Tujuan utama membeli apartemen adalah kemudahan untuk mencapai tempat beraktifitas.jadi lokasi adalah hal yeng paling utama yang harus diperhatikan.
Pilih apartemen dengan unit berbentuk persegi karena bentuk inilah yang paling ideal cthnya kemang village. Jika bentuknya bersudut2 akan menyusahkan dalam hal pengaturan tata ruang.
Lihat juga susunan tata ruang di dalam apartemen kemang village. Harus efektif dan mengalir sehingga sirkulasi kegiatan penghuninya tidak simpang siur.
Apakah seluruh ruangan di apartemen mendapatkan bukaan kearah luar gedung? Jika tidak,dikhawatirkan tidak ada sinar matahari masuk. Sehingga ruangan didalam apartemen menjadi lembap.
Adakah ruang servicenya? Ruang service ini digunakan sebagai tempat jemuran.atau gudang sehingga jemuran dan barang2 yang tidak diperlukan tidak ditaruh dibalkon atau koridor yang akan merusak pemandangan.
Aktifkan sprinkler penyemprot air untuk memadamkan kebakaran di dalam unit anda? Dimana letak hidran dan tabung pemadam? Tanya kepada pengelola tentang adanya latihan kebakaran.
Dimana letak bak penampung sampah? Akan dioambil berapa kali dalam 1minggu oleh pengelolah?
Meski tinggal di apartemen dan kondominium itu bebas banjir,bagaimana dengan lingkungan sekitar?bila ternyata memang daerah banjir,tentu akan menyulitkan anda keluar-masuk lingkungan.
Periksa kelengkapansurat-menyuratnya.pembeli atau penyewa condominium for sale atau apartment for sale yang akan membayar tunai sebaiknya hati-hati.periksa dahulu sertifikatnya,jangan sampai setelah dilunasi,ternyata apartemen itu sedang diagunkan dengan pengembangnya.
Sumber : femina
Dukung kampanye stop dreaming start action
Geliat dunia properti dan real estate semakin terasa gairahnya. Kebutuhan akan tempat tinggal dan populasi manusia yang makin membeludak menjadi pemicu utama. Di tengah kondisi itu, pilihan antara rumah atau Apartemen sering menjadi pertimbangan. Berbagai faktor memaksa masyarakat berpikir ulang tentang tempat tinggal yang ideal.
Dahulu, fungsi rumah hanya sekadar kebutuhan ‘mondok’ saja. Namun seiring dengan kehidupan manusia yang makin modern serta tuntutan zaman serba cepat dan praktis, hadirlah konsep hunian Apartemen yang menjamur belakangan ini. Bagi masyarakat kalangan menengah, tinggal di apartemen atau rumah bisa jadi sama saja. Namun, masing-masing tetap saja memiliki plus dan minus.
Rumah
Pernyataan “Rumahku istanaku” tentu akrab di telinga Anda. Pernyataan ini seakan menjelaskan bahwa Anda bisa membangun konsep hunian sesuai dengan yang diinginkan. Intinya, rumah lebih bisa menjadi bangunan tumbuh. Berulang kali merenovasi rumah tak menjadi masalah. Selain itu, dengan ruangan yang lapang dapat menunjang berbagai aktivitas yang dilakukan oleh anggota keluarga.
Dengan maraknya pembangunan sarana modern (Jakarta Apartment) dan bisnis terpadu, membuat lahan untuk pembangunan rumah menjadi terbatas khususnya di tengah
Apartemen
Dengan mengusung konsep hunian yang modern dan praktis, Apartment bisa jadi sebuah solusi ideal bagi masyarakat yang tingkat mobilitasnya tinggi. Akses lokasi yang strategis menuju kantor, pusat bisnis, pendidikan, hiburan dan pusat perbelanjaan menjadi alasan mengapa tempat tinggal seperti ini dipilih sebagai hunian. Selain itu, efisiensi waktu dan kemudahan akses menjadi kebutuhan utama menghindari kemacetan lalu lintas di kota besar maka anda butuh Apartment Jakarta.
Tinggal di Apartment menawarkan beragam fasilitas yang menguntungkan dan memudahkan bagi penghuninya. Sistem pengelolaan (Apartemen Jakarta) mulai dari sistem pengolahan sampah, sistem instalasi, bebas banjir, tingkat keamanan dan berbagai fasilitas dapat dinikmati penghuni di kompleks apartemen. Mulai dari pusat ATM, minimarket, pusat kebugaran, jogging track, kolam renang, pusat perawatan kecantikan dan beberapa di antaranya menyediakan business center bahkan mixed use apartment (Apartemen Jakarta) yang dilengkapi pusat perbelanjaan, perkantoran atau hotel.
Namun, bukan berarti tinggal di Apartment Jakarta tak ada minus-nya. Hal-hal seperti ruang yang terbatas gerak tumbuhnya ( luas bangunan tidak dapat ditambah ), biaya maintenance yang terbilang mahal ketimbang rumah dan juga rawan gempa. Dan yang perlu diingat, hidup di apartemen membutuhkan rasa toleransi yang tinggi. Penghuni (Jakarta Apartment ) harus hidup “berbagi” dengan penghuni apartemen lainnya. Misalnya seperti halaman, tempat parkir dan tempat terima tamu. Anda harus berbagi dan tidak bisa seperti di rumah sendiri.
Jadi, pilih rumah atau apartemen? Semua kembali pada kebutuhan dan selera Anda masing-masing.
Sumber: sementigaroda.blogspot.com
Temukan informasi lainnya mengenai Jakarta Apartment - Jakarta Apartement - Apartment Jakarta - Apartemen Jakarta - Apartment - Apartemen pada 88db.com