Tampilkan postingan dengan label bisnis percetakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis percetakan. Tampilkan semua postingan

Risiko Usaha Printing

Memulai usaha ini dapat menggunakan gedung minimum 50-100 meter persegi dengan biaya sewa Rp 7,5 juta-Rp 15 juta per tahun. Awal menjalankan bisnis percetakan Jakarta tidak masalah walaupun di Jakarta biaya lebih mahal. Letak gedung usaha sebaiknya di pinggir jalan agar dapat dilihat berbagai pihak, terkecuali target pasarnya sangat berbeda. Apabila pesanan sudah banyak, maka pengusaha dapat menggunakan ruko dengan sewa Rp 75 juta per tahun.

Pengusaha juga harus mempunyai pegawai rendahan, minimum satu orang, dengan gaji sebesar biaya UMR. Tugas mereka mengantarkan barang dan merapikan hasil cetakan. Biaya listrik dan air tergantung pemakaian. Pengusaha minimum membayar listrik sebesar Rp 500.000 per bulan.


Dalam memproses cetakan, pengusaha membutuhkan tinta cetak, flat, dan buruh yang biayanya sekitar 10 persen dari nilai produksi. Secara kasar perhitungan hasil cetakan, ongkos cetak secara rata-rata Rp 10 per lembar. Jika menambah satu warna, maka tambahan biaya sekitar Rp 10. Sebagai bahan cetakan, minimal adalah kertas HVS 70 gram yang harganya Rp 50-Rp 55 per lembar. Jika memakai HVS 80 gram, maka biayanya Rp 60 per lembar.


Biaya pokok produksi telah dijelaskan, selanjutnya harga jual produk cetakan dinilai dengan harga pokok produksi ditambah margin yang diinginkan. Pengusaha percetakan biasanya mengambil margin 25 persen, tetapi bisa lebih kecil apabila pesanan cetakan semakin banyak.


Pemasaran bisnis dapat dimulai dengan mencetak keperluan kantor sehingga dapat melakukan penawaran ke kantor-kantor. Teman terdekat sebagai pelanggan pertama dapat dipergunakan. Namun, banyak juga pengusaha yang mengejar cetakan dari departemen karena sekali mencetak pesanan sangat banyak. Hubungan baik dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk mendapatkan pesanan besar. Tidak terkecuali
percetakan Jakarta karena itu penting sekali.


Uraian sebelumnya memberi gambaran bahwa apabila ingin memulai usaha ini dapat dilakukan dengan modal Rp 75 juta. Pengusaha harus bekerja keras dalam satu atau dua tahun pertama, terutama untuk mendapatkan pelanggan. Risiko utama bisnis ini adalah tidak adanya pelanggan. Kualitas produk harus diperhatikan pengusaha supaya pelanggan semakin banyak. Selamat berinvestasi dan berbisnis.

Kiat Sukses Memulai Bisnis Percetakan

Usaha percetakan Digital Printing Offset membutuhkan berbagai proses untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan sehingga mereka akan mencetak ulang. Usaha ini bisa dilakukan pada pagi hari atau malam hari, tergantung pesanan. Jika pesanan semakin besar, maka waktu yang dibutuhkan juga semakin banyak sehingga mesin bekerja 24 jam. Salah satu peralatan yang dibutuhkan adalah mesin cetak.

Mesin yang sering dipergunakan dikenal sebagai mesin Toko yang harga terbarunya Rp 75 juta. Mesin ini mampu mencetak sebanyak 5.000 lembar per jam dengan isian satu folio, tetapi hanya mencetak satu warna (hitam-putih). Anda dapat juga memakai mesin bekas yang harganya Rp 25 juta-Rp 30 juta, tergantung usia mesin.

Umumnya orang yang memulai usaha ini menggunakan mesin bekas, sambil belajar mengenal mesin dan memahami problem permesinan. Apabila usaha sudah semakin besar, maka dapat digunakan mesin yang lebih mahal yang saat ini harganya sekitar Rp 3 miliar. Mesin ini dapat mencetak empat warna dengan kemampuan mencetak 10.000 lembar dengan isian 9 folio. Dan lingkup kerja menjadi lebih luas,seperti bikin Neon Box dan billboard.

