan dibawah UNESCO yang beranggotakan sejumlah negara antara lain Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Kenya, Turki, dan Estonia. Lihat Batik Online dan Jual Batik.

"Badan di bawah UNESCO itulah yang akan menilai, karena itu kami sedang melobi berbagai negara-negara tersebut untuk mendukung pengakuan batik sebagai warisan budaya Indonesia," ujar Fauzi.

Untuk itu, sejumlah departemen dibawah koordinasi Menko KESRA seperti Departemen kebudayaan dan Pariwisata, Depperin, Departemen Perdagangan, dan Departemen Luar Negeri, melakukan pendekatan dan upaya ke UNESCO agar batik segera diakui sebagai warisan budaya khas Indonesia.

Ia mengatakan pengakuan batik oleh lembaga PBB itu bukan untuk pengakuan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) tetapi sebagai warisan budaya milik Indonesia yang bisa dikembangkan siapa saja. "Boleh saja nanti batik Malaysia, Thailand, dan lain-lain, tapi tetap ada pengakuan batik khas Indonesia," katanya.

Fauzi mengatakan pengakuan batik sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO memiliki arti penting bagi para perajin pula, karena dengan pengakuan tersebut negara memiliki kewajiban untuk melindungi dan melestarikan batik di dalam negeri.

"Keuntungan ekonominya bagi para perajin batik, mereka mendapat rasa aman bahwa negara akan melindungi dan melestarikan batik, sehingga mereka merasa aman untuk berkreasi dan mengembangkan bisnisnya," ujar Fauzi.

Ia menjelaskan selama ini batik telah memberi dampak berantai bagi kegiatan ekonomi masyarakat khususnya di sentra batik. Ia memperkirakan nilai produksi Baju Batik per tahun mencapai puluhan miliar rupiah dan pasarnya terus berkembang baik di dalam negeri dan maupun ekspor. Lihat Model Batik dan Batik Modern

Nilai ekspor produk Baju Batik ke berbagai negara diperkirakan mencapai sekitar 125 juta per tahun. "Pasar ekspornya terus berkembang, terutama batik dengan pewarna alam yang ramah lingkungan," kata Fauzi.

Harga batik dan Model Batik dengan pewarna alam bervariasi mulai dari Rp200 ribu sampai Rp5 juta per helai kain. Perajin batik, Ririn Asih Pindari dari Sidoarjo, mengatakan batik dengan pewarna alam memiliki keunggulan yaitu tidak mudah pudar warnanya dibanding pewarna kimia.

"Kami menggunakan tumbuh-tumbuhan seperti secang untuk warna merah dan mahoni untuk merah marun," ujarnya.

Sumber:antara.co.id

Temukan informasi mengenai Model Batik, Baju Batik, Jual Batik, Batik Online, Batik Modern, Mode Batik, Busana Batik dan Model & Baju Batik : Jual Batik Online & Modern - Mode & Busana Batik Surabaya pada 88db.com.

Sayangi Karya Batik

Akhir-akhir ini, kalau saya perhatikan, pakaian bercorak batik atau model batik sedang populer di kalangan wanita, terutama remaja untuk pakaian sehari-hari. Sebelumnya, model batik atau pakaian batik lebih sering digunakan hanya untuk acara-acara resmi. Munculnya trend baju batik seperti ini menimbulkan 2 pertanyaan dalam benak saya; apakah ini bentuk sikap kecintaan mereka terhadap hasil karya tradisional Indonesia atau justru ini bentuk reaksi kemarahan mereka karena ada negara tetangga yang mengklaim baju batik sebagai “milik” mereka?