Harga mesin bekas dengan kemampuan sama sekitar Rp 700 juta untuk mesin buatan tahun 1994. Biasanya pengusaha yang berpengalaman dalam usaha ini tidak membeli mesin terbaru jika order yang diterima besarnya tidak enam kali harga mesin. Uraian penggunaan mesin sudah jelas menyatakan, usaha ini harus dimulai dengan mesin bekas.

Selanjutnya, dibutuhkan mesin potong kertas karena sangat vital sekali untuk membuat rapi hasil cetakan. Harga mesin potong kertas terbaru Rp 17 juta, tetapi pengusaha dapat juga mencari mesin bekas dengan harga minimum Rp 10 juta dengan kemampuan masih dapat diandalkan. Agar mesin potong tidak mubazir, pengusaha dapat menerima pesanan potong kertas dengan pendapatan Rp 500 per kilogram kertas.

Pengusaha juga dapat membeli mesin master, tetapi sebaiknya pekerjaan diberikan kepada pemilik mesin saja. Saat ini satu master seharga Rp 5.000. Jika banyak pekerjaan membuat master, maka mesin ini mutlak diperlukan layaknya membeli Pengering Pakaian pada usaha laundry, mesin master sangant penting bagi usaha percetakan.

Pengusaha juga memerlukan operator mesin yang sekaligus memelihara mesin. Pengusaha sebaiknya merekrut mereka yang lulus STM jurusan mesin agar pengusaha tidak kerepotan apabila mesin rusak. Gaji operator Rp 1,5 juta-Rp 2,5 juta. Kemudian, dibutuhkan pembuat lay-out menggunakan komputer dengan pendidikan minimum SLTA dengan gaji Rp 750.000 per bulan.

kompas.com

Tanpa Modal, Bisa Memulai Usaha Percetakan

1. Tidak diperlukan modal besar untuk usaha percetakan ini, malah bisa modal NOL, dengan memulainya sebagai makelar, mencari proyek sendiri, membawanya kepada perusahaan desain, membawa hasilnya kepada percetakan, dst.

2. Kendaraan memang sangat diperlukan untuk mobilitas tinggi, karena Anda harus ketempat pelanggan, membeli kertas, membawanya ke
perusahaan percetakan, dsb namun sepeda motor sudah mencukupi. Kalau jumlah barang banyak, biasanya tempat perusahaan percetakan kita mencetak akan bersedia membantu mengirimkan barang menggunakan mobil milik mereka kepada alamat pengiriman yang diminta pelanggan kita.


3. Kalau Anda memiliki kemampuan desain yang baik, maka sebuah komputer dan printer laser sudah mencukupi untuk memulai usaha. Kalau tidak mempunyai printer maka bisa mencetaknya di warnet dan perusahaan jasa printing digital yang sekarang banyak tersedia. Misalnya di Jakarta, tingkat kekreatifan orang sangat dituntut jadi harus bersaing dengan
percetakan Jakarta (perusahaan percetakan Jakarta) lain.


4. Tempat, tidak selalu menjadi syarat mutlak, gunakan rumah atau tempat tinggal Anda sebagai alamat, atau bekerjasama dengan teman yang memiliki lokasi yang cukup strategis, atau menyewa ruko kecil sebagai kantor. Sehingga dengan modal kecil bisa menghasilkan
percetakan murah tapi tetap memiliki kualitas bagus.


www.pengusahamuslim.com


Dukung kampanye
stop dreaming start action

Usaha Printing dan Cetak

Berwiraswasta terkadang menjadi momok bagi sebagian orang karena bingung memilih bisnis apa yang cocok dan berprospek ke depannya. Terlebih lagi masalah modal dan kemampuan keterampilan masih sering menjadi kendala.

Namun jika jeli, maraknya kebutuhan perusahaan untuk produk promo cetak (Printing Services) yang dikemas dalam beberapa media seperti cangkir, kaos, pin dan lain-lain, mungkin bisa menjadi pilihan untuk memulai bisnis.
Adalah Lembaga Pendidikan Teknologi Terapan Indonesia (LPTTI) yang menyediakan pelatihan berbisnis usaha cetak digital mulai dari cetak pin, kaos, mug, ID Card, piring, keramik, kain, tas dan lain-lain. Calon wirausahawan akan dibekali beberapa keterampilan seperti komputer desain grafis, operasional mesin cetak digital, penggunaan beberapa media cetak dan lain-lain.

Menurut seorang Tutor LPTTI Yanwar Katamsi mengatakan bahwa prospek Digital Printing Offset untuk media khusus promo ke depannya masih cukup menggiurkan. Pelatihan ini kata dia, sebagai investasi awal bagi wirausahawan baru yang akan memulai usaha dengan modal dan operasional usaha yang relatif mudah. Yanwar mengatakan bisnis cetak Digital Printing Offset bisa dijalani sebagai bisnis sambilan khususnya bagi orang yang masih bekerja atau belum bekerja tanpa harus bersusah-susah membuka gerai khusus. Namun kata dia bisnis ini sangat tergantung dengan kemampuan menembus pasar dengan menawarkan jasa cetak digital kebeberapa perusahaan atau instansi yang memerlukan media cetak promo (Printing Offset Company).

Selain itu, bisnis Digital Printing Services media promo bisa dilakukan dengan membuka gerai khusus seperti di areal kampus, pusat-pusat perbelanjaan dan lain-lain. Dikatakannya pasar dari segmen ini lebih pada anak-anak muda misalnya untuk produk kaos, namun khusus untuk produk pin cukup kenceng pada saat kampanye, acara-acara khusus promo. Bahkan untuk produk mug (media cetak keramik seperti cangkir) cukup laris dipesan oleh-oleh perusahaan maupun instansi khusus seperti rumah sakit dan lain-lain.

"Untuk modal kerja investasi alat tidak lebih dari Rp 15 juta (pin, kaos, mug, ID card)," kata Yanwar saat berbicang.

Ia mencontohkan untuk pemula yang akan terjun di Digital Printing Services khusus untuk produk pin, setidaknya harus merogoh kocek untuk alat pres pin Rp 2,1 juta, cutter pemotong Rp 125.000,printer khusus dokumen foto Rp 2,1 juta, perangkat computer Rp 4 juta. Sedangkan untuk barang modal seperti material pin Rp 80.000 mencakup 100 buah dan kertas catak Rp 40.000 sebanyak 100 lembar.

Beberapa produk pin sangat bermacam-macam variasinya mulai dari jenis pin pengait, jenis magnet, tutup botol, gantungan kunci dan lain-lain. Selain itu, untuk produk lainnya seperti kaos, mug, id card harus menggunakan mesin cetak khusus lainnya.

Bicara soal margin, untuk satu buah pin, bisa diambil keuntungan Rp 1.000-1.500 per buah, dengan harga jual pin mulai dari Rp 3.000-3.500 per buah. Sedangkan untuk jenis catak kaos, harganya mulai dari Rp 40.000-60.000 sangat tergantung dengan jenis bahan dan warna kaos dengan margin yang cukup menggiurkan.

Yanur menambahkan secara umum dari bisnis Printing Services ini lebih mengincar segmen anak muda, dan masuk katagori bisnis kreatif. Ia mengakui pemain di bisnis cetak digital (Printing Offset Company) untuk kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta sudah lumayan banyak.

detikfinance.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Menjadi Pengusaha Percetakan Offset

Usaha Percetakan Printing membutuhkan berbagai proses untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan sehingga mereka akan mencetak ulang. Usaha Percetakan ini bisa dilakukan pada pagi hari atau malam hari, tergantung pesanan. Jika pesanan semakin besar, maka waktu yang dibutuhkan juga semakin banyak sehingga mesin bekerja 24 jam. Salah satu peralatan Percetakan Offset Printing yang dibutuhkan adalah mesin cetak.

Mesin yang sering dipergunakan dikenal sebagai mesin Toko yang harga terbarunya Rp 75 juta. Mesin ini mampu mencetak sebanyak 5.000 lembar per jam dengan isian satu folio, tetapi hanya mencetak satu warna (hitam-putih). Anda dapat juga memakai mesin bekas yang harganya Rp 25 juta-Rp 30 juta, tergantung usia mesin.

Umumnya orang yang memulai usaha Percetakan Printing ini menggunakan mesin bekas, sambil belajar mengenal mesin dan memahami problem permesinan. Apabila usaha Percetakan Offset sudah semakin besar, maka dapat digunakan mesin yang lebih mahal yang saat ini harganya sekitar Rp 3 miliar. Mesin ini dapat mencetak empat warna dengan kemampuan mencetak 10.000 lembar dengan isian 9 folio.