Saya baru menyadari betapa maraknya pakaian batik beberapa minggu yang lalu, ketika ibu saya, yang seoarang penjual batik bukan batik online , menawarkan pakaian batik dagangannya untuk saya pakai sehari-hari. Tidak biasanya, saya tidak menolak. Saya malah dengan senang hati menerimanya. Entah karena memang modelnya yang bagus sehingga saya ingin memakainya, atau entah karena tanpa saya sadari pakaian batik sudah mulai marak di kalangan remaja putri sehingga saya ingin mengikuti trend. Namun, apapun alasannya, saya mulai memakai pakaian batik sebagai pakaian sehari-hari di saat batik mulai manjadi trend.

Saya pikir, mungkin alasan orang-orang mulai gemar memakai mode batik karena mereka memang menyukainya sebagai karya bangsa. Terlebih lagi memang akhir-akhir ini model-model mode batik yang ditawarkan bisa dibilang up to date atau batik modern. Buat saya itu bagus, karena dengan begitu batik sebagai karya tradisional dari daerah-daerah di Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan dunia masa kini sehingga mampu bersaing dengan maraknya busana barat yang juga populer. Tetapi saya jadi heran, mengapa baru sekarang batik menarik perhatian berbagai kalangan lewat desain-desainnya yang modern?

Ternyata menurut paman saya yang merupakan penjual batik dan pengusaha batik bukan batik online , yang juga baru akhir-akhir ini memproduksi batik berdesain up to date, alasan para produsen batik melakukan ini semua adalah atas dasar kejengkelan mereka terhadap Negara tetangga yang tiba-tiba mengklaim batik sebagai “milik” mereka. Mereka sebagai agen-agen penerus budaya batik Indonesia merasa sangat tersinggung dan tidak dihargai. Susah-susah mempertahankan keberadaan batik di Indonesia, tiba-tiba batik diaku Negara tetangga. Maka dari itu, untuk membuktikan bahwa batik “milik” Indonesia, mereka pun membuat pakaian batik yang berdesain batik modern untuk dipakai sehari-hari, sehingga masyarakat dapat sering memakainya.

Di satu sisi, hal itu terdengar menyenangkan, karena menunjukkan betapa para produsen itu berusaha kuat untuk membuktikan busana batik adalah milik Indonesia. Namun ada nada ironi juga di sana, karena menunjukkan bahwa kita baru bisa mempertahankan busana batik sebagai milik bangsa setelah ada yang menyerang dengan memperebutkan pengakuan kepemilikan batik. Kalau memang batik milik bangsa Indonesia, seharusnya sudah dari dulu batik digunakan sehari-hari. Tidak perlu hak paten, karena tradisi tidak ada yang asli. Namun, jika ingin memilikinya, seharusnya kita mencintai dan menjaganya sejak dulu. Kalau saja batik sudah marak digunakan sejak dulu, mungkin tidak akan ada yang berani mengakui kepemilikannya di Negara lain.

Jika ternyata maraknya pakaian batik sehari-hari adalah reaksi emosi sesaat terhadap Negara tetangga, mungkin saja ini akan menjadi trend sesaat. Ketika situasi meredam, mungkin saja orang-orang akan mulai meninggalkannya dan terbuai dengan keadaan aman bahwa kita sudah berhasil membuktikan bahwa batik adalah “milik” bangsa Indonesia. Hal ini tentu saja akan makin menimbulkan ironi, karena menunjukkan kecintaan yang begitu dangkal terhadap karya bangsa. Kecintaan hanya muncul sebagai reaksi emosional atas serangan bangsa lain.

Saya hanya bisa berharap pembuktian kecintaan masyarakat pakaian batik saat ini tidak akan mereda begitu saja ketika serangan dari Negara tetangga ikut mereda. Semoga trend batik ini tidak seperti trend mode yang tiap setahun sekali ditinggalkan dan dilupakan begitu saja, kemudian diganti dengn trend baru lagi.

nadsky.blogspot.com

Temukan informasi lain mengenai Model Batik, Baju Batik, Jual Batik, Batik Online, Batik Modern, Mode Batik, Busana Batik di Model & Baju Batik : Jual Batik Online & Modern - Mode & Busana Batik Surabaya hanya di 88db.com