Harga mesin bekas dengan kemampuan sama sekitar Rp 700 juta untuk mesin buatan tahun 1994. Biasanya pengusaha yang berpengalaman dalam usaha ini tidak membeli mesin terbaru jika order yang diterima besarnya tidak enam kali harga mesin. Uraian penggunaan mesin sudah jelas menyatakan, usaha Percetakan Offset Printing ini harus dimulai dengan mesin bekas.

Selanjutnya, dibutuhkan mesin potong kertas karena sangat vital sekali untuk membuat rapi hasil cetakan. Harga mesin potong kertas terbaru Rp 17 juta, tetapi pengusaha dapat juga mencari mesin bekas dengan harga minimum Rp 10 juta dengan kemampuan masih dapat diandalkan. Agar mesin potong tidak mubazir, pengusaha dapat menerima pesanan potong kertas dengan pendapatan Rp 500 per kilogram kertas.

Pengusaha Offset Printing juga dapat membeli mesin master, tetapi sebaiknya pekerjaan diberikan kepada pemilik mesin saja. Saat ini satu master seharga Rp 5.000. Jika banyak pekerjaan membuat master, maka mesin ini mutlak diperlukan.

Pengusaha Percetakan Offset juga memerlukan operator mesin yang sekaligus memelihara mesin. Pengusaha sebaiknya merekrut mereka yang lulus STM jurusan mesin agar pengusaha Percetakan tidak kerepotan apabila mesin rusak. Gaji operator Rp 1,5 juta-Rp 2,5 juta. Kemudian, dibutuhkan pembuat lay-out menggunakan komputer dengan pendidikan minimum SLTA dengan gaji Rp 750.000 per bulan.

bisnisukm.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Estimasi Buka Bisnis Digital Printing Services

Digital Printing adalah Usaha percetakan yang menggunakan teknologi digital. Lingkup kerjanya mulai dari mendesain hingga mencetak ke media kertas, plastik, kaca, dan lain-lain. Bahkan sekarang ada mesin yang bisa mencetak lima jenis media sekaligus yaitu untuk kaos, topi, kain, mug, pin, dan sebagainya.

Kelebihan dari Digital Printing adalah desain sablonnya bisa seperti foto sehingga konsumen bisa membawa file fotonya sendiri lalu dicetak di media yang dipilih. Proses pembuatannya juga sangat cepat, antara 10-15 menit. Jadi, usaha ini cocok dijalankan di mal atau tempat-tempat ramai lainnya.

Boleh dibilang, usaha Digital Printing Services adalah salah satu jenis usaha yang cukup favorit. Secara umum, modal yang besar tentunya akan mempermudah melakukan usaha. Namun, bukan berarti modal kecil akan menghambat usaha. Anda bisa memulainya dari networking terlebih dahulu samapi mencari investor, customer, partner, dan supplier.

Adapun pengetahuan dan keterampilan yang harus anda miliki adalah:
1. Pengetahuan tentang komputer, dan software yang digunakan untuk percetakan, seperti Adobe Photoshop, Pagemaker, InDesign, Corel Draw, dan Freehand.
2. Pengetahuan tentang jenis-jenis media cetak.
3. Kreativitas untuk mendesain grafis.
4. Informasi harga.

Untuk membuka bisnis Digital Printing Services ini, anda memerlukan persiapan yaitu ruangan untuk showroom dan bekerja, perangkat komputer, printer warna, lisensi untuk membeli software komputer, meja kursi untuk bekerja, aneka jenis dan ukuran media cetak, gaji untuk desainer grafis, administrasi, dan tenaga penjualan, juga biaya operasional (listrik, telepon, servis komputer, dan tinta printer).

Perkiraan Modal Awal
1 unit komputer Pentium 4 = Rp 3.000.000
1 unit printer laser untuk film sablon = Rp 1.000.000
1 unit scanner = Rp 500.000
1 unit printer inkjet = Rp 500.000
Sewa tempat = Rp 7.000.000
Kertas per bulan = Rp 250.000
Listrik = Rp 200.000
Telepon = Rp 200.000
Refill tinta dua printer = Rp 35.000
Refill tinta laser jet = Rp 125.000
Total Biaya adalah = Rp 13.950.000

Kiat-kiat untuk menajalankan usaha Digital Printing Offset ini adalah:
1. Tentukanlah media seperti kertas (undangan, poster, majalah, foto, peta), plastik atau fleksi (spanduk, banner, kaca (gelas, mug), dan kain kaus, payung, spanduk. Pemilihan media akan membantu anda menentukan peralatan kerja, sdm, dan pesan dalam media promosinya.
2. Pilih lokasi Printing Offset Company yang strategis di dekat perkantoran, kampus, atau mal. Pemilihan lokasi tergantung pada target konsumen anda.
3. Rancang desain ruangan yang sefektif mungkin, misalnya ruangan desain, ruang tamu, ruang administrasi, dan peletakan peralatan.
4. Beli peralatan Printing Services yang diperlukan. Awalnya anda bisa membeli dalam jumlah yang minim kemudian bisa ditambah jika usaha makin maju.
5. Rancangan konsep pemasaran Printing Offset Company, mulai dari nama, papan nama usaha, spanduk, brosur, dan sebagainya.
6. Cari tenaga kerja yang bisa membantu pekerjaan anda, seperti desainer grafis, tenaga administrasi, dan penjual.

ukm-umkm.blogspot.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Membeli Alat Percetakan



Anda mungkin penasaran saat mendapatkan harga penawaran percetakan jakarta yang berbeda-beda antara percetakan satu dan lainnya. Anda jadi khawatir percetakan yang sudah anda pilih terlalu banyak ambil untung atau mungkin bila terlalu murah nanti kualitas cetakannya tidak bagus atau terjamin. Perusahaan percetakan jakarta harus mengetahui harga pokok biaya cetak, anda paling tidak bisa merasa aman dan nyaman dalam memutuskan suatu transaksi tidak saja murah dan tapi juga masuk akal bagi perusahaan percetakan jakarta untuk menyelesaikan order yang akan dicetak. Bagi percetakan murah sendiri anda bisa melihat ulang apakah struktur biaya percetakan murah anda mengikuti pola standard atau tidak.

Kaidah
Harga pokok adalah seluruh biaya yang dapat dihitung dengan uang untuk mendapatkan,mengerjakan,menyerahkan sampai pada penagihan dari suatu order. Kenapa harga pokok menjadi penting ? Ya, karena adanya persaingan, bertambahnya jumlah perusahaan percetakan jakarta, langganan menginginkan pelayanan cepat,kwalitas baik dan harga murah,adanya permainan harga bahan,kurangnya jumlah pesanan.

Harga pokok pada
perusahaan percetakan juga tidak boleh mengandung unsur keuntungan/beban yang lain dari batas yang dibuat,yaitu suatu beban yang merupakan keharusan/hal yang tidak mungkin dihindari dan harga pokok harus dapat diketahui sebelum proses produksi percetakan dimulai,sehingga jika seluruh biaya tadi dimasukan sebagai unsur harga pokok dan percetakan pada suatu waktu terpaksa menjual hasil produksinya dengan harga pokok,maka perusahaan percetakan tersebut akan dapat tetap berjalan tanpa mengalami gangguan.

Aspek
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menghitung/mengkalkulasi suatu order cetakan antara lain ;
1. Bahan yang meliputi kertas,tinta,film,pelat,dll.
2. Biaya persiapan meliputi,setting,desain,layout,fotorepro,plate making,dll.
3. Ongkos cetak
4.biaya penyelesaian meliputi,ongkos lipat,ongkos pengumpul,ongkos jahit benang/kawat,ongkos pekerjaan tangan misalnya memasang cover,ongkos memotong,dll
5. Pekerjaan pihak ketiga
6. Biaya expedisi/pengiriman
7. Prosentase keuntungan perusahaan
8. Pajak penjualan

Dukung kampanye stop dreaming start action sekarang

http://www.mahamerubali.com

Efektifkah Awal Bisnis Percetakan Melakukan Investasi?

Mau langsung investasi untuk memulai usaha percetakan? Berapa biayanya? JANGAN INVESTASI DULU ! Mengapa demikian? Memang, sebuah usaha bisnis tanpa investasi adalah hal yang nonsens! Jika finansial Anda kebetulan cukup untuk memodali usaha ini, sebaiknya ditunda dahulu untuk penginvestasian alat-alat kerja produksinya, terlebih yang cukup menyedot biaya besar. Lebih baik Anda fokus terlebih dahulu mencari peluang-peluang order. Misalnya di daerah Jakarta, banyak percetakan Jakarta yang melihat peluang ini walaupun ada yang biasa saja.

Dari order-order yang Anda dapatkan, Anda bisa memperdalam ilmu dan pengalaman Anda soal teknis proses produksi. Boleh saja Anda berinvestasi, tapi utamakan dulu hal-hal yang berguna untuk memperlancar dan memperbanyak networking
perusahaan percetakan Anda sebagai pemasok order, seperti pengadaan alat komunikasi (HP, telp. atau fax) dan transportasi (mobil atau motor) yang kelihatan agak layak dimata client Anda. Utamakan fungsi utilitasnya bukan hanya demi gengsi semata dalam hal investasi barang-barang tersebut.


Kalau networking Anda sudah dirasa cukup luas, dan order semakin menumpuk, barulah Anda boleh memulai investasi alat-alat produksi, seperti : – SDM, Komputer, Mesin Cetak, Mesin Potong Kertas, sewa Gedung / Ruko tempat usaha, dsb. Sebaiknya lagi, sebelum melakukan investasi mahal dalam bidang
percetakan tersebut, coba anda susun program kerja yang lebih realistis sampai lima tahun ke depan. Buatlah casflow yang menggambarkan proyeksi aliran modal Anda untuk periode tersebut. Untuk tahun pertama anda memulai usaha/bisnis percetakan dengan investasi besar, jangan pernah berharap Anda akan meraih untung besar, mungkin kerugian yang bakal diperoleh! Apalagi 3 – 6 bulan pertama, jangan putus asa melihat angka di pembukuan Anda selalu minus karena selalu tersedot untuk biaya operasional. Tapi disinilah ujiannya. Mental Anda sebagai Enterpreneur akan ditempa oleh situasi seperti ini.


Jadi, berpikirlah dua kali seribu kali untuk memenuhi hasrat Anda menginvestasi alat-alat produksi yang berbiaya amat mahal – walaupun Anda merasa mampu – dan tidak akan jatuh miskin bila mengalami kebangkrutan. Tidak ada larangan untuk investasi termasuk dalam
perusahaan percetakan, tapi berfikirlah positif. Banyak contoh yang bisa dijadikan referensi untuk memulai usaha / bisnis percetakan ini tanpa perlu mengeluarkan modal besar.


Selamat mencoba, semoga Anda Sukses!!!


http://aliyadp.wordpress.com

Dukung Kampanye
Stop Dreaming Start Action Sekarang

Usaha Percetakan Kecil

Banyak orang berpikir Untuk memulai usaha selalu dibutuhkan modal besar seperti pembikinan Cetak Kaos. Neon Box dan Cetak Sablon apalagi yang berhubungan dengan cetak-mencetak (Graphic Designer).Sekali lagi kendala yang selalu ada dalam benak orang adalah ‘MODAL DAN MODAL’. Seringkali Kita selalu menunda cita-cita untuk memiliki sebuah usaha baru karena terbebani modal yang kecil dan (mungkin) ketakutan dalam diri Kita sendiri akan kegagalan yang mungkin nantinya yang akan terjadi.Tapi setidaknya Kita bisa berpikir lebih positif ke depan dengan keberhasilan yang akan Kita raih daripada hanya berpikiran kearah kegagalan yang akan menimpa Kita. Graphic Designer dan Print Designer

MEMBUKA USAHA PERCETAKAN hanya Bermodal Printer

Bayangkan hanya bermodalkan sebuah Printer Anda sudah bisa membuka usaha percetakan tanpa minimal order. Dengan printer ini, Anda mampu membuat kartu nama, Cetak Brosur, sticker di atas kertas Art Paper, Sticker Glossy, atau membuat Nota NCR.INILAH SAATNYA cetak murah tanpa minimal order. Lihat Neon Box dan Print Graphic

Biasanya yang berhubungan dengan dunia cetak mencetak (Graphic Designer), pastilah harganya mahal, dan tidak menerima order yang kecil. Seringkali Percetakan Besar mensyaratkan dengan jumlah tertentu tidaklah dengan jumlah kecil.

Pernah terpikirkah :
* Melayani Order cetak Brosur cukup 100 lembar saja?
* Melayani Order cetak cukup 1 Lembar saja?
* Melayani Pembuatan Kartu Nama 1 Box saja mulai dari 10 ribu/box?
* Melayani Cetak Foto ukuran 4R hanya Rp. 600,-/lembar?
* Dan semuanya itu dengan harga yang murah?
* Dan hal semuanya itu tidak didapatkan di percetakan BESAR?

Banyak varian cetak yang bisa kita garap, mulai dari Brosur, KartuNama, Kalender, Poster,undangan, dll. Sayangnya investasi mesin cetak (Print Designer), konvensional maupun digital sangatlah mahal, berkisar ratusan juta hingga milyaran rupiah.Dengan investasi yang sangat besar, tentu saja akan memakan waktu yang cukup lama bagi anda untuk mencapai break event point (kembali modal).Belum lagi faktor lain seperti service, perawatan & spare parts mesin yang tidaklah murah. Klik Cetak Kaos dan Cetak Sablon.

Apa yang Anda Perlukan untuk memulai usaha ?

1. Komputer (Minimal PIII )
2. CD Tutorial Corel Draw + Photo Shop + Software Instant
3. Software,template dan sebagainya.
4. Printer Mini Infus + Tinta ( Kualitas Photo )
5. Hardware & Peralatan cetak ID Cards & Pemotong Kartu Nama Otomatis
6. Mesin Pemotong , Binding,Laminator,Template,Dll.
7. CD Format Ukuran Photo, Contoh Desain, Background Photo, Frame Bingkai Photo, Frame Kalender.

Nah, kalo Anda sudah siap dengan peralatan Print Graphic diatas berarti Anda sudah bisa memulai usaha percetakan dengan modal mini dan hasil maxi..... yang penting yakin dan selalu berpikiran positif untuk selalu maju kedepaan.....

Sumber: sohib.net

Temukan informasi lainnya mengenai Neon Box, Print Graphic, Graphic Designer, Print Designer, Cetak Kaos, Cetak Sablon, Brosur, Cetak Brosur hanya di Brosur & Neon Box : Print Graphic Designer - Cetak Kaos & Sablon Surabaya Jawa Timur pada 88db.com

Produksi Percetakan

BAGAIMANA TAHAPAN PROSES PRODUKSI PERCETAKAN
Proses produksi percetakan, seperti
cetak brosur, cetak sablon, dsb tidak akan dapat Anda hapal diluar kepala ibarat Anda dapat menghapal siklus kehidupan rutin Anda sejak bangun tidur sampai tidur lagi nanti malam. Tahapan ini akan berjalan lancar dengan sendirinya, seiring proses matangnya usaha Anda menekuni bidang ini. Tapi, sebagai langkah awal, Anda dapat menulis di diary kerja bagaimana skema tahapan yang harus dijalankan mulai dari tahap menerima order cetak brosur, cetak sablon, dsb, menganalisa order, kalkulasi harga cetak , komponen produksi yang diperlukan, proses produksi, quality controlling, packing, delivering, pembayaran, dan after sales service yang baik.

INVESTASI BISNIS
Mau langsung investasi untuk memulai bisnis percetakan? Berapa biayanya? JANGAN INVESTASI DULU! Mengapa demikian? Memang, sebuah usaha bisnis tanpa investasi adalah hal yang nonsens ! Jika finansial Anda kebetulan cukup untuk memodali usaha ini, sebaiknya ditunda dahulu untuk penginvestasian alat-alat kerja produksinya, terlebih yang cukup menyedot biaya besar. Lebih baik Anda fokus terlebih dahulu mencari peluang-peluang order. Dari order-order yang Anda dapatkan, Anda bisa memperdalam ilmu dan pengalaman Anda soal teknis proses produksi. Boleh saja Anda berinvestasi, tapi utamakan dulu hal-hal yang berguna untuk memperlancar dan memperbanyak networking Anda sebagai pemasok order, seperti pengadaan alat komunikasi (HP, telp. atau fax) dan transportasi (mobil atau motor) yang kelihatan agak layak dimata client Anda. Termasuk juga
neon box, print graphic, dll. Utamakan fungsi utilitasnya bukan hanya demi gengsi semata dalam hal investasi barang-barang tersebut.

Kalau networking Anda sudah dirasa cukup luas dan order semakin menumpuk, barulah Anda boleh memulai investasi alat-alat produksi, seperti : - SDM, Komputer, Mesin Cetak, Mesin Potong Kertas, sewa Gedung / Ruko tempat usaha, dsb. Sebaiknya lagi, sebelum melakukan investasi mahal tersebut, coba anda susun program kerja yang lebih realistis sampai lima tahun ke depan. Buatlah casflow keuangan yang menggambarkan proyeksi aliran modal Anda untuk periode tersebut. Untuk tahun pertama anda memulai usaha
cetak kaos, brosur, dsb dengan investasi besar, jangan pernah berharap Anda akan meraih untung besar, mungkin kerugian yang bakal diperoleh! Apalagi 3 - 6 bulan pertama, jangan putus asa melihat angka di pembukuan Anda selalu minus karena selalu tersedot untuk biaya operasional. Tapi disinilah ujiannya. Mental Anda sebagai Enterpreneur akan ditempa oleh situasi seperti ini.

Jadi, berpikirlah dua kali seribu kali untuk memenuhi hasrat Anda menginvestasi alat-alat produksi semisal
print graphic, neon box, dll yang berbiaya amat mahal - walaupun Anda merasa mampu - dan tidak akan jatuh miskin bila mengalami kebangkrutan. Tidak ada larangan untuk investasi, tapi berfikirlah positif. Banyak contoh yang bisa dijadikan referensi bisnis untuk memulai Bisnis Usaha Percetakan ini tanpa perlu mengeluarkan modal besar.

www.chabelita.biz

Temukan informasi lainnya mengenai
Neon Box, Print Graphic, Graphic Designer, Print Designer, Cetak Kaos, Cetak Sablon, Brosur, Cetak Brosur hanya di Brosur & Neon Box : Print Graphic Designer - Cetak Kaos & Sablon Surabaya Jawa Timur pada 88db.com

Kaidah Menghitung Biaya Percetakan

Harga pokok adalah seluruh biaya yang dapat dihitung dengan uang untuk mendapatkan, mengerjakan, menyerahkan sampai pada penagihan dari suatu order. Kenapa harga pokok menjadi penting ? Ya, karena adanya persaingan, bertambahnya jumlah perusahaan percetakan, langganan menginginkan pelayanan cepat, kualitas baik percerakan seperti cetak digital dan harga murah, adanya permainan harga bahan, kurangnya jumlah pesanan.

Harga pokok, misalnya
percetakan digital juga tidak boleh mengandung unsur keuntungan/beban yang lain dari batas yang dibuat, yaitu suatu beban yang merupakan keharusan/hal yang tidak mungkin dihindari dan harga pokok harus dapat diketahui sebelum proses produksi dimulai, sehingga jika seluruh biaya tadi dimasukan sebagai unsur harga pokok dan percetakan pada suatu waktu terpaksa menjual hasil produksinya dengan harga pokok, maka perusahaan tersebut akan dapat tetap berjalan tanpa mengalami gangguan. Beberapa alat yang dikenal dalam percetakan seperti: mesin percetakan, mesin cetak, plotter indoor, ploter outdoor, dll.

Aspek
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menghitung/mengkalkulasi suatu order cetakan, seperti
cetak digital antara lain ;
1. Bahan yang meliputi kertas,tinta,film,pelat,dll.
2. Biaya persiapan meliputi, setting, desain, layout, fotorepro, plate making,dll.
3. Ongkos cetak
4. Biaya penyelesaian meliputi, ongkos lipat, ongkos pengumpul, ongkos jahit benang/kawat,ongkos pekerjaan tangan misalnya memasang cover, ongkos memotong, dll
5. Pekerjaan pihak ketiga
6. Biaya expedisi/pengiriman, seperti pengiriman
percetakan digital.
7. Prosentase keuntungan perusahaan
8. Pajak penjualan.

www.xgdigital.com

Temukan informasi lainnya mengenai Mesin Percetakan | Mesin Cetak | Mesin Digital | Percetakan Digital | Cetak Digital | Jual Plotter | Plotter Outdoor | Plotter Indoor hanya di Mesin Percetakan & Cetak Digital : Jual Plotter Outdoor & Indoor Surabaya pada 88db.com